<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UnitedFool.com &#187; Faith</title>
	<atom:link href="http://www.unitedfool.com/topik/faith/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.unitedfool.com</link>
	<description>But God chose the foolish things of the world to shame the wise... (1 Cor 1:27-29)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 13:43:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Surat dari Lesly</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2007/01/24/surat-dari-lesly/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2007/01/24/surat-dari-lesly/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2007 08:18:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=958</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal: 8 Agustus 2006 
Buat: Tuhanku Yesus di Dalam Hatiku 
Salam&#8230;!!! 
Tuhan&#8230; Terima kasih buat berkatmu pada anak-Mu ini sehingga  masih beroleh kesehatan dan keselamatan hingga hari ini. Tuhan Yesus terkadang  anak-Mu ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/faith/surat_lesly_ria.gif" alt="Surat dari Lesly: Buat Tuhanku Yesus di Dalam Hatiku" width="300" height="412" align="left" /><strong>Tanggal: 8 Agustus 2006 </strong><br />
<strong>Buat: Tuhanku Yesus di Dalam Hatiku</strong> </p>
<p>Salam&#8230;!!! </p>
<p>Tuhan&#8230; Terima kasih buat berkatmu pada anak-Mu ini sehingga  masih beroleh kesehatan dan keselamatan hingga hari ini. Tuhan Yesus terkadang  anak-Mu ini bimbang dan berpikir apakah nantinya jadinya anak-Mu ini?? Padahal  saya ingin sekali membahagiakan orang tua saya yang telah membesarkan dan  mendidik saya. Tuhan&#8230; saya sering terbayang membuat mereka senyum bahagia <img src='http://www.unitedfool.com/sira/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   tapi saya takut dan tidak mau jika hal itu tidak bisa kuperbuat.</p>
<p>Tuhanku tolonglah aku, bantulah aku, kuatkanlah aku agar aku  bisa mencapai anganku membahagiakan orang tua dan tidak lupa memuliakan-Mu.  Tuhan, hamba tahu, hamba orang lemah yang tidak mampu menguasai diri dan  melupakan/melepaskan kenikmatan dunia. Maafkanlah hamba-Mu yang penuh dosa ini.  Tuhan, hamba juga tidak lupa, berkatilah temanku, saudaraku, orang yang  membenciku. Tuhan, aku tahu Tuhan tau tentang perasaan setiap insan berkatilah dirinya  di sana jauhkan marabahaya di sana. Tuhanku Yesus kuyakinkan langkahku  bersama-Mu, lindungilah hamba-Mu ini. Aku percaya bersama-Mu hidupku tenang.</p>
<p>Tuhanku Yesus lindungilah orang tuaku. Berikanlah kepada mereka  umur yang panjang jauhkan penyakit ataupun bibit penyakit, berikan kesabaran.  Aku sangat sayang mereka. Merekalah hartaku di dunia ini dan Tuhanlah harta hatiku  dan hartaku yang paling berharga. Tuhanku Yesus, itoku (Ganda Simanullang) rubahlah sifatnya. Bimbinglah ia ke jalan yang benar. Ya.. Tuhan, hamba sadar  terlalu banyak dosa, kekhilafan yang kulakukan. Maafkanlah aku. Hapus semua itu  Tuhanku. Tuhanku kuserahkan hidupku pada-Mu. Terimalah permohonan hamba-Mu ini.  Terima kasih ya Tuhan. Amin.</p>
<p><strong>Lesly Ria Simanullang</strong></p>
<p>
<span id="more-958"></span></p>
<div class="box">
<div class="subtitle">Tuhanku Yesus di Dalam Hatiku </div>
<p> Saya tidak mengenal Lesly, saudari saya, secara pribadi. Lesly adalah anak perempuan dari Uda Ganda (adik ayah saya). Usia Lesly masih muda sekitar 20-an dan sempat menempuh kuliah di Medan. Selembar surat ini dibawa ayah saya dari Dolok Sanggul, Tapanuli Utara, setelah melawat Lesly yang kini tersenyum bersama Bapa di Surga. Lesly meninggal di RS Medan setelah menjalani operasi perut. </p>
<p>Pada bulan yang sama dengan ditulisnya surat itu (Agustus 2006), Lesly terjatuh dan perutnya terantuk benda keras saat sedang mencuci. Semenjak itu, Lesly mengeluh perutnya sakit dan sering demam. Saat itu, Lesly berpikir hanya penyakit demam biasa. Bulan berganti bulan, Lesly semakin mengeluh sakit di bagian perutnya. Akhir Desember 2006, Lesly dibawa berobat ke RS Tarutung. Di sana ia dikatakan kena penyakit kanker/paru-paru. Karena simpang siurnya kejelasan tentang penyakit Lesly, ia dibawa ke RS Medan. Di sana dikatakan bahwa ada pembekuan darah dalam perutnya. Tindakan operasi segera dilakukan. </p>
