<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UnitedFool.com &#187; Highlight News</title>
	<atom:link href="http://www.unitedfool.com/topik/highlight-news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.unitedfool.com</link>
	<description>But God chose the foolish things of the world to shame the wise... (1 Cor 1:27-29)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 13:43:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pendeta Tohap Sihotang Berpulang</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2008/12/23/pendeta-tohap-sihotang-berpulang/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2008/12/23/pendeta-tohap-sihotang-berpulang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 01:29:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>
		<category><![CDATA[tohap sihotang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/?p=1275</guid>
		<description><![CDATA[ 
Pendeta yang dalam setiap khotbahnya penuh humor ini dikenal sebagai penginjil yang tiada henti memberitakan Yesus sebagai juruselamat, blak-blakkan menyerukan orang bertobat, dan tidak membawa denominasi gereja atau aliran tertentu. Kehidupannya yang pernah didera ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img width="510" height="167" src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/heaven.jpg" alt="Pendeta Tohap Sihotang Telah Berpulang" /> </p>
<p>Pendeta yang dalam setiap khotbahnya penuh humor ini dikenal sebagai penginjil yang tiada henti memberitakan Yesus sebagai juruselamat, blak-blakkan menyerukan orang bertobat, dan tidak membawa denominasi gereja atau aliran tertentu. Kehidupannya yang pernah didera kemiskinan dan keras &#8211; menjadi preman &#8211; membuat ia betul-betul menghargai panggilan Tuhan dalam hidupnya. Hingga akhir hayatnya, ia menjadi sahabat, ayah, dan pendeta bagi siapa saja: preman di terminal, anak jalanan, mereka yang terbuang dan terhilang. </p>
<p><span id="more-1275"></span></p>
<p>Saya benar-benar terkejut dan sedih saat mengetahui Pdt. Tohap Sihotang sudah dipanggil Bapa di Surga, Senin 22 Desember 2008, pk. 21.30 WIB di RS. Harapan Kita. Beliau meninggalkan satu orang istri dan satu orang anak perempuan cantik di bawah 6 tahun. Meski saya sudah mengetahui dari beberapa kesaksiannya dalam khotbah, kalau ia mengidap penyakit jantung yang belakangan semakin parah, saya tidak menyangka dia akan dipanggil Tuhan secepat itu. </p>
<p>Pasalnya, beliau masih menyampaikan khotbah 14 Desember lalu di Gereja Duta Injil (GDI) Ambassador. Tanggal 20 Desember, beliau masih khotbah Natal raya Gereja Duta Injil di Senayan. </p>
<p>Selamat jalan Bang Tohap. Saya percaya, Tuhan akan memelihara dan menjagai kakak dan sang puteri kecil. Terima kasih untuk pelayanannya selama ini. Bang Tohap termasuk salah satu role model saya selama ini dan saya telah kehilangan satu di antaranya. Saya juga tidak akan melihat lagi Bang Tohap dan keluarga makan sop ikan Batam di Ambassador Mall. </p>
<p></p>
<p>Note: Sdr Riel pernah menulis beberapa hal tentang Pendeta Tohap Sihotang di <a href="http://www.unitedfool.com/2003/05/09/batak-bermazmur-mantaapp/" target="_blank" title="Batak Bermazmur, Mantaapp! - Pendeta Tohap Sihotang">Batak Bermazmur, Mantaapp!</a> dan <a href="http://www.unitedfool.com/2005/12/14/sedia-payung-sebelum-hujan/" target="_blank" title="Sedia Payung Sebelum Hujan - Khotbah Pendeta Tohap Sihotang">Sedia Payung Sebelum Hujan</a></p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=1275&type=feed" alt="" /><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.unitedfool.com%2F2008%2F12%2F23%2Fpendeta-tohap-sihotang-berpulang%2F&amp;linkname=Pendeta%20Tohap%20Sihotang%20Berpulang"><img src="http://www.unitedfool.com/sira/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2008/12/23/pendeta-tohap-sihotang-berpulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rinto Harahap: Saya Heran, Tiba-tiba Saja Sembuh!</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/04/02/rinto-harahap-saya-heran-tiba-tiba-saja-sembuh/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/04/02/rinto-harahap-saya-heran-tiba-tiba-saja-sembuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Apr 2006 02:07:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=922</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/rinto_harahap.jpg" alt="Rinto Harahap: Saya Heran, Tiba-tiba Saja Sembuh" width="250" height="173" align="left" />Jakarta &ndash; Di ruang tamu yang bertaburan dengan lukisan dan foto  keluarga di Jalan Bango, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rinto Harahap mengangkat  tangan tinggi-tinggi. Seperti seorang anak kecil yang baru mampu menggerakkan  anggota tubuh, dia terus menatap dengan takjub. &ldquo;Tangan saya sudah bisa bergerak. Saya bisa bicara. Saya menjawab  dengan gampang. Dulu susah sekali, susah bicara, susah gerak,&rdquo; ujarnya dalam  perbicangan dengan SH, Selasa (28/3) siang.</p>
<p><span id="more-922"></span></p>
<p>Beberapa hari lalu pencipta lagu dan produser ini mengalami  kesembuhan dari penyakit strokenya ketika menghadiri Kebaktian Kebangunan  Rohani (KKR) bertema &ldquo;Doa bagi Pemulihan Bangsa&rdquo; selama tiga hari yang diadakan  GBI Api Kemuliaan yang dihadiri oleh Rev. Benny Hinn &ndash; pendeta terkemuka  Amerika Serikat &ndash; di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta (26-28/3). </p>
<p>Selama berbincang, selain tangan yang terus dia gerakkan, ucapan  Rinto pun lancar mengalir dari bibirnya. Dia mengaku, proses kesembuhannya pun  ajaib. Bahkan sebelum acara itu digelar. Ketika itu, dia bersama keluarga  tengah berlibur di Bali.<br />
Amry yang berada di Makassar, Sulawesi Selatan segera  memberitahukan ada acara doa yang diadakan di Jakarta dan menjemput abangnya. Mereka memang  datang pada hari pertama kegiatan itu.</p>
<p>Mengikuti keinginan si adik, dengan pesawat Rinto dipapah sampai  ke bandara. &ldquo;Saya berangkat pukul 12.20 WITA dari Denpasar, tiba di Jakarta  sekitar pukul 02.00 WIB,&rdquo; ujar Rinto. Bahkan, saat menuju Ancol pun, dia heran  perjalanan bisa dilintasi oleh dua iringan mobil keluarga Rinto Harahap dengan  mudah. Di tengah keramaian &ndash; ratusan ribu orang hadir pada acara itu &ndash; dia  mulai merasakan perubahan itu. </p>
<p>Sehingga ketika pendeta kesohor di dunia itu meminta para jemaat  untuk pemberkatan dan penyembuhan, dia heran dirinya bisa maju ratusan meter ke  depan. Ketika itu, ada beberapa artis lain seperti Melky Goeslaw yang datang di  acara itu. Mereka dipanggil satu persatu oleh pendeta itu.</p>
<p>Baginya ini adalah keajaiban, karena sebelumnya, dia tak pernah  bisa berjalan sejauh itu. &ldquo;Tau-tau saya dipanggil ama dia, saya tidak memakai  kursi roda, saya berjalan ke depan. Ilang sakit saya. Dalam hati, sungguh ada  kesembuhan.Ya, yang saya alami inilah,&rdquo; ujar suami Lily Kuslolita ini.</p>
<p></p>
<div class="subtitle">Dua Tahun </div>
<p>Tentang kedekatannya dengan Tuhan setelah ini, dia mengaku masih  bingung dengan segala kejadian ini. &ldquo;Itu pasti. Saya baru akan dapat menjawab  beberapa saat lagi. Saya gak tau, saya sendiri masih terkesan dengan peristiwa  ini,&rdquo; paparnya.</p>
<p>Walau belum seratus persen, dia mengaku peristiwa itu telah  membuatnya lapang dada. Dua tahun sudah, Rinto tak bisa beranjak dari rumah,  kecuali dengan bantuan kursi roda. Bahkan untuk duduk pun, dia mengaku sulit.  Artis yang karyanya begitu banyak dan kerap menjadi talent scot buat  artis-artis sejak era tahun 1970-an itu, bahkan sempat tak bisa berkarya,  kecuali hanya bisa berinspirasi, tapi sulit untuk berkarya. </p>
<p> Selama ini, tak hanya keluarga tapi kawan musisi dan seniman lain  berharap pada kesembuhannya. Dia cuma bisa berinspirasi tapi tak lagi bisa  menuangkannya selama beberapa waktu. &ldquo;Sekarang mulai pulih. Mungkin sebentar  lagi saya akan kembali menulis,&rdquo; ujarnya. </p>
<p>Peristiwa stroke pada sebagian tubuhnya memang membuat dia gamang,  kaki kanan dan tangannya sulit digerakkan. Padahal dia mengaku tak mengonsumsi  hal-hal yang kurang baik, bisa jadi juga karena dirinya kurang bisa menjaga  makanan. </p>
<p>Penyanyi yang pencipta yang dua tahun lalu bahkan sempat tampil  dalam warna etnomusik yang dibawakannya di Bentara Budaya itu, mengaku ingin  kembali berkarya. &ldquo;Saya akan tulis lagu-lagu untuk kemanusiaan, kedamaian. Lagu  perdamaian. Lagu rohani, tentu juga. Karena bila pun kita berkeinginan  macam-macam, seberat apa pun, tetap tak bisa.</p>
<p>Tapi kalau Dia berkenan, dalam hitungan detik pun semua  ter-cover,&rdquo; kata artis yang kerap menciptakan beberapa warna lagu selain genre  popnya yang dominan itu. Bagaimana pun, kepribadian kuat dalam diri suaminya  sangat perlu. Selain sebagai suami, papa dan juga opung bagi keluarga mereka,  Rinto sejak awal memang mendapat dukungan penuh dari keluarga. </p>
<p>&ldquo;Mujizat bisa terjadi di mana saja. Semoga setelah ini, selain  sebagai pemusik yang berkarya, dia adalah ayah, sekaligus opung yang baik bagi  keluarga,&rdquo; ujar sang istri yang sejak awal berusaha menguatkan suaminya itu. </p>
<p>&ldquo;Jangan mudah menyerah. Jangan nyerah dan putus asa. Papa harus  sembuh,&rdquo; ujar putri bungsunya, yang sejak awal wawancara mendampingi papanya.  Ada keriangan di balik tatap mata itu, pada keadaan sang papa, yang sejak awal  wawancara bahkan telah mondar-mandir di sekeliling meja.</p>
<p>Keajaiban, pertolongan Tuhan, memang selalu membuat setiap manusia  ciptaan-Nya takjub. Selamat atas kesembuhan Bang Rinto dan kembali berkarya.  (Sihar Ramses Simatupang)</p>
<p>Sumber: Sinar Harapan, 31 Maret 2006 </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=922&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/04/02/rinto-harahap-saya-heran-tiba-tiba-saja-sembuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benny Hinn: Allah Mencintai Bangsa Indonesia!</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/03/25/benny-hinn-allah-mencintai-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/03/25/benny-hinn-allah-mencintai-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2006 14:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=920</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8212; Pantai Carnaval Ancol  penuh sesak Jumat malam (24/3) itu. Tak kurang 700.000 umat Kristiani dari  berbagai pelosok nusantara menyemut sampai keluar pagar batas. Semua hadir  untuk satukan hati, memanjatkan doa kepada Tuhan untuk kebangkitan dan  pemulihan bangsa Indonesia.  Mereka datang ke Jakarta  dengan biaya sendiri semenjak beberapa hari lalu. Sudah sejak jam 13.00 siang,  orang mulai memadati kawasan Pekan Raya Jakarta (PRJ) sampai ke Pantai  Carnaval. &ldquo;Hanya satu yang kami pinta ya Tuhan Yesus, selamatkan dan pulihkan  Bangsa kami,&rdquo; seorang ibu tua lusuh melipat tangan sambil berucap pelan. Puji-pujian  penyembahan kepada Tuhan sudah dimulai semenjak sore. Umat bernyanyi bersorak  ke langit, seperti melihat tingkap-tingkap langit yang terbuka dan ribuan  malaekat yang ikut bernyanyi dan menari.  </p>
<p><span id="more-920"></span></p>
<p>  Langit malam itu cerah. Gubernur DKI Jakarta , Sutijoso naik ke panggung dan  membuka dengan berseru panjang, &ldquo;Shalooom!&rdquo; yang disambut panjang seluruh umat  Kristiani dengan gegap gempita. &ldquo;Atas nama pemerintah Indonesia, khususnya Daerah Khusus Ibu Kota, saya  berterima kasih karena umat nasrani, dalam keadaan apapun, tidak pernah  berhenti mendoakan bangsa ini. Mari kita berdoa pada Tuhan kita, memohon ampun  untuk semua kesalahan yang pernah kita buat, agar Tuhan mau melindungi bangsa  ini dari berbagai bencana alam dan penyakit dan kesulitan lainnya.&rdquo;  </p>
<p> Sutiyoso membuka sambutannya malam itu, setelah beberapa sambutan dari beberapa  pimpinan gereja dari aras nasional. Setelah terdiam sejenak Gubernur DKI  Jakarta melanjutkan. &ldquo;Kita adalah anak-anak bangsa, mari kita jaga negara dan  bangsa kita. Kita juga berdoa agar kita dipulihkan dan bersama kita bangkit  dari semua masalah yang selama ini kita hadapi. Saya akan berupaya sebisa saya  untuk membantu menjaga keamanan acara ini.&rdquo;   &ldquo;Walaupun kita berbeda-beda etnis dan agama, tapi kita satu bangsa. Saya bangga  dengan dipilihnya Jakarta  terutama Ancol sebagai tempat berkumpulnya umat Kristiani untuk berdoa. Biarlah  berkat Tuhan bagi bangsa Indonesia  dimulai dari tempat ini, &ldquo; tegasnya.  </p>
<p> &ldquo;Selamat datang dan terima kasih khususnya untuk pendeta Benny Hinn yang mau  mengunjungi dan mendoakan Indonesia,&rdquo;  tegas Sutijoso dengan nada sedikit bergetar. Sekilas setelah ia menutup sambutannya, Benny Hinn menyambut dan merangkul  Gubernur DKI dengan penuh kasih dan hikmat. Malam itu langit terang, hanya  segumpal awan kecil membentuk tangan di atas Ancol.  </p>
<p></p>
<div class="subtitle">  Percayalah! </div>
<p>   Pria dengan baju putih, di atas panggung luas itu bernama Benny Hinn. Dengan  sepenuh hatinya ia meminta umat untuk menaikkan pujian penyembah, &ldquo;Kami Memuji  Kebesaran-Mu&rdquo;. Benny Hinn menyampaikan pesan seperti yang sudah sering  disampaikan banyak pendeta dan orang-orang percaya. &ldquo;Bangsa ini ada di hati Tuhan dan Ia mengasihi bangsa ini. Percayalah bahwa Dia  akan memulihkan bangsa ini, lewat orang-orang yang dipulihkan Iman dan  kekuatannya. Bangkitlah Indonesia,  engkau telah dipulihkan!&rdquo; tegasnya. </p>
<p>
Pesan sederhananya itu seperti merasuk di jiwa semua orang yang hadir. Air mata  menetes merasakan lawatan Tuhan malam itu. Benny Hinn meminta umat berdiri dan  menyanyikan Indonesia Raya.  &ldquo;Percayalah bangsa ini akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa di dunia. Yesus  tidak akan pernah meninggalkan rencananya terhadap bangsa ini. Jangan kamu  takut!&rdquo; Benny memastikan. </p>
<p></p>
<div class="subtitle">   Kesembuhan </div>
<p>   Malam itu juga, lawatan Roh Kudus nyata. Ratusan kesembuhan terjadi di  sana-sini, seperti keajaiban. Perempuan lumpuh berlari. Anak dengan kaki  bengkok ditegakkan. Orang buta melihat. Mereka yang tuli mendengar. Sakit  kanker disembuhkan. &ldquo;Halleluyah, Terpuji Engkau ya Bapa di Surga!&rdquo; seru seorang  ibu buta yang baru bisa melihat. Air matanya membasahi wajahnya. </p>
<p>    Bukan hanya orang Kristiani yang datang mendapatkan kesembuhan. Seorang ibu di  atas kursi roda bangkit berdiri kaget dan gembira. Beberapa yang buta juga  tercelikkan matanya. &ldquo;Yesus memang milik semua orang,&rdquo; suara seorang bapak  bergetar di samping saya. &ldquo;Bukan karena aku. Aku hanyalah hamba-Nya. Dialah Yesus yang melakukan semua  kebaikan untukmu, untuk bangsa ini. Jangan berhenti memuji, teruslah  menyembahkan pujian. Roh Kudus masih bekerja di tepat ini,&rdquo; demikian kesaksian  Benny di tengah penyembuhan massal itu.  </p>
<p>   Benny Hinn dilahirkan di Israel  dari pasangan Yunani-Armenia yang bernama Costandi dan Clemence Hinn. Setelah  tinggal di Israel  selama beberapa tahun, keluarganya pindah ke Kanada pada tahun 1967. Di Toronto  inilah Benny menyerahkan hidupnya pada Kristus di tahun 1972.  </p>
<p>   Tidak lama setelah itu, ia menghadiri sebuah kebaktian yang dipimpin Kathryn  Kuhlman, seorang yang legendaris pada masanya dalam kesembuhan ilahi. Saat itu  merupakan momen yang penting karena di sanalah Benny menyadari panggilannya  untuk terjun dalam pelayanan kesembuhan ilahi.  </p>
<p>  Dalam usianya yang ke-22 tahun, ia mulai berkhotbah di balik mimbar sebuah  gereja Pentakosta kecil di daerah Oshawa &ndash; Ontario. Biasanya Benny  Hinn gagap ketika bicara. Tapi ajaibnya, begitu ia mulai bicara di atas mimbar,  kegagapannya itu langsung hilang. Keluarganya yang melihat ia berkhotbah dengan begitu lancar terkaget-kaget dan  akhirnya menerima Kristus sebagai juru selamat. Pada saat Benny secara terbuka  mendoakan kesembuhan orang untuk pertama-kalinya, Roh Kudus bekerja dan  orang-orang langsung disembuhkan dari berbagai penyakit mereka. </p>
