
Brooke Gabrielle Fraser lahir di Wellington, New Zealand, 15 Desember 1983. Anak sulung dari tiga bersaudara ini berayahkan mantan anggota tim rugby nasional New Zealand, Bernie Fraser dan ibu Lynda Fraser. Sejak kecil, Brooke Fraser sudah mengenal musik. Pada usia 7 tahun ia mulai mengikuti kursus piano yang setia ia lakoni hingga usia 17 tahun. Brooke mulai menulis lagu pada usia 12 tahun dan belajar gitar akustik pada usia 16 tahun.
Ia sempat mendapat penawaran dari sejumlah label saat berusia 15 tahun, namun ia menolaknya karena merasa belum waktunya. Meski menolak penawaran tersebut, ia tetap tampil dalam sejumlah festival seperti “Parachute Festival”, festival musik Kristen yang diadakan setiap tahun. Ia konsisten mengikutinya setiap tahun sejak 2000.
Brooke sempat menjadi presenter di saluran TV kabel dan mulai menulis untuk majalah Kristen “Soul Purpose” pada usia 15 tahun dan berlanjut menjadi editor pada 2002. Ia kemudian meninggalkan pekerjaannya sebagai editor karena pindah ke Auckland (akhir 2002) demi mengejar karir di bidang musik, dimana ia sudah menandatangani sebuah kontrak rekaman.
Album pertamanya, What to Do with Daylight (2003) disambut dengan baik oleh pasar. Ia kemudian berkeliling (tour) ke Amerika mempromosikan albumnya. Setelah kesuksesan album pertamanya itu, Brooke pindah dan tinggal di Sydney. Fraser kemudian menjadi anggota Hillsong Church. Di gereja itu, ia menjadi worship leader dan bergabung dalam tim Hillsong United yang sudah menghasilkan belasan album penyembahan. Pada 17 Maret 2008 ia menikah dengan musisi Scott Ligertwood di Sydney.
Selain aktif dalam kegiatan gereja, Fraser juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Ia sudah menjadi anggota World Vision Artist Associate sejak 2001. Ia sudah mengunjungi Kamboja dan Tanzania bersama World Vision, Filipina bersama Opportunity International dan secara pribadi mengunjungi Rwanda pada Juni 2005. Pada Juni 2006, ia bergabung dalam kegiatan amal “Hope Rwanda” dan pada Mei 2007 ia membuat musik video untuk lagu berjudul Albertine. Pada 2006, bersama Petra Bagust dan Tau dari Spacifix, Brooke muncul dalam iklan World Vision 40 Hour Famine, sebuah kegiatan yang mengumpulkan dana bagi anak-anak di negara dunia ketiga. Ia juga mensponsori beberapa anak melalui World Vision.
Hingga saat ini, Brooke sudah menerima sejumlah penghargaan seperti, ”Most promising Woman Musician Award & Overall winner”, 1999 Hutt Valley Pepsi Smokefree Rockquest regional finals ; ”Best Female Solo Artist: What To Do With Daylight” – 2004 NZ Music Awards ; ”Breakthrough Artist of the Year: What To Do With Daylight” – 2004 NZ Music Awards ; dan Silver Scroll Awards (2004).
Gaya bermusik Brooke banyak dipengaruhi musisi lain mulai dari penyanyi soul Marvin Gaye dan James Taylor hingga penyanyi masa kini seperti John Mayer dan India Arie. (UnitedFool.com)
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait