« « Wayback Machine UnitedFool.com       |       Pergi untuk Kembali » »

Hujan

Bulan Desember, Jakarta mulai sering diguyur hujan. Saban hari, biasanya siang menjelang petang, langit mendung menjatuhkan air, kadang rintik-rintik, kadang deras disertai angin kencang. Aroma tanah yang basah menyeruak membangkitkan kesan menyegarkan.

Bagiku, setiap kali menyaksikan hujan turun, itu pertanda harapan. Meski hidup ini sedang dirudung masalah, pasti ada jalan keluarnya. Hujan adalah gambaran keindahan, keajaiban dan kehadiran Tuhan yang menyatakan, “Aku masih ada untukmu hingga saat ini.” Aku bersyukur akan kehadiran-Nya lewat hujan.

Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Roma 1:19-20


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Print Artikel Ini Print Artikel Ini

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan beri komentar atau berlangganan rss-feed untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru UF di aplikasi feed reader Anda.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)