<p>  Tahun 1979, ia memindahkan tempat pelayanannya ke Florida dan ia menikahi Suzanne Harthern,  anak seorang gembala sebuah gereja. Lima  tahun kemudian ia membuka sebuah pusat kekristenan yang anggotanya mencapai  8.000 orang. Tahun 1990, ia memulai pelayanannya lewat televisi dan ia pun  mulai melakukan pelayanannya secara internasional ke berbagai penjuru dunia.  </p>
<p> Awal Januari 2005 ia memimpin KKR di Bangalore &#8211; India dengan peserta sekitar 7 juta  orang selama 3 hari kebaktian. Bulan Februarinya ia berada di Manila &ndash; Filipina untuk memimpin Kebaktian  dan Kebangunan Rohani (KKR) yang dihadiri oleh lebih dari 3 juta orang selama 3  hari kebaktian. Dan tanggal 29-30 April 2005 ia mengadakan kebaktian di Lagos, Nigeria  atas undangan Presiden Nigeria,  Olusegun Obasanjo. Tahun 2005 di Singapura.  </p>
<p></p>
<div class="subtitle">   Kontroversi </div>
<p>   Di luar segala kontroversi seputar dirinya, banyak orang yang tetap percaya  bahwa Benny Hinn dipakai oleh Tuhan untuk menyatakan kuasa dan kebenaranNya.  Dalam KKR nya di Singapura,   ia menerangkan perbedaan antara  kuasa dan hadirat Allah.<br />
&ldquo;Kuasa Allah adalah apa yang Dia lakukan, namun hadirat-Nya adalah apa yang Dia  nyatakan. Orang bisa saja mengalami kuasa Allah, namun hidupnya tidak berubah.  Tapi jika seseorang masuk dan mengenal hadirat Allah, ia akan bertemu dengan  Allah secara pribadi yang pasti akan mengubahkan hidupnya.  </p>
<p>   Kuasa Allah seperti kesembuhan Ilahi hanyalah bagian dari manifestasi Allah.  Orang bisa saja mengalami kuasa Allah, tapi akan sia-sia jika ia tidak masuk ke  dalam hadirat Allah dan bertemu dengan pribadiNya. Kesembuhan fisik, walaupun  merupakan mukjizat, tidak sebanding dengan mukjizat yang terbesar yaitu keselamatan  kekal yang Allah berikan!&rdquo; tegas Benny.</p>
<p>Sumber: Sinar Harapan, 25 Maret 2006 </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=920&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/03/25/benny-hinn-allah-mencintai-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benny Hinn Mengunjungi Indonesia</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/03/18/benny-hinn-mengunjungi-indonesia/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/03/18/benny-hinn-mengunjungi-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Mar 2006 06:12:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/benny_hinn2.jpg" alt="Benny Hinn Mengunjungi Indonesia - 24-26 Maret 2006" width="106" height="160" align="left" />Mampukah doa memulihkan sebuah bangsa? Pertanyaan ini hendak  dijawab oleh Panitia Doa Bagi Pemulihan Bangsa, yang dibentuk untuk menyambut  Rev. Benny Hinn, hamba Tuhan asal Texas, AS. Benny Hinn berkunjung ke Indonesia  untuk memberitakan kabar baik, mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)  tiga hari berturut-turut (Jumat, Sabtu, dan Minggu 24-26 Maret). KKR akan  berlangsung di kawasan Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta, dua hari pertama mulai pukul 18.00  WIB,&nbsp; Minggu pukul 15.00 WIB. Sehari sebelumnya Kamis (23/3) pukul 09.00 WIB berlangsung  seminar bertema sama, pembicara tunggal Benny Hinn, di Hall A-B Arena Pekan  Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran. </p>
<p><span id="more-919"></span></p>
<p>Seorang anggota panitia, Pendeta Daniel Supangat mengatakan, pihaknya telah membuat konsep penyelenggaraan Seminar dan KKR  secara luar biasa. Ciputra, arsitek yang membangun Kawasan Wisata Pantai Ancol  turut memberikan dukungan penuh.Kesuksesan hajatan besar ini, kata Daniel, akan berimplikasi  pada pemulihan bangsa sebagaimana terjadi di Fiji, Almalonga, Mizoram dan  lain-lain yang mengalami transformasi karena umatnya bersatu hati berdoa untuk  pemulihan kota  dan bangsanya. </p>
<p> Siapakah Benny Hinn? Sejumlah media rohani Kristen  memberitakan rencana kedatangan Benny Hinn, hamba Tuhan yang diurapi. Seperti  majalah Gaharu dan Narwastu Pembaruan edisi Februari 2006. Benny Hinn sendirilah yang menyatakan bersedia mengunjungi Indonesia,  dengan misi khusus menyampaikan khotbah, doa penyembuhan, dan pemulihan bagi  bangsa yang tahun-tahun terakhir mengalami krisis multidimensional. </p>
<p>Pria kelahiran 1953 ini menyampaikan kerinduan hatinya  kepada Pdt. Diana Iranata, seorang warga Indonesia yang sedang mengikuti KKR  Benny di Singapura. Iranata, sehari-hari Gembala Sidang GBI Api Kemuliaan,  segera membentuk kepanitiaan. Dia berharap melalui KKR, umat Kristen Indonesia  dan seluruh warga memperoleh inspirasi memulihkan kondisi bangsa. Kata Iranata,  doa bisa menjadi inspirasi untuk melihat dan memahami, di balik setiap krisis  sesungguhnya Tuhan sedang mendidik umat untuk berbuat lebih baik.</p>
<p>Benny Hinn lahir dari seorang ibu berdarah Armenia dan ayah Yunani. Hingga  dewasa ia mengalami kesulitan komunikasi alias gagap. Keluarga mereka memegang  teguh tradisi dan disiplin Kristen Ortodoks Yunani. Ayahnya adalah Walikota  Jefta, sebuah kota  di selatan Tel Aviv berpenduduk 60.000 orang, yang kini menjadi pusat kesenian. Benny mengeyam pendidikan di sekolah Katolik dan dirawat  biarawati. Pasca Perang Enam Hari pada 1967, Benny dan seluruh keluarga  bermigrasi ke Kanada. Masih dalam kondisi gagap bicara, ia menyerahkan  keselamatan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. Ia memilih Yesus Kristus sebagai  Juru Selamat.</p>
