Mengenal Tuhan / Renungan 

Bersekutu Dengan Dia

Ketika kita disatukan dengan Kristus oleh iman, kita telah dibawa ke dalam persekutuan yang penuh dengan-Nya. Kehendak kita menjadi selaras dan identik dengan kehendak-Nya.

Persekutuan kita dengan Kristus adalah di dalam kasih-Nya. Apa yang Ia kasihi, kita kasihi juga. Ia mengasihi Gereja - begitu juga kita. Ia mengasihi orang berdosa - begitu juga kita.

Persekutuan kita dengan Kristus adalah di dalam keinginan-Nya. Keinginan-Nya adalah melihat Kemuliaan Bapa dinyatakan - kita juga bergerak pada keinginan yang sama. Ia ingin agar Gereja bersama-sama dengan-Nya di mana Ia berada - kita juga rindu untuk bersama-sama dengan Dia. Ia ingin agar dosa disingkirkan - kita berperang melawan dosa dengan kekuatan dari-Nya. Ia ingin agar seluruh makhluk mengenal, mencintai dan mengagungkan nama Bapa - kita berdoa tiap hari, "Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di Surga".

Persekutuan kita dengan Kristus adalah di dalam penderitaan-Nya. Kita tidak ikut dipaku ketika Ia disalib untuk menerima kematian yang keji itu, namun ketika Ia dihina kita juga ikut terhina.

Persekutuan kita dengan Kristus adalah di dalam pekerjaan-Nya. Kita dipanggil untuk menyatakan Firman Kebenaran kepada seluruh umat manusia. Makanan dan minuman kita, sama seperti Dia, adalah melakukan Kehendak Dia yang telah mengutus kita dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Persekutuan kita dengan Kristus adalah di dalam sukacita-Nya. Kita bersuka dalam kesukaan-Nya, kita bergembira dalam memuji dan mengagungkan Dia. Pernahkah Saudara mengalami sukacita yang seperti itu? Tidak ada hal yang lebih menggirangkan selain memiliki sukacita Kristus yang penuh di dalam diri kita.


Diterjemahkan dari buku:
Morning By Morning - Meditation For Daily Living Oleh Charles H. Spurgeon
Oleh: UnitedFool.com