Home » Renungan Iman yang Sejati
Submitted by riel on 24/04/2009 8:24 AM | 451 views 
Loading ...
Apakah engkau menyadari bahwa engkau sedang tidak berjalan oleh iman, ketika engkau harus tahu apakah engkau sudah memberikan yang terbaik atau tidak? Terlalu menilai diri sendiri membuatmu asyik terhadap diri sendiri. Apakah tindakanmu itu berfokus pada Yesus Kristus? Ketika engkau mulai merasa tidak puas, beralihlah kepada Allah. Tidakkah engkau menyadari bahwa terlalu menilai diri sendiri itu adalah wujud dari ketidakpuasan?
Engkau mencari ketenangan dari menilai diri sendiri, dan hal itu membangkitkan egomu. Engkau takut bila doamu terlalu sederhana, tetapi doamu justru menjadi yang terbaik ketika engkau sama sekali tidak menyadari bahwa engkau sebenarnya sedang berdoa. Engkau ingin merasa didukung dan dipercaya ketika sedang melatih imanmu — iman yang sejati berjalan tanpa dukungan. Ingatkan dirimu tentang Yesus Kristus yang berseru di atas kayu salib, "Tuhan, Tuhan, mengapa engkau meninggalkan aku?" Tuhan menarik hadirat-Nya dari Yesus dan itulah penderitaan yang terakhir dari Anak Manusia. Hiduplah oleh iman.
Ibrani 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Yakobus 1:2-3
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh: UnitedFool.com
Popularity: 2% [?]
Tulisan Terkait