The moral relation between words and deeds appears quite plainly in the life and teachings of Christ. He did before He spoke and the doing gave validity to the speaking. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Daily Life

Ayah Susan Meninggal dengan Tenang

Submitted by riel on 18/08/2006 – 4:16 PM | 311 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Kabar tentang sakitnya ayah dari sahabat UF bernama Christa Susan (isteri dari Yusak) sudah tersiar sejak beberapa minggu yang lalu. Sang ayah diagnosa menderita kanker paru-paru yang cukup parah. Penyakitnya ini baru diketahui setelah sel-sel kanker sudah menggerogoti organ-organ tubuhnya. Beberapa hari yang lalu, saya mendapat sms yang mengabarkan kalau ayahnya masuk ke rumah sakit dengan tekanan darah 230, dua kali lipat dari tekanan darah normal. Kabar ini seakan menyiratkan bahwa waktunya tidak lama lagi. Akhirnya, ayahnya meminta pulang dari rumah sakit berharap meninggal dengan tenang di rumahnya di daerah Komplek BPPT, Kebon Jeruk.

Kira-kira pukul 23.00, 17 Agustus, ayahnya menghembuskan nafas terakhir disaksikan isteri, anak-anak dan keluarga terdekatnya. Mendengar kabar ini, esok paginya (18/8) saya dan Dhe bersama teman-teman lainnya segera datang ke sana. Di rumahnya, saya melihat wajah seorang ayah yang terbujur kaku dengan senyum tenang di bibirnya. Di belakang peti matinya terbentang jendela yang memantulkan cahaya cerah matahari menerpa daun-daun pohon yang ditanam di pekarangan rumah.

Kesedihan memang memenuhi atmosfir ruangan rumah itu. Namun, di sisi lain, ada suatu keyakinan bahwa orang percaya yang telah meninggal dunia justru diperhitungkan sebagai keberuntungan. Sama seperti yang Paulus katakan dalam rangkaian perjalanan pelayanannya yang kerap kali mendera tubuh dan jiwanya, bahwa hidup dan mati adalah sebuah keuntungan di dalam Kristus.

Untuk segala sesuatu dalam hidup manusia ada waktunya. Kali ini, sahabat kita mengalami masa berkabung kehilangan orang dicintainya. Kiranya Tuhan memberikan kekuatan, ketabahan, dan iman untuk menyongsong hidup yang penuh harapan. Ibarat cerahnya sinar matahari yang masuk lewat jendela rumah itu, begitulah hidup orang percaya yang menaruh harapan kepada-Nya. Cerahnya hari adalah cerahnya hidup orang percaya.

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.