<p>Semangat belajarnya begitu tinggi hingga berhasil menguasai  bahasa Arab, Ibrani, Perancis, dan Inggris. Benny pindah ke Gereja Methodist  yang digembalakan Jim Pynter. Pada Desember 1973, ia berangkat menaiki bus umum  dari Toronto menuju Pittsburg, AS  untuk mengikuti KKR Pelayanan Mujizat yang diadakan Kathryn Kuhlman  (1907-1976). Kathryn adalah penginjil penyembuhan Pentakosta dari gereja First  Presbyterian, di Pittsburg.</p>
<p>Dalam KKR ini Benny mengalami pengalaman rohani yang  dahsyat. Dalam bukunya berjudul &ldquo;Selamat Pagi Roh Kudus&rdquo;, ia menceritakan malam  itu ia ditarik dari tempat tidur dan terus terguncang serta bergetar bersama  Roh Kudus. Ia mengalami pengurapan yang luar biasa dari Tuhan.</p>
<p>Selama kurun waktu 1974-1980, Benny bergabung ke Yayasan  Kathryn Kuhlman. Tahun 1977 ia dipilih menjadi pembicara utama peringatan Satu  Tahun Meninggalnya Kathlyn Kuhlman. Benny mengabdikan hidup sepenuhnya bagi  kemuliaan Tuhan. Ia berkenan melayani semua umat di banyak tempat dan negara.  Setiap minggu ia menjangkau puluhan juta umat lewat khotbah acara televisi  &ldquo;This is Your Day&rdquo;, dikemas bersama istri Suzanne dan disiarkan oleh jaringan  televisi miliknya TBN dan Daystar.</p>
<p>Benny Hinn yang tinggal di California Selatan, menempatkan  pusat fasilitas produksi media dan televisi di California. Sementara pusat pelayanannya  berada di Texas.  Ia telah menulis sejumlah buku di antaranya Good Morning Holy Spirit (Selamat  Pagi Roh Kudus), Welcome Holy Spirit (Selamat Datang Roh Kudus), The Blood, The  Anointing dan lain-lain. Benny mempunyai tiga putri, Jessica, Natasha, dan Eleaqsha,  dan satu putra Joshua. Ia adalah pendiri dan pendeta pada World Outreach   Center yang melayani  gereja interdenominasi. </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=919&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/03/18/benny-hinn-mengunjungi-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Bagi Pemulihan Bangsa (Rev. Benny Hinn)</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/01/27/doa-bagi-pemulihan-bangsa-rev-benny-hinn/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/01/27/doa-bagi-pemulihan-bangsa-rev-benny-hinn/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2006 12:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=908</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="box"><img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/benny_hinn.jpg" alt="Doa Bagi Pemulihan Bangsa (Rev. Benny Hinn)" width="184" height="140" align="right" /><strong>Jakarta, 23-26 Maret 2006 </strong><br />
Pembicara: Rev. Benny Hinn </p>
<div class="subtitle">SEMINAR </div>
<p>23 Maret 2006, 09:00 WIB <br />
Hall A &amp; B Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta </p>
<div class="subtitle">KKR </div>
<p>24-25 Maret 2006, 18:00 WIB<br />
26 Maret 2006, 15:00 WIB<br />
Pantai Karnaval Ancol, Jakarta	  </div>
<p><span id="more-908"></span><br />
Keterangan lebih lanjut:<br />
Sekretariat Panitia: Ged. Menara Era Lt. 1, Jl. Pasar Senen Raya 135-137, Jakarta 10410<br />
Telp. (021) 3508642, 3508643, Fax. (021) 3861642</p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=908&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/01/27/doa-bagi-pemulihan-bangsa-rev-benny-hinn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Chronicles of Narnia (Jangan Lupa Nonton)</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2005/12/13/the-chronicles-of-narnia-jangan-lupa-nonton/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2005/12/13/the-chronicles-of-narnia-jangan-lupa-nonton/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2005 01:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>   <img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/The Chronicles of Narnia.jpg" alt="The Chronicles of Narnia - Film - Buku" width="139" height="208" align="left" />Buku karya CS Lewis, penulis Kristen kelahiran Inggris akhirnya dibuat versi film-nya, The Chronicles of Narnia. Bagi kamu yang belum tahu, karya-karya CS Lewis meskipun berbentuk cerita atau novel sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan  khususnya iman Kristen. Boleh dibilang, CS Lewis adalah salah satu penulis besar di dunia yang dalam perjalanan hidupnya menyerahkan dirinya kepada Kristus. </p>
<p>   Film The Chronicles of Narnia yang sekarang sedang diputar di seluruh bioskop di nusantara (jangan sampai nggak nonton ya&#8230;) bercerita tentang empat bersaudara, <strong>Peter</strong> (William  Moseley), <strong>Susan</strong> (Anna Popplewell), <strong>Edmund</strong> (Skandar  Keynes) dan <strong>Lucy Pevensie</strong> (Georgie Henley) yang dikirim ke sebuah rumah besar milik <strong>Profesor Digory Kirke</strong> (Jim Broadbent) untuk menghindari perang yang berkecamuk.</p>
<p><span id="more-889"></span></p>
<p> Suatu ketika, keempat bersaudara ini, bermain petak umpat untuk menghilangkan rasa bosan berada di rumah tersebut. Karena sudah tidak ada tempat untuk bersembunyi lagi, si bungsu Lucy tanpa sengaja masuk ke dalam sebuah lemari pakaian misterius (The Wardrobe).&nbsp; Ternyata di dalam lemari itu, terdapat dunia lain yang penuh fantasi. Dunia Narnia. Di Narnia, mereka bertemu dengan <strong>Tummus</strong> (James  McAvoy) makhluk berbadan manusia berkaki kambing, seorang penyihir jahat bernama <strong>Jadis  the White Witch</strong> (Tilda Swinton).</p>
