| |
||
| 1 Kor 1:27-29 | ||
Jika engkau mengikuti Tuhan hanya untuk merasakan hadirat-Nya dan penghiburan-Nya, berarti engkau mengikuti Dia dengan alasan yang salah. Pikiranmu begitu gelisah untuk mencari tahu, dan hatimu ingin merasakan perasaan yang enak, tetapi engkau tidak ingin mengikuti Kristus menuju salib. Apakah ini mati terhadap diri sendiri?
Terdapat suatu ambisi rohani bila terlalu mengejar karunia-karunia rohani. Paulus menyampaikannya dengan cara yang lebih baik, "Kasih tidak mementingkan diri sendiri." Bagaimana engkau bisa semakin dewasa jika engkau selalu mencari kepuasan dari merasakan hadirat Tuhan? Mencari kesenangan dan mengingkari salib tidak akan membawamu kemana-mana. Engkau akan terjebak dalam mengejar kesenangan-kesenangan rohani.
Jika engkau terus berlaku seperti anak-anak dalam Tuhan, engkau akan berada dalam kesulitan ketika Tuhan mulai membuatmu kehilangan perasaan nyaman di dalam hadirat-Nya. Jangan hidup seperti ini dan berpikir bahwa engkau akan baik-baik saja! Ketika engkau pertama kali mengikut Tuhan, hatimu mungkin dipenuhi dengan perasaan-perasaan yang luar biasa, tetapi ini tidak berarti bahwa engkau sudah dewasa. Berpeganglah kepada Tuhan dan jangan bersandar pada apa yang kau rasakan, kecap atau bayangkan. Engkau akan semakin mengerti betapa lebih baiknya cara ini daripada terus-menerus mengejar penglihatan-penglihatan dan nubuat-nubuat.
Galatia 6:14
Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan
kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan
aku bagi dunia.
1 Korintus 13:11
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku
merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang
sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
Player para Videos DXGM
:
Panduan 1 | Panduan 2
