Home » Renungan Menyangkal Diri
Submitted by riel on 18/10/2009 7:41 AM | 162 views 
Loading ...
Menyangkal diri bukanlah berarti lupa bersyukur dengan semua pemberian-pemberian Tuhan. Atau engkau tidak pernah berpikir tentang hal-hal yang kau perlukan. Menyangkal diri berarti engkau tidak menjadikan dirimu sendiri sebagai pusat perhatianmu. Ketika engkau menyangkal dirimu sendiri, engkau tidak lagi mencari segala sesuatu untuk memuaskan keinginanmu sendiri.
Petani miskin, yang tidak pernah pergi keluar dari desanya, hanya tahu sebagian tentang seberapa miskinnya dia. Namun, cobalah bawa dia ke istana dan dia akan sadar akan keadaan dirinya yang sebenarnya! Begitu pula engkau dengan Tuhan. Engkau bisa saja mendengar semua khotbah tentang kekayaan yang sia-sia, dsb, tetapi itu semua tidak akan tinggal dalam hatimu sampai Tuhan sendiri memberikan cahaya-Nya ke dalam rohmu. Lalu engkau akan menyadari sungguh betapa jauhnya engkau dari karakter-Nya!
Meskipun tujuanmu adalah mengasihi Dia dengan tulus dan memberikan segalanya hanya bagi Dia, engkau harus menyadari bahwa dalam hidup ini adalah hampir tidak mungkin untuk mengasihi Allah dengan tidak mementingkan diri sendiri. Hanya Tuhan yang dapat melakukan perkara ini dalam hidupmu, dan itu membutuhkan waktu yang lama. Dia akan menyempurnakan kasihmu dalam setiap langkahmu, tetapi dengan cara-Nya sendiri.
Matius 16:24
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku".
2 Korintus 3:17-18
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan TUhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh: UnitedFool.com
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait