No man has any right to pick and choose among revealed truths. God has spoken. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Renungan

Terlalu Introspeksi Diri

Submitted by riel on 27/02/2009 – 6:54 AM | 765 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Renungan: Terlalu Introspeksi DiriEngkau terlalu berfokus pada dirimu sendiri. Engkau juga membiarkan perasaanmu memimpinmu terlalu jauh. Bila doa mulai berhenti memberikanmu penghiburan, engkau menjadi kecil hati. Apakah engkau ingin menemukan kedamaian? Jangan terlalu berfokus pada dirimu sendiri, dan mulailah berfokus untuk menyenangkan hati Allah.

Egomu akan membuatmu sensitif tentang dirimu sendiri dan menjadi berlebihan bila menghadapi masalah-masalahmu. Engkau akan menemukan dirimu menghabiskan semua waktu mengkhawatirkan masalah-masalahmu. Cepat atau lambat, semuanya itu akan menjadi penghalang akan kepekaan pada hadirat Allah dalam hidupmu, dan engkau akan mulai tertekan. Paulus mengatakan, "Aku tidak menilai diriku sendiri." Pegang nasihatnya dan engkau akan merasa lebih baik. Ijinkan Tuhan untuk bekerja sepenuhnya di dalammu, dan jangan habiskan semua waktumu dengan terlalu introspeksi diri.

Tuhan akan menunjukkan kepadamu apa yang tidak Dia sukai dan satu-satunya hal yang harus kau lakukan adalah segera berbalik dari apa yang tidak layak di hadapan-Nya. Berhenti mengkhawatirkan keadaan dirimu sendiri!

Manusia lamamu ingin menjadi sempurna. Itu akan memaksamu dengan segala cara agar engkau menjadi orang Kristen yang super. Hindari jebakan ini. Ikutilah Tuhan dengan hati penuh kesederhanaan. Engkau tidak perlu melihat apakah dirimu bijaksana, kuat dan saleh. Cukup jadilah seperti seorang anak kecil.

Lukas 9:46,48
Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya, dan berkata kepada mereka: "Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar."

Yohanes 3:30
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

 

Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh: UnitedFool.com

Popularity: 2% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.