<p>  Setelah keluar dari lemari tersebut, Lucy menceritakan pengalaman luar biasanya kepada Profesor dan ketiga saudaranya. Tentu saja cerita Lucy dianggap menceritakan kebohongan. Sampai akhirnya Edmund mengikuti Lucy ke dalam lemari dan menjumpai seorang  wanita anggun berjubah putih salju yang tak lain adalah si jahat Jadis. Tanpa  disadari, ternyata Jadis mempunyai misi jahat terhadap keempat saudara ini. Edmund yang mudah terbujuk oleh janji-janji muluk Janis, akhirnya masuk ke perangkapnya. Dengan misi agar Edmund membawa ketiga saudaranya ke Narnia untuk dibunuh, maka keinginan Jadis menjadi ratu baru di Narnia akan terwujud.</p>
<p> Dengan bantuan seekor berang-berang, <strong>Mr. dan Mrs. Beaver</strong> serta seekor singa hebat bernama <strong>Aslan</strong> (Liam  Neeson), keempat saudara ini berusaha menghindari bahaya Jadis yang mengancam nyawa mereka. </p>
<div class="box">
<div class="subtitle"> The Chronicles of Narnia </div>
<p>Pemain  : Liam Neeson, Tilda Swinton, William Moseley, Skandar Keynes<br />
Sutradara : Andrew Adamson<br />
Durasi : 125 menit<br />
Genre : Adventure/Fantasy <br />
Info:<br />
<a href="http://www.narniaweb.com/" target="_blank">http://www.narniaweb.com/</a></div>
<div class="box">
<div class="subtitle"> The Chronicles of Narnia Wallpaper (klik thumbnail) </div>
<p><a href="http://www.unitedfool.com/cool_stuff/download/wallpaper/The Chronicles of Narnia 2.jpg" target="_blank"><img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/narnia_2.jpg" alt="The Chronicles of Narnia Wallpaper 1" width="150" height="113" border="0" /></a>&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a href="http://www.unitedfool.com/cool_stuff/download/wallpaper/The Chronicles of Narnia 1.jpg" target="_blank"><img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/narnia_1.jpg" alt="The Chronicles of Narnia Wallpaper 2" width="150" height="113" border="0" /></a></div>
<div class="box">
<div class="subtitle"> Movies Screenshot </div>
<p>Bagi kamu yang berminat ingin melihat cuplikan film-nya (dalam bentuk foto), coba buka alamat ini http://www.darkhorizons.com/2005/narnia/
</p></div>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=889&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2005/12/13/the-chronicles-of-narnia-jangan-lupa-nonton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UnitedPrayer (Doa Serentak) 77 Kota di Indonesia</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2005/05/06/unitedprayer-doa-serentak-77-kota-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2005/05/06/unitedprayer-doa-serentak-77-kota-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2005 11:36:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=853</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/npc_2005_obor.gif" alt="National Prayer Conference 2005 - Obor Transformasi" width="250" height="165" align="left">&ldquo;Kami umat Kristiani akan terus terlibat di dalam gerakan antisinkritisme, antikorupsi, antipenyakit masyarakat dari ketidakadilan di seluruh dunia,&rdquo; adalah sepenggal deklarasi yang diucapkan oleh ratusan ribu jemaat yang berdoa serentak di 77 kota di Indonesia pada Kamis, 5 Mei 2005 pukul 17.00-20.00. Di Jakarta, puncak acara ditandai dengan pemakaian Gelang Transformasi Indonesia yang dibagikan kepada seluruh jemaat ketika memasuki Gelora Bung Karno (GBK). Gelang ini sebagai simbol untuk mendoakan terjadinya transformasi di Indonesia serta keprihatinan atas bencana-bencana yang terjadi di tanah air.</p>
<p><span id="more-853"></span></p>
<p>Acara doa yang diselenggarakan oleh panitia kerja dari National Prayer Conference (Jaringan Doa Nasional/NPC) ini sekaligus mempersatukan jemaat dari berbagai kelompok gereja seperti Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Persekutuan Injili Indonesia (PII), Persekutuan Baptis Indonesia, Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh, Bala Keselamatan, Gereja Ortodoks Indonesia, dan lain-lain. </p>
<p> Di antara puluhan ribu jemaat yang hadir di GBK, terdapat pula anggota gereja yang berasal dari 60 negara yang tergabung dalam World Transformation seperti Amerika Serikat, Nigeria, dan negara-negara Amerika Latin. Setelah Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso membuka acara ini, pesan-pesan pastoral kemudian disampaikan oleh Ketua PGI (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia) Dr Andreas Yewangoe, Ketua PGPI (Persatuan Gereja Pantekosta Indonesia) Suhandoko Wirhaspati, Ephorus HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Dr Bonar Napitupulu, Ketua Umum Sinode GBI (Gereja Bethel Indonesia) Yacob Nahuwae. Pada kesempatan tersebut, beberapa perwakilan negara sahabat turut memberikan sambutan. Negara-negara yang memberikan sambutan, antara lain, Brazil, Korea, India, Afrika Selatan, dan Ukraina.	</p>
<p>Acara doa yang merupakan bagian dari Hari Doa Sedunia (Global Day of Prayer) yang dipusatkan di Afrika Selatan pada 15 Mei 2005 ini sebenarnya juga diadakan di negara-negara yang  merindukan transformasi seperti Nigeria, Kolombia, Brasilia, dan Argentina. </p>