<p>Sakit yang dialami Lesly rupanya belum berhenti. Luka jahitan sepanjang kurang lebih 10 cm mengalami infeksi dan terbuka kembali sepanjang 5 cm. Lesly mesti harus menunggu hingga luka infeksi yang membengkak mengempis baru diambil tindakan medis. Lesly yang dalam keadaan lemah kerap kali enggan berdoa agar ia sendiri minta kepada Tuhan untuk disembuhkan. Ia seakan tahu bahwa waktunya sudah dekat. Setelah sehari sebelumnya mengalami pendarahan saat buang air besar, Lesly menghembuskan nafas terakhir, 19 Januari 2006 sekitar pukul 11 malam. </p>
<p> Saya merasa diberkati dengan surat yang ditulis Lesly untuk Tuhan Yesus. Dalam surat itu, Lesly muda yang sedang dalam perjalanan iman mengenal Tuhan, menulis, &#8220;Buat: Tuhanku Yesus di Dalam Hatiku&#8221;. Bagi kita, kalimat &#8216;Buat Tuhanku Yesus di Sorga&#8217; sudah menjadi kalimat biasa. Namun Lesly sungguh menyadari bahwa Tuhan Yesus ada dalam hatinya, Tuhan sangat dekat dalam kehidupannya. Meski surat ini terlihat sederhana, namun di sana terangkum intisari dari Injil. Tuhan Yesus adalah harta yang paling berharga, Tuhan Yesus adalah juruselamat yang menghapus dosa manusia. Bersama Tuhan, aku yakin melangkah. Manusia adalah pribadi lemah yang membutuhkan Tuhan. Yang terakhir dan juga sangat penting, Lesly memberkati mereka yang membencinya. </p>
<p>Usia Lesly masih sangat muda namun benar-benar mengenal ajaran Kristus yang sudah sering dilupakan oleh kita, generasi jaman modern ini. Saya bersyukur dan bahagia kalau Lesly sekarang sudah bersama-sama dengan Bapa di surga. Menemukan kedamaian dan sukacita abadi dimana tidak ada lagi sakit penyakit dan air mata. Terima kasih Lesly untuk surat yang mengajar kami bahwa Tuhan itu dekat. Bahwa Tuhanlah pemegang kehidupan kita. Kiranya Uda Ganda dan keluarga diberikan hikmat dan kekuatan untuk melalui semuanya ini. Bagi Lesly dan orang-orang percaya, kematian di dalam Kristus adalah kemenangan yang tiada taranya.</p>
</div>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=958&type=feed" alt="" /><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.unitedfool.com%2F2007%2F01%2F24%2Fsurat-dari-lesly%2F&amp;linkname=Surat%20dari%20Lesly"><img src="http://www.unitedfool.com/sira/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2007/01/24/surat-dari-lesly/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu Yakin Kami</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/12/25/satu-yakin-kami/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/12/25/satu-yakin-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Dec 2006 03:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=955</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/faith/candle_light.jpg" alt="Selamat Hari Natal 2006" width="180" height="240" align="left" />Bila kami belajar dari pengalaman. Bila kami melihat lagi perjalanan. Bila kami merenungkan harapan. Hanya Tuhan, dalam Tuhan, bersama Tuhan, kami merasa tenteram dan damai. Ia yang merubah duka kami menjadi senyum. Ia yang mengusap air mata kami menjadi tawa. Ia yang memulihkan hati kami yang terluka dengan kesetiaan dan kebaikan-Nya yang tiada taranya. </p>
<p>Biarlah bergulung-gulung kasih setia-Nya melanda bumi dan orang-orang pilihan-Nya. Membuat kami semakin kehilangan kata-kata. Betapa Ia sangat baik dalam kehidupan kami. Kami berpacu di dalam perjuangan iman. Kami mengasihi sekalipun berkorban. Kami memberi sekalipun kekurangan. Kami melayani sekalipun menderita. Sebab satu yakin kami, Tuhan beserta kami. Itulah panggilan pelayanan kami, mengalami kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. </p>
<p>Tuhan lahir dalam hati kami. Mengubah hidup kami menjadi baru. Dosa kami yang merah seperti kirmizi, dihapuskan-Nya dalam kasih-Nya yang tak terselami. Terima kasih Tuhan kau datang ke dunia ini. Mengambil rupa seorang hamba, merendahkan diri menjadi sama seperti manusia. Demi kami, Kau berikan diri-Mu, menjadi Anak Domba korban sembelihan, yang memperdamaikan kami dengan Allah. 	  </p>
<p>Terima kasih Yesus. Lewat perayaan Natal tahun ini, kami nyatakan, Kaulah gunung batu kami. Kaulah juru selamat kami. Kaulah sumber pengharapan kami. Kepada-Mu kami percaya. Kau yang luar biasa, takkan pernah terlupakan, yang sudah merebut hati kami, Yesus Kristus, kekasih dan sahabat kami. </p>
