| |
||
| 1 Kor 1:27-29 | ||
Banyak orang berpikir bahwa mati terhadap diri sendiri adalah penyebab mengapa mereka mengalami begitu banyak penderitaan. Padahal sebenarnya, sebagian dari diri mereka yang masih hidup itulah yang menyebabkan masalah tersebut. Kematian hanya akan sakit bagimu jika engkau menolaknya. Imajinasimu membesar-besarkan bahwa betapa buruknya kematian itu nantinya. Cinta diri sendiri berjuang dengan segala kekuatannya untuk tetap hidup. Matilah terhadap dirimu sendiri, secara lahiriah dan juga batiniah. Biarkanlah segala sesuatu yang tidak berasal dari Tuhan yang ada di dalam dirimu itu mati.
Pikullah salibmu. Apakah engkau tahu apa artinya ini? Belajarlah untuk menerima dirimu apa adanya, dan akuilah setiap kelemahanmu sampai Tuhan sendiri yang akan menyembuhkanmu. Tujuanmu adalah tetap sabar terhadap dirimu sendiri sama seperti engkau sabar terhadap sesamamu. Jika engkau mati sedikit demi sedikit setiap hari, engkau tidak perlu terlalu khawatir lagi tentang hari terakhirmu.
Cinta diri sendiri membawa begitu banyak keinginan. Tidaklah mengherankan bila engkau begitu mengkhawatirkan masa depan. Sabarlah terhadap dirimu sendiri dan ijinkan teman-teman seimanmu datang menolongmu. Betapa sempurnanya mati setiap hari ini akan menghancurkan ketakutan akan kematian di saat terakhir hidupmu. Lalu kematianmu akan menjadi seperti tertidur lelap. Berbahagialah kamu yang tidur dalam kedamaian!
1 Tesalonika 4:14
Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit,
maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus
akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
Kolose 3:5-6
Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,
yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan,
yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan
murka Allah [atas orang-orang durhaka].
Player para Videos DXGM
:
Panduan 1 | Panduan 2