<p>Sayang sekali, saya tidak bisa mengikuti acara ini karena terjebak macet dalam perjalanan menuju ke sana. Begitu banyak jemaat yang hadir sehingga arus lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno dan jalan-jalan di sekitarnya macet sejak sore hingga malam hari. Akhirnya saya, Doan,  dan kedua orang tua saya memutar balik kendaraan, memutuskan kembali ke rumah. Tapi untunglah, kami masih bisa mengikuti acara doa ini lewat TVRI meski tidak utuh. </p>
<p>Berikut ini beberapa berita terkait di media lain: </p>
<div class="box">
<ul>
<li>
<a href="http://www.kompas.com/kompas-cetak/0505/06/utama/1733041.htm" target="_blank">Doa Bersama untuk Transformasi Indonesia</a> (KOMPAS)	 </li>
<li> <a href="http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&#038;id=4921" target="_blank">Umat Kristiani Berdoa untuk Bangsa </a>(IndoPos)
</li>
<li>    <a href="http://www.komintra.net/mod.php?mod=publisher&#038;op=viewcat&#038;cid=15" target="_blank">Jaringan DOa Nasional</a> (Komintra)  </li>
<li><a href="http://www.suarapembaruan.com/News/2005/05/06/Utama/ut06.htm" target="_blank">Trauma Bencana dan Doa Bersama</a> (Suara Pembaruan)	    </li>
<li><a href="http://www.suarapembaruan.com/News/2005/05/06/Nusantar/nusa05.htm" target="_blank">Konser Doa untuk Bangsa Indonesia di Ambon</a> (Suara Pembaruan)   </li>
</ul>
</div>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=853&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2005/05/06/unitedprayer-doa-serentak-77-kota-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Profil National Prayer Conference (NPC)</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2005/05/06/profil-national-prayer-conference-npc/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2005/05/06/profil-national-prayer-conference-npc/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2005 11:06:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highlight News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=852</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://www.unitedfool.com/images/highlight/npc_2005.gif" alt="Profil National Prayer Conference (NPC)" width="143" height="193" align="left">NPC (National Prayer Conference) atau Konferensi Doa Nasional adalah suatu rangkaian kegerakan doa yang terus-menerus dilakukan selama bertahun-tahun di seluruh Indonesia agar menjadi suatu momentum yang sangat besar dan luar biasa membawa tranformasi bagi bangsa Indonesia.<br />
NPC merupakan sarana pemicu demi terwujudnya kesatuan tubuh Kristus di dalam doa syafaat, pujian, dan penyembahan di berbagai kota di seluruh Indonesia sebagai ekspresi iman bagi transformasi Indonesia. </p>
<p> Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! &ldquo;Siapakah itu Raja Kemulaan?&rdquo; TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!&rdquo; Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! &ldquo;Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?&rdquo; &ldquo;TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!&rdquo; Sela (Mazmur 24:7-10 TB). </p>
<p><span id="more-852"></span></p>
<p> Transformasi adalah turunnya lawatan Allah atau masuknya raja kemuliaan atas satu kota dan bangsa melalui umat-Nya, yang akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan nilai-nilai kerajaan Allah nyata dalam segala segi kehidupan (soial, ekonomi, politik, hukum, keamanan, dan lain-lain).</p>
<p> Kegerakan Transformasi dengan 5 aspek kegerakan sebagai respon gereja atas lawatan Allah yakni:</p>
<div class="box">
<ul>
<li>  Kegerakan Kebangunan Rohani/Revivalist </li>
<li> Kegerakan Pertumbuhan Gereja/Church Growth </li>
<li> Penjangkauan kota (City Reaching) </li>
<li> Pemberdayaan orang-orang miskin (Development of the poor) </li>
<li> Perluasan jangkauan pelayanan terhadap para profesional, birokrat, politisi, dan pengusaha (market place)</li>
</ul></div>
<p> Transformasi kota dan bangsa sangat ditentukan oleh apa yang dilakukan oleh umat Tuhan, karena itu, pemimpin jemaat dan seluruh umat Tuhan harus mengangkat kepalanya dan menyingkirkan pintu penghalang yang berabad-abad agar Raja Kemuliaan yaitu Yesus Kristus datang atas bangsa Indonesia.
</p>
<p> National Prayer Conference adalah panggilan agar seluruh pemimpin dan umat Tuhan di seluruh Indonesia mengangkat kepala dan menyingkirkan pintu-pintu penghalang Transformasi dengan berkumpul untuk berdoa syafaat, memuji dan menyembah Tuhan secara serentak pada waktu yang sama, di berbagai kota di seluruh Indonesia. Sehingga api-api doa dari berbagai kota akan menyatu menjadi kobaran api doa yang sangat besar yang akan membawa perubahan besar bagi Indonesia. </p>
<p> NPC 2005, merupakan suatu rangkaian kegiatan doa yang terdiri dari: </p>
<div class="box">
<ol>
<li> <strong>Doa puasa 50/500.</strong> Doa puasa selama 50 hari (12 Maret-30 April 2005) di 500 kota di seluruh Indonesia. Gereja Tuhan sehati dan sepakat berdoa dan berpuasa untuk kotanya dan bangsa supaya terjadi transformasi. Akan dibagikan buku Fokus Doa di 500 kota sebagai penuntun agar ada kesepakatan di dalam doa. </li>
<li> <strong>Momentum Doa Nasional di 30-50 Kota</strong> pada 5 Mei 2005. Seluruh Gereja Tuhan di 30-50 kota berhimpun di satu tempat di kota masing-masing pada waktu yang sama (17.00-20.00) menaikkan doa-doa syafaat, pujian, dan penyembahan untuk kota dan bangsa Indonesia. </li>
<li> <strong>Seminar dan Konser Doa Transformasi </strong>pada 6-7 Mei 2005 di 30-50 kota. Seminar ini diadakan untuk memperlengkapi gereja di dalam proses transformasi kota yang akan dilayani oleh hamba Tuhan internasional dan nasional. Diharapkan ada tuntunan Tuhan di berbagai kota untuk terus terlibat secara aktif membangun garakan doa dan membangun gerakan menuju transformasi setelah Mei 2005. </li>