<p>Selamat Hari Natal untuk Sobat UF dimanapun berada. Kira-Nya kita semua semakin mengalami Dia dan menjadi terang di tengah-tengah dunia yang semakin gelap ini. Gloria In Excelcis Deo! </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=955&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/12/25/satu-yakin-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaulah Allahku</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/12/20/kaulah-allahku/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/12/20/kaulah-allahku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2006 14:40:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=954</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku menemukan ketenangan hanya dalam Kristus. Aku percaya pada-Mu, setiap perkataan-Mu menciptakan dan mengubahkan segala sesuatu. Yesus, aku percaya pada-Mu, kemanapun Kau membawaku. Biarlah terang-Mu bercahaya dalam kehidupanku. Kau luar biasa dalam hidupku. Aku menyembah-Mu, Tuhanku. Kau rela menanggalkan kemuliaan-Mu, menjadi hina demi menyelamatkanku. Aku tidak akan pernah mampu menghitung berapa harga yang sudah Kau bayarkan demi menebus dosa-dosaku di atas salib itu. Pengorbanan-Mu adalah bukti kasih-Mu yang takkan pernah terhapus dalam sejarah hidupku. Kaulah terang yang telah membuka mataku. Tiada kasih yang seindah kasih-Mu.</p>
<p><span id="more-954"></span></p>
<p>  Akankah kau percaya bila aku katakan bahwa kau bisa memiliki hidup. Akankah kau percaya bila aku katakan kau bisa menjadi apa yang kau rindukan? Akankah kau percaya bila aku katakan luka hatimu bisa disembuhkan? Akankah kau percaya bila aku katakan sesuatu yang buruk yang telah terjadi bisa menjadi kebaikan untukmu? Akankah kau percaya bila aku katakan kau akan menemukan jawaban sebelum kau tinggalkan Dia? Aku panggil nama-Nya dan aku diselamatkan. Hanya Dia yang aku butuhkan. Yesus, oleh karena-Mu, aku hidup dan disembuhkan. </p>
<p>Bersamamu, jiwaku tenang. Dalam kelemahanku, kuasa-Mu nyata. Ketika laut bergelora dan petir menggelegar, aku tetap tenang karena Kaulah Allahku. Bapa yang selalu ada untukku. Bapa yang sanggup mengatasi segala sesuatu. Tiada yang mustahil bagi-Mu. Janji-Mu tidak pernah mengecewakanku. Janji-Mu adalah harapanku. Biarlah diriku hilang dalam janji-janji-Mu. Yesus, Tuhanku, aku percaya pada-Mu. </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=954&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/12/20/kaulah-allahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monogami, Kehendak Kristus Sejak Semula</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/12/11/monogami-kehendak-kristus-sejak-semula/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/12/11/monogami-kehendak-kristus-sejak-semula/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2006 13:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=953</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/faith/monogami.jpg" alt="Monogami, Kehendak Kristus Sejak Semula" width="230" height="245" border="0" align="left" />Kristus mengajarkan bahwa Allah sejak semula menginginkan sebuah hubungan monogami, satu suami satu isteri. Namun, karena kebebalan hati umat Israel pada saat itu yang ingin kawin cerai, akhirnya Musa menuruti kemauan mereka untuk membuat surat cerai. Sejak itulah, dalam sejarah, para nabi termasuk raja-raja merasa lumrah untuk memiliki isteri lebih dari satu. Kenyataan ini bisa kita baca dalam Alkitab dimana Raja Daud, raja yang diurapi Allah dan Salomo, raja paling bijaksana di muka bumi memiliki isteri lebih dari satu. Poligami kemudian menjadi suatu hal yang biasa di kalangan rakyat jelata. Bahkan semakin menjadi-jadi dengan menjadikan perempuan sebagai budak belian dan pemuas nafsu laki-laki. </p>
<p>Namun, apa jawaban Kristus tentang hubungan suami isteri ini setelah praktek poligami sudah menjadi hal yang lumrah bahkan membudaya di jaman-Nya? Apakah ia menyetujui poligami? Jawabannya bisa dibaca dalam Kitab <strong>Matius 19:3-12</strong>. Dalam ayat-ayat ini, Kristus dengan jelas menyatakan bahwa <strong>monogami menjadi kehendak Allah sejak semula.</strong> Mari kita baca dan bahas bersama-sama. Untuk terjemahan Indonesia, saya menggunakan kitab terjemahan LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) dan terjemahan Inggris (melengkapi pemahaman kita karena adanya keterbatasan dari terjemahan bahasa Indonesia), saya menggunakan New Living Translation SE.</p>
<p><span id="more-953"></span></p>
<div class="title"> <strong>Matius 19:3-12 </strong></div>
<div class="boxAlkitab">
<p>3 Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: &#8220;Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?&#8221; </p>
<p>3 Some Pharisees came and tried to trap him with this question: &#8220;Should a man be allowed to divorce his wife for just any reason?&#8221; </p>
