
Virus (baca juga: worm) Conficker (Downadup/Downad/Kido/Waledac) sedang rajin menjangkiti komputer-komputer di warnet, kantor, hingga rumah-rumah di gang sempit. Kalau komputer sudah terjangkit virus Conficker, jangan panik. Berikut ini obatnya dan pencegahan agar lolos dari ulah usil sang virus. UPDATED: Conficker Online Scan + 10 Conficker Removal Tools.
Saat pertama kali ‘mengalami’ serbuan Conficker, saya berpikir virus ini sama seperti virus kebanyakan yang cuma datang dan pergi. Namun setelah membaca di beberapa media, virus Conficker rupanya menjangkiti komputer-komputer di seluruh dunia. Bahkan, Microsoft menawarkan hadiah US$250.000 untuk informasi yang mengarah pada siapa yang bertanggung jawab di balik penyebaran virus ini. Hadiah ini tersedia bagi warga negara manapun.
Saya makin yakin kalau virus ini memang sedang menjadi tren, setelah beberapa kali mencolok beberapa flashdisk milik teman, selalu muncul peringatan dari software antivirus NOD32, kalau Conficker sedang ‘bangkit’ dan berusaha masuk ke komputer via mekanisme autorun yang ada di flashdisk. Tanpa basa-basi, si Conficker ini langsung dibasmi tanpa diberi kesempatan masuk ke komputer.
Saya mungkin beruntung. Tapi tidak bagi jutaan pengguna komputer di dunia termasuk Indonesia yang sudah terlanjur terkontaminasi Conficker. Pasalnya, Conficker tidak hanya menyebar melalui flashdisk, tetapi melalui jaringan. Conficker diketahui dapat mengeksploitasi celah keamanan seluruh sistem operasi Microsoft seperti Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 2000/2003/2008 Server bahkan Windows 7 yang masih dalam versi Beta. Yang dieksploitasi adalah celah keamanan RPC Dcom yang memungkinkan virus Conficker menyebar secara otomatis ke seluruh komputer dalam jaringan tanpa user perlu mengklik apapun.
Sekali komputer terinfeksi, Conficker akan menjalankan banyak rutin untuk mempertahankan dirinya di jaringan seperti mengeksploitasi Default Share (C$, D$), serta melakukan brute force pada user account Active Directory dalam rangka mendapatkan akses administrator. Dampak sampingannya juga sangat mengganggu seperti mengunci account login user-user dalam Active Directory secara otomatis, memblok akses ke situs-situs antivirus dan Microsoft, dan yang paling canggih, Conficker mengunci dirinya pada proses svchost. Fungsi svchost sebenarnya tidak terinfeksi namun kalau kita tidak hati-hati dan svchost terhapus saat berusaha membasmi Conficker, komputer akan langsung restart.
Bagi Anda yang belum terjangkit, segeralah mengambil langkah pencegahan dengan mengupdate antivirus dan Windows ke versi yang lebih baru atau… dengan melakukan patch Windows (Lihat SUMMARY).
Kalau komputer sudah terjangkit Conficker, Anda bisa membasminya dengan antivirus lokal bernama PCMAV 2.0a dan PCMAV Express for Conficker yang dibuat secara khusus untuk membasmi dan mengenali Conficker. Atau Download 10 Conficker Removal Toolsdari rapidshare (lihat SUMMARY). Pastikan komputer tidak terhubung ke jaringan maupun internet selama proses scan. Setelah proses scan dan clean selesai, segera update/patch komputer Anda untuk menghindari infeksi ulang.
SUMMARY
- Beberapa situs yang bisa memeriksa apakah komputer Anda terinfeksi Conficker atau tidak:
- www.iv.cs.uni-bonn.de/fileadmin/user_upload/werner/cfdetector/
- www.confickerworkinggroup.org/infection_test/cfeyechart.html
Catatan: Jika situs-situs tersebut memberitahu komputer Anda tidak terinfeksi Conficker, hasil tersebut tidak bisa jadi jaminan. Langkah bijak, gunakan Conficker Removal Tool untuk memeriksa komputer Anda.
- Gunakan beberapa Conficker Removal Tool ini (Kaspersky, BitDefender, F-Secure, McAfee, Norton/Symantec, Microsoft, Nod32/Eset, Trend Micro, Sophos, AhnLab). DOWNLOAD 10 Conficker Removal Tools dari rapidshare.
- Install security-patches:
- www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx
- www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms08-068.mspx
- www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms09-001.mspx
- Gunakan program antivirus. Beberapa program antivirus gratis yang bagus:
- PC Tools: www.pctools.com/free-antivirus/
- AVG: www.free.avg.com/download-avg-anti-virus-free-edition/
- Avast: www.avast.com/eng/avast_4_home.html
Catatan: Jangan gunakan ‘Avira AntiVir Personal’ (freeware), karena tidak menyediakan ‘web-protection’ and ‘e-mail-protection’. Kedua fitur itu cuma ada di ‘Avira AntiVir Premium’ (Anda harus membelinya).
Popularity: 3% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.