Seorang bocah sangat ingin melanjutkan sekolah, tetapi orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan.
Yth. Yesus Kristus
Jl. Surgawi 001
Yesus yang baik,
Saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat. Tuhan, saya butuh uang Rp 20.000 untuk beli obat ibu; Rp 20.000 untuk bayar uang sekolah; Rp 10.000 untuk bayar uang seragam; dan uang buku Rp 10.000. Jadi semuanya Rp 60.000.
Terima kasih Tuhan. Saya tunggu kiriman uangnya.
Pengikut-Mu yang sedang malang
Rio
Jl. Lumpur Sidoarjo 001
Rio pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya. Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat Rio, sehingga tidak tega mengembalikan suratnya. Bingung mau dikemanakan surat itu, akhirnya petugas pos itu menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.
Membaca isi surat itu, komandan polisi merasa iba dan tergerak hatinya untuk menceritakan hal itu kepada anak buahnya. Hasilnya, para polisi pun mengumpulkan dana untuk diberikan ke Rio, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp 55.000,-
Sang komandan pun memasukkan uang yang terkumpul ke dalam amplop, menuliskan keterangan: “Dari Tuhan di Surga” dan menyerahkan ke anak buahnya untuk dikembalikan ke alamat Rio.
Menerima uang tersebut, Rio merasa sangat senang karena permintaannya terkabul, walaupun yang diterima hanya Rp 55.000,-. Rio pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat lagi:
Yth. Yesus Kristus
Jl. Surgawi 001
TUHAN LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO LEWAT POLISI DIPOTONG RP 5.000,-
Teriring rasa terima kasihku,
Rio
Jl. Lumpur Sidoarjo 001
Popularity: 3% [?]
Tulisan Terkait