</div>
<p></p>
<p>Pada jaman Yesus, orang Farisi dikenal sebagai orang &#8216;penting&#8217; yang menjunjung tinggi Hukum Taurat. Yesus sendiri sering mengecam mereka dengan menyebut mereka orang yang munafik dan mengibaratkan mereka seperti kuburan yang luarnya putih namun busuk di dalamnya. Orang Farisi tidak menyukai Yesus karena ajaran-ajaran-Nya yang dianggap &#8216;berbeda&#8217; dan sering menghabiskan waktu dengan orang-orang berdosa. Dalam suatu kesempatan, orang-orang Farisi ingin menjebak Yesus dengan membuat sebuah pertanyaan tentang bolehkah seorang suami menceraikan isterinya <strong>dengan alasan apa saja?</strong>
</p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p> 4 Jawab Yesus: &#8220;Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? </p>
<p>4 &#8220;Haven&#8217;t you read the Scriptures?&#8221; Jesus replied. They record that <strong>from the beginning</strong> &#8216;God made them male and female.&#8221; </p>
</div>
<p> 
<p>
Yesus yang sering mengajar dengan membuat perumpamaan, tidak menjawab dengan boleh atau tidak boleh. Ia menjawab, Tuhan sejak semula menciptakan laki-laki dan perempuan. Lewat ayat ini ditemukan satu kebenaran, bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan <strong>BUKAN laki-laki dan perempuan-perempuan.</strong> Artinya, satu laki-laki satu perempuan. Ayat ini juga menegaskan bahwa hubungan suami isteri yang Tuhan maksud adalah hubungan antara laki-laki dan perempuan. Jadi, pernikahan sesama jenis, homo dan lesbian, jelas bertentangan dengan kehendak Allah. Apapun justifikasi (pembenaran diri) yang dibuat, Tuhan sejak semula menjadikan manusia, laki-laki dan perempuan.
</p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p> 5 Dan Firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.&#8221;  </p>
<p>5 And he said, &#8216;This explains why a man leaves his father and mother and is joined to his wife, and the two are united into one.&#8217; 6 Since they are no longer two but one, let no one split apart what God has joined together.&#8221; </p>
</div>
<p></p>
<p>     Ayat ini benar-benar meneguhkan kita bahwa Tuhan menginginkan pernikahan yang sifatnya monogami. Di situ tertulis, &quot;Mereka bukan lagi dua, melainkan satu (no longer two but one).&quot; <strong>Bukan tiga jadi satu atau empat jadi satu,</strong> seperti dalam poligami. Dalam ayat ini juga dinyatakan bahwa perceraian tidak pernah ada dalam kamus Allah. Apa yang dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia.</p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p>7 Kata mereka kepada-Nya: &#8220;Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?&#8221; </p>
<p>7 &#8220;Then why did Moses say in the law that a man could give his wife written notice of divorce and send her away?&#8221; they asked. </p>
</div>
<p></p>
<p>
Orang Farisi kelihatannya tidak puas dan tidak bisa menerima dengan jawaban Yesus ini. Mereka kemudian mempertanyakan mengapa Musa mengijinkan perceraian dengan memberikan surat cerai. Apa jawaban Yesus tentang hal ini? Ini menarik.	  </p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p>8 Kata Yesus kepada mereka: &#8220;Karena ketegaran hatimu, Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, <strong>tetapi sejak semula tidaklah demikian. </strong></p>
<p>8 Jesus replied, &#8220;Moses permitted divorce only as a concession to your hard hearts, <strong>but it was not what God had originally intended. </strong></p>
</div>
<p></p>
<p>
Yesus menjawab, karena ketegaran hatimu. Rupanya di jaman Musa, umat Israel berkeras hati ingin kawin cerai. Musa akhirnya dengan berat hati, menuruti kemauan umat yang bebal ini. Padahal, <strong>sejak semula, manusia kawin cerai bukanlah kehendak Allah.</strong> Dalam terjemahan NLT, <strong>but it was not what God had originally intended.</strong></p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p>9 Tetapi aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.&#8221; </p>
<p>9 And I tell you this, whoever divorces his wife and marries someone else commits adultery &#8211; unless his wife has been unfaithful.&#8221; </p>
</div>
<p></p>
<p>
Yesus kemudian melanjutkan bahwa barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah. Jadi, meskipun seseorang sudah menceraikan isterinya sah demi hukum dan memenuhi &#8216;persyaratan-persyaratan&#8217; sosial dalam pengadilan agama: istri cacat badan, tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri, dan tidak dapat melahirkan keturunan, <strong>Kristus dengan tegas menyatakan bahwa orang itu berbuat zinah. </strong>Apalagi mereka yang kawin lagi tanpa bercerai alias poligami. Tinggal tambahkan kata &#8216;banget&#8217;, berzinah banget.</p>
