It is hard to focus attention upon a better world to come when a more comfortable one than this can hardly be imagined. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Renungan

Kerendahan Hati adalah Pondasi

Submitted by riel on 06/06/2008 – 2:11 PM | 3,274 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 3.58 out of 5)
Loading ... Loading ...

Renungan: Kerendahan Hati adalah Pondasi
Setiap orang yang hidup di dalam Tuhan dengan sungguh-sungguh, mengetahui bahwa kerendahan hati adalah pondasi dari kehidupan rohani yang sedang mereka bangun. Kerendahan hati yang sejati muncul dari tindakan yang mengutamakan kehendak Allah daripada kehendak diri sendiri. Kerendahan hati muncul ketika engkau tidak lagi hidup untuk dirimu sendiri melainkan mengijinkan Yesus Kristus menghidupi hidup-Nya di dalammu.

Engkau selalu berusaha untuk "menjadi sesuatu" atau mencari perhatian agar kerohanianmu dilihat orang. Ada begitu banyak orang yang memiliki kerohanian di bagian luar, tetapi di dalam, mereka masih terus memikirkan tentang diri mereka sendiri. Orang yang berpikir bahwa mereka rendah hati adalah orang yang memiliki banyak kesombongan. Mereka berpikir bahwa kemurahan yang mereka berikan kepada orang lain telah "membuat mereka menjadi rendah hati."

Kerendahan hati yang sejati tidaklah seperti ini. Saya tahu kalau tindakan itu terkesan luar biasa, tetapi orang yang rendah hati adalah orang yang mengucap syukur senantiasa dalam segala hal/keadaan. Dia tidak mempermasalahkan apakah ia sedang dipuji atau dipermalukan, dan tidak selalu menilai apakah sesuatu yang disampaikan kepadanya, atau tentang dirinya, akan membawa manfaat atau tidak baginya. Orang yang sederhana adalah orang yang mengijinkan dirinya dipimpin oleh Tuhan Yesus. Jadi jangan andalkan dirimu sendiri. Entah Tuhan meninggikanmu atau membiarkanmu tidak dikenal, pujian dan hormat tetap hanya bagi Dia. Berkatalah sama seperti Maria, "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya."

1 Petrus 3:8-9
Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat,

Kolose 3:12
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.

Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh: UnitedFool.com

Popularity: 12% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

15 Comments »

  • Sammy says:

    Shalom, saya sangat diberkati dengan artikel yang ada, apakah boleh saya berlanggan untuk artikel tersebut? terima kasih

  • jon says:

    Shalom,kami diberkati dengan artikel ini, semoga dpt kami praktekan.Tuhan memberkati.

  • suwandi says:

    Terima kasih atas artikelnya. Saya diberkati. JBU

  • neutralizm says:

    tanamlah dirimu dalam tanah kerendahan, sebab segala sesuatu yang tumbuh dari benih yang tidak ditanam, niscaya tidak akan berbuah dengan sempurna.

  • romulus says:

    Saya sangat terkesan dengan tulisan diatas, saya ingin berusaha unutk merendahkan hati seperti yang Tuhan Yesus telah lakukan kepada manusia.

  • Hendry says:

    Saya berterimakasih telah diingatkan oleh tulisan diatas yang mengatakan senatiasa rendah hati, semoga Tuhan memberi kesabaran pada diri saya mohon saya dibantu dgn doa oleh seluruh pembaca artikel ini. Tuhan memberkati kita semua.

  • christian says:

    Puji Tuhan artikel sangat membangnun keimanan kami semua GBU

  • sanita says:

    terima kasih untuk artikelnya, sederhana namun sangat membangun saya.
    Tuhan memberkati

  • Caroline says:

    Saya diberkati melalui artikel ini. Ia banyak menegur dan mendorong saya. Tuhan memberkati!

  • Gideon Hendriawan says:

    Trima kasih untuk artikelnya yg uda saya dapatkan,
    sbagai bahan renugan firman Tuhan bagi saya , dan juga akan saya bagikan sama saudara,i satu persekutuan ditempat saya
    disaat saya menyampaikan firman nanti,
    thnks bgt Jesus n all

  • GERY says:

    SAYA ADALAH ORG YG SELALU JATUH KEDLM DOSA WALAUPUN SAYA SELALU BERHARAP PD-NYA UTK MENYERTAI HIDUP SAYA SELALU,TAPI SAYA TDK TAHU APAKAH DOA SAYA ITU TERJAWAB/ BELUM TERJAWAB, TAPI ARTIKEL INI MEMBERIKAN SAYA SATU KEKUATAN DALAM MENJALANI HIDUP SAYA DAN KESADARAN BAHWA YESUS TAK PRNAH MENINGGALKAN SAYA.THANK YOU VERY MUCH.JBU

    DOAKAN SAYA UNTU TETAP BERSANDAR PADA DIRI-NYA KARENA SAYA ADALAH ORG YG BEGITU GAMPANG JATUH KEDALAM DOSA

  • evie deliviana says:

    “many thanks for this article”
    lewat artikel ini, aku makin dibukakan mata rohaninya untuk melihat arti dr rendah hati dan bgmn jd orang yg sederhana di mata Tuhan..

    ..from the beggining God was created me and He choosed me to be His child,and until now,i believe He will always keep me,Amin!

  • yeremia octavianus says:

    saya senang dgn isi dari artikel ini dan merasa sangat tersentuh oleh artikel ini..biarlah tulisan ini dan tulisan-tulisan yg lainny menjadi berkat bagi orang lain..GBU..

  • beduaco says:

    merendahkan diri itu tidak selalu menguntungkan dan disitulah kita harus belajar bagaimana harus merendahkan diri berkali-kali. Tuhan Yesus pasti menolong kita dan bukan kita lagi tetapi Dialah yang harus semakin besar

  • dammy bin okiong says:

    saya amat tertarik dengan artikel ini. semoga tuhan yesus memberkati anda. TUHAN YESUS merupakan penolong hidup kerana telam menumpahkan daranya ke atas dosa manusia dan menebusnya

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.