Mengenal Tuhan / Renungan 

Naik dan Turun

Biarkanlah naik dan turunnya kehidupan rohanimu datang dan pergi. Jika kehidupan rohanimu selalu menurun, engkau akan menjadi lemah dan kecil hati. Tuhan memberimu musim-musim di mana engkau bisa berhenti dan kembali seperti sedia kala.

Ijinkan saya berbicara tentang apa yang saya alami. Ketika saya menderita, saya tidak dapat melihat kapan pencobaan yang saya alami akan berakhir. Dan ketika pertolongan datang, saya begitu curiga kalau penderitaan belum benar-benar berakhir sehingga saya ragu-ragu untuk tinggal tenang dan beristirahat. Sepertinya, ketika saya menerima musim-musim yang "baik" dan "buruk", itu benar-benar baik dan bermanfaat. Menerima sekaligus, penghiburan dan koreksi dari Tuhan.

Tentu saja, mudah sekali saya mengatakan hal ini kepadamu, tetapi saya ingin engkau tahu bahwa saya merasa ngeri ketika berpikir bahwa salib sedang bekerja atas saya. Saya tidak mengatakan bahwa mengalami salib itu akan mudah. Secara lahiriah itu akan sulit, dan secara batiniah itu bisa menjadi buruk - suatu masa dimana kesakitan dan kekeringan datang.

Jika saya terkesan sedikit pesimis, itu karena saat ini saya sedang berada di tengah-tengah masa kekeringan rohani. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Tuhan akan melakukan sesuatu yang menurut-Nya baik. Terkadang sesuatu yang Ia inginkan sulit untuk diterima. Dengarkan Tuhan - di dalam Dia ada kebebasan sejati, kedamaian, dan sukacita.

2 Korintus 4:16-18
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.


Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh : UnitedFool.com