Harapan dan Ketakutan
Tidak ada hal yang paling sulit untuk diatasi selain ketegangan antara harapan dan ketakutan. Menjadi terlalu sensitif membuatmu percaya bahwa pencobaan-pencobaan yang kau hadapi lebih besar daripada kekuatanmu. Engkau tidak tahu seberapa kuat hatimu, dan seberapa jauh Tuhan akan mengujimu. Tuhan melihat segalanya - kedalaman hatimu dan seberapa dalam Dia harus mengujimu.
Belajarlah untuk mengijinkan Dia bekerja di dalammu. Apa yang kau percaya tidak mungkin, mungkin hanya gambaran dari ketakutan dan kecut hatimu. Apa yang kau pikirkan terlalu menekan, mungkin hanya menekan cinta diri sendiri dan egomu - yang memberontak dan menolak agar tidak dimatikan dalam dirimu.
Janganlah takut untuk berdiam diri dengan tenang dalam hadirat Tuhan. Tetapi jangan berpikir bahwa hal ini juga akan membuatmu menjadi dewasa rohani. Engkau tidak bisa menggunakan hadirat Tuhan untuk lari dari kelemahan-kelemahanmu yang harus kau hadapi. Dan jangan biarkan kegiatan rohanimu membuatmu mengabaikan tanggung jawab pekerjaan yang sudah kau miliki. Jadilah tulus, rendah hati, dan bekerja sama dengan mereka yang memiliki otoritas.
Buka hatimu untuk kasih Tuhan dan terimalah kekuatan-Nya. Selama engkau menyerahkan seluruh hati dan rohmu kepada-Nya, berpegang teguh pada kehendak-Nya, dan tidak mengabaikan apa yang Dia minta darimu, engkau tidak akan menyimpang. Ikutilah Tuhan.
Amsal 16:2-4
Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati. Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Efesus 6:10-11
Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis;
Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh : UnitedFool.com
Jika Anda menyukai artikel ini, silakan beri komentar atau berlangganan rss-feed untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru UF di aplikasi feed reader Anda.
Comments
Ketika kita fokus kepada ketakutan kita maka kita tidak akan melihat harapan yang sebenarnya sudah ada didepan kita. ketika rencana kita tidak sesuai dengan apa yang terjadi maka sering sekali harapan kita, kita katakan tidak ada lagi jalan keluar. Tapi sebenarnya didalam ketakutan dan harapan Allah mengajar kita untuk semakin bergantung kepadaNya, melalui ketakutan dan harapan itu kita semakin bisa bertumbuh didalam pengenalan akan kasihNya. Terimakasih untuk artikelnya.



(2 votes, average: 3.5 out of 5)


Saya percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan kita melangkah tanpa penyertaan Nya walaupun kita tidak meminta . Dia selalu mengasihi kita tanpa batas .Tetapi kita sering tidak memberi ruang bagi -Nya untuk membantu kita kerena menurut kita semua bisa kita lakukan. Pada hasilnya yang kita peroleh adalah sia sia yang justru melahirkan ketakutan dan semakin jauh meningggalkan Sang pencipta.dengan adananya artikel ini sya sangat berterima kasih karena telah dirubah pola pandang saya kembali kejalan yang benar , Terlebih Kasih yesus yang selalu menaungi untuk mengajarku kembali kepadanya . once more againt i say thank you.