Christianity can stand on its own legs. Christ does not need our nervous defense. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Renungan

Menghitung Hari

Submitted by riel on 14/04/2008 – 6:13 AM | 1,557 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 4.17 out of 5)
Loading ... Loading ...

Renungan: Menghitung Hari

12 Ajarilah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Mazmur 90:12
15 Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Efesus 5:15-17

Salah satu penghambat utama (seharusnya tidak menjadi penghambat) yang menghalangi orang untuk beribadah kepada Tuhan dan mendedikasikan hidupnya bagi Tuhan adalah waktu. Banyak dari kita yang berdalih bahwa kita tidak memiliki waktu untuk melakukan kegiatan pelayanan yang Tuhan telah sediakan bagi kita. "Saya sibuk, Tuhan," kita berdalih. Setiap kita memiliki panggilan spesifik untuk melakukan pekerjaan pelayanan. Pelayanan tidak dibatasi oleh tembok-tembok bangunan gereja, denominasi, struktur organisasi ataupun doktrin. Pelayanan bisa berarti membantu tetangga yang sedang kesulitan, melayani rekan kerja, melayani ke pulau terpencil, dan masih banyak lagi. Jadi tidak ada alasan apapun bagi setiap kita untuk tidak melayani.

Namun, sangat disayangkan, terlalu banyak dari kita yang memfokuskan waktu, uang dan tenaga pada perkara-perkara yang kelihatan dan akan lenyap habis dimakan ngengat atau karat dan diambil oleh pencuri. Kita lupa untuk menginvestasikan semua milik kita pada perkara-perkara yang kekal. Kesibukan pekerjaan bahkan kesibukan aktivitas pelayanan membuat kita lupa tujuan sebenarnya kita di dunia ini, mengenal Kristus dan memperkenalkan Kristus.

Agenda yang dipenuhi dengan jadwal pertemuan, rekreaksi, dsb, begitu membelenggu kita hingga kondisi rohani kita yang merupakan aspek penting dalam hidup ini menjadi terbengkalai. Ketika saya berada di tengah-tengah keramaian di antara ratusan orang dalam terminal, stasiun, gedung pencakar langit, airport, saya bertanya, "Adakah mereka memikirkan Tuhan barang sedetikpun? Berpakaian rapi dengan jas berharga mahal, sepatu hitam yang mengkilat, handphone di tangan kiri sambil menjinjing tas yang kelihatannya penuh berisi, saya bertanya dalam hati,"Adakah mereka berpikir tentang Tuhan barang sekejappun?

Kelihatannya mereka bahagia? Tertawa sambil mengisap rokok putih, menyeruput secangkir kopi sambil membicarakan masalah pekerjaan atau bercanda tentang reproduksi manusia. Tampaknya tidak ada yang salah dengan hal itu. Kita berpikir, masih adakah orang-orang yang meluangkan waktunya sedikit saja untuk berbicara tentang Tuhan?

Sinisme jaman ini membuat kita gentar untuk menjadi seorang Kristen yang sungguh-sungguh. Identitas kita di dalam Kristus disembunyikan untuk mendapatkan penerimaan dari orang lain. Benar-benar tindakan yang bodoh. Hari-hari dilalui tanpa pemikiran yang mendalam bahwa Tuhan memberikan kita suatu tugas pelayanan.

Pernahkah kita berhenti dan berpikir sejenak, mengarahkan pandangan ke langit biru nan cerah, melihat awan-awan berbaris dan bergerak perlahan, merenung bahwa ada seorang Pribadi yang telah menentukan bagaimana seharusnya waktu dan hari ini dilalui? Mata yang telanjang tidak dapat melihat menembus langit yang biru itu, tetapi kita tahu, di baliknya ada suatu sistem tata surya yang bergerak dinamis, dengan kecepatan tertentu, dengan waktu tertentu, melakukan perintah dari Sang Pencipta. Bumi mengelilingi matahari dengan kecepatan kurang lebih 107.823 km per jam. Sistem tata surya kita bergerak mengitari pusat galaksi pada kecepatan 788.557 km per jam.