<p><strong>Kristus menyatakan bahwa seseorang boleh menceraikan isterinya, kalau isterinya itu berzinah dengan orang lain. Di luar itu, tidak ada persyaratan-persyaratan apapun yang membolehkan seseorang menceraikan isterinya, meski isterinya cacat badan, tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri, dan tidak dapat melahirkan keturunan. </strong>Kristus menyatakan bahwa suami isteri adalah dua menjadi satu. Satu dalam suka dan duka. Jadi ketika suami atau isteri ditimpa duka, itu adalah duka bersama. Bukan malah menceraikan isteri atau suami karena mendapati salah satu di antara mereka cacat, &#8216;gagal&#8217; menjadi isteri, dan sebagainya.</p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p>10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: &#8220;Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin.&#8221; 11 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. </p>
<p>10 Jesus disciples then said to him, &#8220;If this is the case, it is better not to marry!&#8221; 11 Not everyone can accept this statement,&quot; Jesus said. &quot;Only those whom God helps. </p>
</div>
<p></p>
<p>Mendengar jawaban Yesus itu, murid-muridnya menjadi skeptis. Kalau memang begitu keadaannya, lebih baik tidak usah kawin. Apa jawaban Yesus?      </p>
<p></p>
<div class="boxAlkitab">
<p>12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.&#8221; </p>
<p>12 &#8220;Not everyone can accept this statement,&#8221; Jesus said. &#8220;Only those whom God helps. Some are born as eunuchs, some have been made eunuchs by others, and some choose not to marry for the sake of the Kingdom of Heaven. Let anyone accept this who can.&#8221; </p>
</div>
<p></p>
<p>Yesus menjawab bahwa ada orang yang tidak dapat kawin karena terlahir demikian (cacat), ada pula orang dijadikan demikian oleh orang lain (kemaluannya dikebiri), dan ada orang yang secara sadar  memilih tidak kawin karena Kerajaan Sorga (Rasul Paulus). Jadi, biarlah kita bisa mengerti bahwa ada tiga jenis orang yang membuat orang itu tidak kawin. </p>
<p>Kesimpulan: Kristus dengan tegas menyatakan <strong>MONOGAMI adalah kehendak Allah, sejak semula, sebelum dunia dijadikan. </strong></p>
<p></p>
<div class="comments">Note: Mohon maaf bila penjelasannya terlampau sederhana, karena apa yang tertulis dalam Matius 19:3-12 ini sudah mudah dimengerti dan transparan. Tidak perlu interpretasi yang rumit, tidak ada udang di balik batu dan tidak perlu orang pintar bergelar profesor teologia untuk bisa memahami perkataan Kristus ini.  </div>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=953&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/12/11/monogami-kehendak-kristus-sejak-semula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monogami atau Poligami?</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/12/11/monogami-atau-poligami/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/12/11/monogami-atau-poligami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2006 12:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=952</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://www.unitedfool.com/images/faith/poligami.jpg" alt="Monogami atau Poligami" width="240" height="245" border="0" align="left" />Isu tentang poligami menjadi berita hangat di berbagai media massa dan televisi bahkan hingga mengusik penghuni istana negara sejak akhir November lalu. Isu ini makin panas setelah seorang pemimpin agama yang sering memberikan dakwah sejuk secara rutin di layar televisi, mengaku sudah menikahi seorang janda beranak tiga (37) bernama Alfarini Eridani. Pemimpin agama yang dikenal dengan lagu trademark-nya &#8220;Jagalah Hati jangan kau kotori&#8230;&#8221;, ini akhirnya mengadakan konferensi pers (2/12) di kantornya untuk menyatakan hal yang sebenarnya.</p>
<p>Dalam konferensi pers tersebut, tokoh yang menjadi idola terutama dari ibu-ibu majelis taklim (banyak yang kecewa berat dan marah) ini mengatakan bahwa keputusan untuk menikah lagi sudah lewat pertimbangan yang matang selama kurang lebih lima tahun. Itupun sepengetahuan isteri pertamanya. Kini, pemimpin yang selalu memakai sorban ini, memiliki 10 anak, tujuh anak kandung dari rahim Teh Ninih (isteri pertama) dan 3 anak tiri dari Rini.</p>
