Home » Books CS Lewis, Rasul Bagi Kaum Skeptis – Bag. 4
Submitted by riel on 18/01/2006 2:50 PM | 278 views 
Loading ...
Dalam menelusuri karya dan sumbangan C.S. Lewis, pencapaian terbesarnya tidak lain adalah dalam kampus kehidupan itu sendiri. Pada saat peradaban Barat modern tergelincir ke dalam era “pasca-Kristen”, Lewis dengan berani menantang pemikiran yang berkembang di balik modernisme dan teologia liberal.
David Barrat menggambarkan pencapaian tersebut sebagai kemampuan untuk “membawa kebenaran lama dan memberinya relevansi dan vitalitas baru di tengah zaman sekuler, serta menantang sikap puas diri yang tengah berkembang….” Kekristenan Ortodoks sedang mundur pada saat Lewis bertobat — digempur baik oleh teologia liberal maupun skeptisme ilmiah dan sekuler.
Ketika ia meninggal dunia pada tahun 1953, Gereja Kristen di Inggris, dan terlebih lagi di Amerika Serikat, sedang memasuki suatu masa pembaruan. Orang-orang Kristen bermunculan dari “tempat persembunyian” mereka dengan keyakinan dan pengharapan yang baru. Harus diakui, hal ini sebagian didorong oleh apa yang dikerjakan C.S. Lewis.
Tidak banyak orang yang mempengaruhi dunia seperti C.S. Lewis. Lebih dari lima puluh karyanya telah membuka pikiran dan imajinasi banyak orang. Sampai saat ini, buku-buku Lewis terjual lebih dari dua juta eksemplar setiap tahunnya — separuhnya dari The Chronicles of Narnia yang ditulis untuk anak-anak itu. *
* Arie Saptaji, penulis Let’s Go Into Narnia: Mengenal Lebih Dekat Dunia Ajaib C.S. Lewis (Gradien, Juli 2005) & 4 buku lain. Situs: http://www.geocities.com/denmasmarto/
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait