Mengenal Tuhan / Renungan 

Zombie-zombie Rohani

Pernahkah engkau berpikir bahwa ada banyak zombie-zombie rohani berkeliaran di sekelilingmu? Pernahkah engkau merasa bahwa kehidupan ini penuh dengan orang-orang yang bersandiwara? Pernahkah engkau terkejut mendengar kabar seorang sahabat mati mengenaskan karena over dosis, sebab engkau mengira dia anak baik-baik? Pernahkah engkau menyaksikan kehidupan malam yang begitu mencekam di mana orang-orang tersebut menghabiskan malam penuh dengan canda tawa namun dengan kegetiran? Pernahkah engkau membaca berita-berita kriminal di berbagai media massa yang begitu kejamnya sehingga kita tidak bisa percaya?

"Yah, saya pernah", jawabmu tanpa ragu. Kampus, kantor, diskotek, hotel, bahkan dalam gereja sekalipun ada zombie-zombie rohani yang bergentayangan. Mereka adalah perwakilan dari kematian yang walaupun secara fisik mereka masih hidup. Mereka hidup tapi mati.

Seringkali kita beranggapan dan menilai orang dari penampilan lahiriah atau luarnya. Dan seringkali kita salah dalam menilai dan mengenal orang itu. Orang yang kelihatannya anak baik-baik tidak menunjukkan kalau dia memang baik-baik saja. Orang yang begitu dermawan dan baik hati tidak menunjukkan kalau dia orang yang baik. Sudah terlalu sering kita berdalih dan berkata,"Dia orangnya baik, kok!", "Dia orangnya perhatian dan suka memberi lagi."

Camkan ini baik-baik. Tidak ada satu pun perbuatan baik yang dapat kita lakukan sebelum kita menerima karya pengorbanan Kristus dan mengalami proses-Nya. Renungkan ayat ini:

14 Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.
15 Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.
16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.
17 Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku.
18 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.
19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku. Roma 7:14-20

Jangan sampai tertipu, saudaraku yang terkasih. Iblis senang mendengar pernyataanmu yang menyatakan kalau teman-temanmu yang belum mengenal Kristus itu baik-baik saja. Iblis senang dengan orang-orang yang mengurungkan niatnya menyatakan Kasih Kristus karena berpikir kalau orang itu kelihatannya baik-baik saja. Jangan gunakan perasaanmu, berdoa dan minta kepada Tuhan hikmat untuk melayani orang itu.

Setiap orang yang belum mendengar dan mengalami Kasih Yesus adalah zombie-zombie rohani yang bergentayangan. Setiap orang yang belum mau mengikuti proses Tuhan adalah zombie-zombie rohani yang bergentayangan. Setiap orang yang hidup menuruti keinginannya sendiri adalah zombie-zombie rohani yang bergentayangan. Bahkan setiap orang yang menjadi Kristen sejak lahirnya pun bisa jadi zombie-zombie rohani yang bergentayangan. Mereka hidup tapi mati. Tubuhnya bernafas tapi rohnya mati. Mereka tertawa tapi hatinya menjerit. Itulah kenyataan hidup. Itulah kenyataan yang kita hadapi sehari-hari. Itulah kenyataan yang tidak bisa kita sangkali sebagai orang yang telah menerima dan mengalami Kasih Kristus.

Sekarang kita masuk ke tahap selanjutnya. Renungkan Firman Tuhan ini:

Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. 1 Kor 15:22

1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.
4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita - oleh kasih karunia kamu diselamatkan. Efesus 2:1-5


13 Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,
14 dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib. Kolose 2:13-14

Firman Tuhan berbicara dengan jelas dan sederhana. Setiap orang di luar Kristus adalah orang yang mati secara rohani. Mereka adalah zombie-zombie rohani. Tidak ada alasan lagi bagimu untuk berdalih bahwa mereka yang di luar Kristus itu baik-baik saja karena secara lahiriah engkau melihat mereka baik-baik saja. Hanya ada satu jalan. Camkan baik-baik, hanya ada satu jalan yang dapat menghidupkan kembali zombie-zombie rohani ini, yaitu karya Kristus di kayu salib. Di luar Kristus tidak ada yang baik. Yang ada hanyalah seolah-olah baik atau kelihatannya baik. Prinsip, doktrin, agama, hukum, bahkan cara-cara hidup yang baik adalah tipuan iblis buatmu. Ia mencoba mengalihkan perhatianmu dari Salib dan Firman Tuhan. Hanya ada satu yang sanggup mengubahkan dan menghidupkan yaitu Firman Tuhan.

Oleh karena itu, saudaraku yang terkasih, mulailah belajar untuk menghargai anugerah Tuhan dalam hidupmu dan mintalah kepada-Nya agar Ia menunjukkan jalan-jalan-Nya. Tanamkan dalam hatimu dan hidupmu bahwa di luar Kristus, tidak ada satu pun perbuatan baik. Sebab hanya di dalam Kristus, perbuatan baik yang kulakukan murni dan berasal dari Kristus. Bila engkau mengambil langkah ini, saya percaya, Tuhan akan membawamu kepada mereka yang mati secara rohani dan membawa kehidupan kepada mereka. Sebab engkau sendiri telah dihidupkan dan belajar hidup di dalam-Nya. Tidak akan sulit lagi bagimu untuk berkata, "Hidupku bukannya aku lagi, tapi Yesus dalamku!" Amin? Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai engkau.

I never took the time to stop and realize
that death takes many forms even while alive
Now I realize.....