<p><span id="more-952"></span></p>
<p>Bagi kalangan muslim, mereka yang pro dengan poligami memilih alasan &#8220;mengikuti sunah Rasul&#8221; atau &#8220;daripada berzina, mending menikah lagi&#8221;. Dalam Al-Quran, Surah An-Nisa, ada satu-satunya ayat yang secara eksplisit membolehkan poligami: dua, tiga, atau empat istri. Ayat inilah yang selalu menjadi senjata andalan bagi para pendukung poligami. Sedangkan pembaru Islam abad ini, Muhammad Abduh, memilih dengan tegas monogami. Selain Abduh, Rasyid Ridha dan Muhammad al-Madan &#8211; ketiganya ulama terkemuka Al-Azhar Mesir &#8211; memperketat penafsirannya. Abduh melihat kondisi Mesir saat itu, cenderung mengharamkan poligami. </p>
<p>Masalahnya, pendapat propoligami ini mendapat legitimasi dari negara lewat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dalam pasal 3 ayat 2 disebutkan bahwa pengadilan dapat memberikan izin kepada seorang suami untuk beristri lebih dari seorang apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Padahal ayat sebelumnya (pasal 3 ayat 1) pada pokoknya menyatakan bahwa seorang laki-laki hanya boleh mempunyai seorang istri. Demikian pula seorang istri hanya boleh mempunyai seorang suami. Di sini ada inkonsistensi. Selain itu, pada prakteknya, syarat minta izin isteri untuk menikah lagi jarang ditaati. Selain itu, pengadilan agama membolehkan seorang suami bisa berpoligami apabila: istri cacat badan, tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri, dan tidak dapat melahirkan keturunan. </p>
<p>Topik poligami jelas-jelas membuat kita bertanya-tanya. Bagaimana pandangan iman Kristen tentang ini. Apa kata Yesus tentang pernikahan dan perceraian? Saya akan mengulasnya secara ringkas dan sederhana berdasarkan khotbah seorang pendeta bernama TS yang saya dengar saat mengikuti ibadah hari Minggu pagi, 10 Desember 2006. Ulasannya bisa dibaca dalam artikel berjudul <a title="Monogami, Kehendak Kristus Sejak Semula" href="http://www.unitedfool.com/cms/arsip/2006/12/11/monogami_kehendak_kristus_sejak_semula.php" target="_blank">&#8216;Monogami, Kehendak Kristus Sejak Semula&#8217;</a>.</p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=952&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/12/11/monogami-atau-poligami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembebas Kaum Papa dan Wanita</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/10/14/pembebas-kaum-papa-dan-wanita/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/10/14/pembebas-kaum-papa-dan-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2006 16:48:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=947</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.unitedfool.com/images/faith/muhammad_yunus.jpg" alt="Muhammad Yunus Peraih Nobel Perdamaian 2006" width="300" height="219" align="left" />Hampir semua media hari ini, Sabtu, 14 Oktober, memasang <em>headline</em> plus foto besar peraih nobel perdamaian tahun 2006, Muhammad Yunus asal Bangladesh. Rasanya rugi kalau kita sampai ketinggalan berita tentang tokoh yang dijuluki Bankirnya Orang Miskin ini. Baru kali ini, sepanjang 61 tahun sejarah penghargaan nobel, Komite Nobel memberikan penghargaan nobel perdamaian bukan kepada selebriti yang sudah terkenal di dunia, juga bukan figur dan badan yang dijagokan, tetapi yang peduli pada pemberdayaan kaum papa dan wanita.</p>
<p>Sebelumnya, banyak kalangan menjagokan mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari yang berjasa meredakan konflik Aceh. Tokoh lain yang dijagokan adalah Mantan Menteri Luar Negeri Australia Gareth Evans yang berjasa merekonstruksi Kamboja dan Vietnam; aktivis etnik Uighur Rebiya Kadeer yang menuduh Pemerintah China menyiksa orang Uighur di barat daya Xinjiang; dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. </p>
<p><span id="more-947"></span></p>
<p>Ada satu pelajaran penting yang saya peroleh setelah membaca berita dan profil pendiri Bank Grameen yang kini memiliki 2.226 cabang di 71.371 desa dan mampu menyalurkan kredit puluhan juta dollar AS per bulan kepada 6,6 juta warga miskin ini. Meski ia bergelar profesor ekonomi di Universitas Chittagong, ahli dalam bidangnya, alias orang cerdas dan pintar, dia bisa &#8216;mengaplikasikan&#8217; apa yang dia punya untuk membantu orang lain. Bandingkan dengan diri kita sendiri, orang-orang pintar di televisi, para pakar, tokoh partai, semua orang yang mengaku dirinya pintar, lebih sering beretorika (omong doang) dengan ilmunya tanpa pernah menyentuh realita. Suka berjanji tapi tidak pernah menepati. Kasih solusi, tapi tidak pernah terjun sendiri membuktikannya. Diberkati tetapi tidak pernah (ogah) memberkati orang lain. Dalam bahasa Muhammad Yunus yang merasa bersalah, &#8220;&#8221;Ketika banyak orang sedang sekarat di jalan-jalan karena kelaparan, saya justru sedang mengajarkan teori-teori ekonomi yang elegan.&#8221; </p>