</ol>
</div>
<p></p>
<div class="subtitle">  Mengapa NPC diadakan? </div>
<div class="box">
<ul>
<li> Karena doa adalah kekuatan yang mampu &lsquo;mempersatukan&rsquo; sekaligus &lsquo;mengubahkan&rsquo;.</li>
<li> Transformasi di berbagai belahan dunia yang lain, seperti Wales, Almolonga, Kolombia, dan Uganda, selalu didahului dengan: Para pemimpin rohani bersatu dalam unity, terjadi United Prayer, dan kondisi terburuk suatu bangsa sedang terjadi.</li>
</ul>
</li>
</div>
<p></p>
<div class="subtitle"> Kapan NPC diadakan?</div>
<div class="box">
<ol>
<li> NPC yang diadakan di Jakarta:
<ul>
<li> 1 Mei 2005: Opening Ceremony (yang akan dihadiri oleh Peserta Internasional dan Nasional) di Istora Senayan (mendaftar)</li>
<li> 2-4 Mei 2005: International Conference Transform World 2005 yang akan diikuti oleh tokoh-tokoh transformasi, hamba-hamba Tuhan lebih dari 100 negara yang telah dipilih secara selektif (tidak untuk umum berdasarkan undangan khusus)</li>
<li> 5 Mei 2005: Momentum Doa Nasional di Stadion Gelora Bung Karno (gratis, untuk umum) </li>
<li> 6-7 Mei 2005: Seminar Transformasi Indonesia di Hall A Pekan Raya Jakarta </li>
</ul>
<li> NPC juga diadakan di 35 kota-kota di Indonesia yaitu:</li>
<ul>
<li> 5 Mei 2005: Momentum Doa Nasional di stadion-stadion di 34 kota di Indonesia (gratis, untuk umum) </li>
<li>   6-7 Mei 2005: Seminar Tranformasi Indonesia diadakan di gedung-gedung gereja/tempat-tempat pertemuan umum di 34 kota:<br />
Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Jayapura/Sentana, Batam, Sumedang, Palangkaraya, Malang, Sumbawa, Lombok, Yogya, Semarang, Menado, Ambon, Salatiga, Tobelo, Pontianak, Merauke, Timika, Palembang, Bengkulu, Samarinda, Pangkal Pinang, Cirebon, Nabire, Palu, Padang, Jambi, Lampung, Kupang, Pekan Baru, Kendari, Tentena. </p>
</li>
</ul>
</ol></div>
<p></p>
<div class="subtitle"> Siapa yang Terlibat di NPC? </div>
<div class="box">  NPC bukanlah program sebuah denominasi gereja atau proyek dari sebuah organisasi apapun. NPC adalah program kebersamaan dalam unity berbagai denominasi dan organisasi pelayanan, dengan JDN (Jaringan Doa Nasional) sebagai inisiator.
</div>
<p></p>
<div class="subtitle"> Apa yang telah dilakukan NPC?</div>
<div class="box">
<ul>
<li> Pembentukan Panitia Pelaksanaan NPC di Jakarta dan di 34 kota-kota lainnya</li>
<li> Melakukan training-training fasilitator untuk melahirkan Jaringan Doa Sekota (JDS) </li>
<li> Mengadakan sekolah-sekolah doa untuk berdirinya Menara Doa Kota (MDK) </li>
<li> Mengadakan Prayer Summit</li>
<li> Meminta dukungan, bekerja sama dan berjejaring dengan 250 buah JDS (Jaringan Doa Sekota), Lembaga Nasional Gereja: PGI, PII, PGPI, Bala Keselamatan, Baptis, Advent, KWI (Katolik), Ortodoks</li>
<li> Mengadakan Konser Doa Pra NPC di Jakarta, 17 Januari 2005 di Tennis Indoor Senayan pkl. 17.30 ; 28 Februari 2005 dan 1 Mei 2005 di Hall D Pekan Raya, Pkl 17.30 dan di 34 kota-kota di Indonesia</li>
<li> Membuat buku saku Pokok Doa Fokus 50-500, NPC News, dan VCD Promo</li>
</ul>
</div>
<p></p>
<div class="subtitle">  Susunan Acara Konser Doa </div>
<div class="box">
<ol>
<li> Opening (celebration, praise &amp; worship) </li>
<li> Ekspresi dan doa kesatuan tubuh Kristus agar ada pertobatan dan rekonsiliasi</li>
<li> Ekspresi gerakan moral: menolak narkoba, pornografi, prostitusi, perjudian, dan kekerasan </li>
<li> Deklarasi/ikrar Gereja Tuhan di Indonesia</li>
<li> Praise dan pengucapan syukur</li>
<li> Penutup </li>
</ol>
</div>
<p></p>
<div class="subtitle">  Pedoman Konser Doa</div>
<div class="box">  Bentuk Acara:</p>
<ol>
<li> Doa, pujian, dan penyembahan </li>
<li> Tayangan video klip </li>
<li> Pesan profetis </li>
<li> Gerak lagu </li>
<li> Interaktif dengan melibatkan semua peserta </li>
</ol>
<p></p>
<p> Tujuan: </p>
<ol>
<li> Bersyafaat bagi kota dan bangsa agar transformasi terjadi </li>
<li> Mengusir roh teritorial atas kota dan bangsa </li>
<li> Mengingatkan Tuhan atas janji-Nya bagi setiap kota dan bangsa </li>
<li> Memberkati kota dan bangsa dengan deklarasi iman </li>
</ol>
</div>
<p></p>
<div class="subtitle"> Sekretariat </div>
<div class="box">
<strong>Panitia NPC Jakarta</strong> <br />
Istana Kana, Jl. R.P. Suroso No. 24 Jakarta Pusat<br />
Telp. (62-21) 30232041. HP. 0816-1400578, 0855-8881919. Fax. (62-21) 5155027, 5731901 <br />
E-mail: &#99;&#101;&#99;&#105;&#108;&#105;&#97;&#64;&#106;&#117;&#115;&#117;&#102;&#105;&#110;&#100;&#46;&#99;&#111;&#109;, &#110;&#112;&#99;&#95;&#50;&#48;&#48;&#53;&#64;&#121;&#97;&#104;&#111;&#111;&#46;&#99;&#111;&#109; </p>
<p><strong>Panitia NPC Nasional </strong></p>
<p>Gedung Landmark Lt. 22 <br />
Jl. Jend. Sudirman Kav. I Jakarta 12910<br />
Telp. (021) 5731652, 5731870, 5263041. Fax. (021) 5731901 </p>
<p><strong>Panitia Transform World Indonesia </strong><br />
Jl. Bulevard Barat Raya Blok LC 7 No. 49-51 <br />
Kelapa Gading, Jakarta Utara 11420 <br />
Telp. (021) 4528436 ext. 175. Fax. (021) 4515968 </div>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=852&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2005/05/06/profil-national-prayer-conference-npc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