Kenyataan ini membuat kita berpikir dan bertanya, "Adakah waktuku, semua milikku dipersembahkan hanya bagi Tuhan? Adakah aku mau meluangkan waktu untuk mengenal dan berbicara dengan Tuhan? Adakah hari-hariku berkenan di hadapan Tuhan dan mengikuti waktunya Tuhan? Adakah hari-hariku dipenuhi dengan melakukan perintah Tuhan?

Kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu kita, menjalani kehidupan dalam keputusasaan dan kesia-siaan. Semua kita sedang bergerak cepat menuju kekekalan. Tuhan tahu isi hati kita. Dia tahu motivasi kita dalam pekerjaan atau aktivitas kita saat ini. Sudahkah kita memandang segala sesuatu dan melakukan segala sesuatu melalui lensa kekekalan, perkara-perkara yang tidak kelihatan, investasi surgawi?

Ajar kami Tuhan, untuk menghitung hari-hari, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Ajar kami untuk merendahkan diri di bawah kaki-Mu, menyerahkan seluruh hati kami kepada-Mu. Apa yang kumiliki di dunia ini, akan hilang lenyap. Tetapi apa yang kumiliki di surga akan tinggal tetap. Ajar aku Tuhan.

Dalam buku John Mason, "Anda Dilahirkan Orisinil", terdapat rangkaian kata-kata ini…

  • Bilamana pengaruh-pengaruh buruk mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah teman-teman yang benar mendominasi hari anda.
  • Bilamana kebingungan mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah Firman Allah mendominasi hari anda.
  • Bilamana kesepian mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah doa mendominasi hari anda.
  • Bilamana ketakutan mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah tindakan yang benar mendominasi hari anda.
  • Bilamana iri hati mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah memberkati orang-orang lain mendominasi hari anda.
  • Bilamana ketamakan mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah sikap memberi mendominasi hari anda.
  • Bilamana pertengkaran mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah damai mendominasi hari anda.
  • Bilamana pikiran anda mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah Roh mendominasi hari anda.
  • Bilamana masa lalu mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah mimpi-mimpi anda mendominasi hari anda.
  • Bilamana penangguhan mencoba untuk mendominasi hari anda, biarkanlah langkah-langkah kecil mendominasi hari anda.

Popularity: 12% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

6 Comments »

  • Syaloom,
    Sebagai anak-anak yg dikasihi Tuhan maka saya merasa senang dan ingin mendapatkan lebih banyak ttg intisari dan kebenaran dlm firman Allah dlm hidup ini.
    Terima kasih, Haleluyah-Amien.

  • Shallom,
    saya merasa diberkati dengan artikel ini, saat sedang browsing kitapun bisa mendapatkan refleksi firman Tuhan. Keep up the good work.

  • yeni tambunan says:

    Shallommmm,
    saya sangat diberkati dengan artikel.semoga artikel2 seperti ini dapat dikirimkan ke email saya. lebih mudah bagi saya untuk memahaminnya karena penggunaan kata2 sederhana dan mudah dimengerti.
    thx

  • victor says:

    sepertinya hal2 yang brsifat duniawi akan selalu melekat dengan kita, namun bagaimana kita harus bersikap untuk lebih untuk mengutamakan Tuhan. mudag diucapkan tapi sulit untuk dilakukan. artikel menambah semangat bagai mana kita harus bertindak dan mengutamakan Tuhan.GBUs

  • Gideon Hendriawan says:

    Thnks bgt atas artikelnya
    saya merasa bgt diberkati atas artikel ini, saya rindu akan pertumbuhan rohani saya,Tuhan itu baik bgt kasi jwaban disini jga ya. klo bisa kirim dong ke email saya ya..?? saya tunggu lo ya, tima kasih atas berkatnya, Gbu yg buat ini dan yg lgi mbca artikel inii

  • Hendry Kosasih says:

    thanx utk artikelnya.
    saya merasa diberkati dan diingatkan kembali bhw waktu yg saya miliki seharusnya digunakan utk kemuliaan Tuhan.
    GBU

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.