<p>Bermula dari memberikan pinjaman sebesar 27 dollar AS kepada seorang ibu miskin, perajin bambu, di tahun 1974, tekadnya membantu kaum miskin agar bisa mengangkat derajat mereka sendiri berbuah sedikit demi sedikit. Kini, ia bersama Bank Grameen sudah menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang dan lembaga untuk lebih memerhatikan orang-orang miskin, orang-orang terbuang dan terpinggirkan. </p>
<p>Saya tidak tahu betul dan tidak ambil peduli sejauh mana pemahaman agama yang dianut oleh Muhammad Yunus. Tetapi sebagai orang Kristen, kita seharusnya malu karena ada orang-orang yang meskipun tidak &#8216;Kristen&#8217;, namun menghidupi dan meyakini jalan dan teladan yang sudah diberikan Yesus Kristus selama Ia di dunia. &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.&#8221; (Matius 25:40). </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=947&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/10/14/pembebas-kaum-papa-dan-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iman</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/08/26/iman/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/08/26/iman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2006 18:36:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=941</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ibrani 11:1 mengatakan bahwa, “ Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Terjemahan lain mengatakan, “ Now faith is being sure of what we hope for and certain of what we do not see.” (NIV). </em> </p>
<p></p>
<p>
Banyak dari kita yang mendefinisikan iman seperti ini: (contoh) <br />
Saat kita berdoa meminta kesembuhan, kita harus mengimani bahwa Tuhan sanggup menyembuhkan kita dan kita harus mengimani kalau kita sudah menerima kesembuhan itu setelah kita berdoa.</p>
<p>
Memang banyak dari kita yang menerima mukjizat karena iman kita ini. Tapi, bagaimana kalo setelah berdoa sekian lama, kesembuhan itu belum juga datang? Mungkin banyak dari saudara-saudara seiman kita yang mengatakan bahwa kita kurang beriman/mengimani. Dan kitapun berusaha makin keras untuk mengimani kalau kita sudah menerima kesembuhan itu. <br />
Setelah bertahun-tahun, kesembuhan yang kita harapkan dengan sangat itu tak kunjung datang juga. Akhirnya banyak dari kita yang mulai kecewa dan bahkan ada yang mulai mundur dan berakhir dengan tak pernah muncul di gereja lagi.</p>
<p>
Is this kind of story sound familiar to you?</p>
<p><span id="more-941"></span></p>
<p>
Apa sih definisi iman? Mari kita merenungkan bersama. Mungkin kita mendefinisikan iman secara berbeda. <br />
Cerita seperti diatas itu tidak asing lagi bagiku. Bahkan sempat membuatku bingung dan tak mengerti sampai akhirnya aku belajar dan mulai mengerti. <br />
Ternyata beriman kepada Tuhan itu bukanlah keyakinan bahwa aku telah disembuhkan atau aku telah dilepaskan dari masalah, atau aku telah menerima apa yang aku minta didalam doa-doaku. <br />
Beriman kepada Tuhan itu berarti aku sangat yakin bahwa Tuhan mampu menyembuhkan, mampu menyediakan, bahwa segala sesuatu di bumi ini dan diluar bumi ini dibawah kuasa Tuhan.<br />
Andaikata kesembuhan itu belum juga datang, andaikata penderitaan itu belum berlalu, aku tetap percaya bahwa Tuhan tetap mengasihiku, Tuhan tetap setia, Tuhan tetap memegang kuasa atas segalanya dan Tuhan tau yang terbaik. Mungkin saat ini aku tak mengerti mengapa hal ini diijinkan terjadi, tapi aku tetap yakin bahwa Tuhan tau yang terbaik dan Tuhan punya rencana tersendiri (refer to Job/Ayub).</p>
<p>Sekarang aku mengerti bahwa iman yang sebenarnya berarti “<strong>trust</strong>” (active) bukan sekedar “believe” (pasive). Trust God no matter what. Percaya pada Tuhan apapun yang terjadi. Percaya kepada Tuhan sebagai Tuhan, bukan cuma karena mukjizatNya atau karena kemampuanNya, tetapi karena keseluruhan dari Tuhan.<br />
Remember that IT’S NOT ABOUT ME, IT’S ABOUT GOD.</p>
<p>
Jadi kalau Tuhan “in control” haruskah kita tetap berdoa meminta kesembuhan? Jawabnya Ya, karena Tuhan mampu, maka kita meminta kepada Tuhan.</p>
</p>
<p></p>
<p>
<br /><u>Tambahan:</u></br><br />
Faith dalam bahasa Greek (pis&#8217;-tis) berarti: <br />
persuasion, that is, credence; moral conviction (of religious truth, or the truthfulness of God or a religious teacher), especially reliance upon Christ for salvation; abstractly constancy in such profession; by extension the system of religious (Gospel) truth itself: &#8211; assurance, belief, believe, faith, fidelity. (diambil dari e-sword)</p>
<p>
Kitab Ayub menceritakan tentang iman (the meaning of true faith)</p>
<p>
The song called “Praise You in This Storm” by Casting Crown describe faith really well. I will post this song later under music &#038; chord. </p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=941&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/08/26/iman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan Ibadah dan Korban</title>
		<link>http://www.unitedfool.com/2006/07/27/hubungan-ibadah-dan-korban/</link>
		<comments>http://www.unitedfool.com/2006/07/27/hubungan-ibadah-dan-korban/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2006 09:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deardo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Faith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unitedfool.com/sira/?p=936</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Imamat 16, 24; Markus 14:3-9</em></p>
<p>Ibadah atau beribadah adalah hal yang sangat umum dan sangat berkaitan erat dengan hidup kita keseharian. Yang kita maknakan dengan ibadah bukan hanya berkaitan dengan apa yang kelihatan dari luar, misalnya berbondong-bandong orang mengunjungi gedung gereja pada setiap hari Minggu. </p>
<p><span id="more-936"></span></p>
<p>Ibadah juga bukan hanya berkaitan dengan sebuah ritual disaat orang berkumpul lalu bernyanyi, berdoa, persembahan, mendengar kotbah.<br />
Nilai sebuah ibadah tidaklah terletak pada ritual dan rutinitas dari orang-orang yang melakukannya. Tapi ibadah menjadi bermakna kepada apa yang mendasarinya.<br />
Oleh karena itu bahasan kita kali ini hendak mendalami beberapa hal mengenai ibadah Kristiani antara lain:</p>
<p><strong>1. Pengertian  </strong></p>
<p>Berdasarkan dua asal katanya, yaitu kata avoda (bhs Ibrani) / latreia (bhs Yunani), yang berarti pelayanan serta kata hisytokhawa (bhs Ibrani) / proskuneo (bhs. Yunani), yang berarti tiarap atau bertiarap, dalam Alkitab diterjemahkan dengan: sujud menyembah / tersungkur. Maka contoh ibadah yang sejati adalah apa yang menjadi perikop kita hari ini, yaitu pelayanan Harun dan penyembahan Maria. </p>
<p><strong>
<p<strong>2. Apa yang menjadi dasar ibadah</strong></p>
<p></strong></p>
<p>Dalam ibadah Israel selalu didasarkan kepada ikatan perjanjian Tuhan dan umatNya. Ikatan Perjanjian tersebut selalu ditandai dengan adanya korban<br />
(Imamat. 19, 24). Mulai sejak kejatuhan manusia janji Allah terhadap umatNya selalu ditandai dengan hal tersebut.  Begitu juga ketika zaman gereja Allah melakukan hal yang sama dengan umat Kristen. Ada sebuah ikatan perjanjian yang Allah lakukan berdasarkan inisiatif dan atas namaNya sendiri. </p>
<p><strong>3. Apa sebenarnya tujuan  ibadah dan apa yang sedang terjadi selama sebuah ibadah berlangsung?</strong><br />
Ada dua, yaitu pengudusan dan pemuliaan</p>
<p>Hal pertama terjadi sekarang (present), terus menerus (progresif), dan akan datang (future). (1 Tim 4:8; 6:6). Dan itu membutuhkan sebuah ketaatan<br />
Seorang teolog Matthew Henry berkata “sacrifice, without obedience, is a jest, an affront and provocation to God” (korban, tanpa ketaatan, adalah suatu olok-olok, suatu penghinaan dan provokasi pada Tuhan). Lihat kisah zaman Amos (Yesaya. 1:10-20)<br />
Sedangkan yang kedua seperti apa yang Maria lakukan sebuah penyataan ucapan syukur dalam bentuk penyembahannya kepada Tuhan. Bagian  kedua ini membutuhkan tiga hal:</p>
<ol>
<li> berfokus pada Kristus  </li>
<li>menyatakan kasih </li>
<li> menggunakan semua kemampuan </li>
</ol>
<p>Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. (Maz. 15:16)</p>
<p>Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran. (Hosea 6:6)</p>
<p><strong>JBU </strong><br />
<em>*(Disadur dari bahan kotbah penulis-minggu, 30 juli 2006)</em></p>
<img src="http://www.unitedfool.com/sira/?ak_action=api_record_view&id=936&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unitedfool.com/2006/07/27/hubungan-ibadah-dan-korban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

