Buku Leo Tolstoy ‘Kebangkitan’
Tadi sore sepulang gereja, saya dan Doan (adik saya) berencana mampir ke Pameran Buku ‘Indonesia Book Fair 2005′ yang diadakan di JCC. Tapi saya mengurungkan niat karena melihat cuaca mendung dan badan sedikit lelah. Dalam perjalanan pulang dalam Mikrolet M44, adik saya malah mengajak mampir ke Toko Buku Gramedia Matraman. Saya enggan juga menerima ajakannya karena cuaca mendung. “Kalo sampe Stasiun Tebet nggak hujan, kita ke Gramedia,” kata adik saya ambil jalan kompromi.
Berhubung hujan belum juga turun setelah kami melewati Stasiun Tebet, kami akhirnya ke Gramedia. Kami berdua memang sama-sama pecandu buku. Boleh dibilang rumah kedua kami adalah toko buku. Kalau memang ada buku yang bagus, entah dari mana uangnya, buku itu harus dibeli. Bahkan saya bermimpi punya rumah di mana di dalamnya ada satu ruangan khusus membaca. Di sana terdapat berbagai koleksi buku dengan rak-rak yang tersusun rapi.
Setelah berkeliling kesana kemari, saya mencomot beberapa buku dan satu majalah Computer Easy Edisi Khusus Oktober 2005. Diantara buku-buku yang saya beli itu, ada satu buku yang membuat saya kian bersemangat hari ini. KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) menerbitkan buku Leo Tolstoy berjudul Kebangkitan (dalam bahasa Inggris: Resurrection). Buku ini adalah satu di antara tiga karya puncak Tolstoy selain Perang dan Damai (War and Peace) dan Anna Karenina.
Novel yang diterjemahkan langsung dari bahasa Rusia ini bercerita tentang usaha bangsawan Nekhlyudov menebus dosanya terhadap Katyusha, gadis desa yang ia tinggalkan saat mengandung darah dagingnya. Setelah berpisah selama delapan belas tahun, mereka bertemu di pengadilan. Nekhlyudov sebagai anggota juri dan Katyusha sebagai pelacur yang dituduh membunuh.
Ikhtiar Nekhlyudov membantu gadis tak bersalah itu bebas dari tuduhan, membimbingnya menemukan jalan hidup yang sama sekali berlawanan, dari kehidupan bangsawan yang bermegah-megah menuju kehidupan yang penuh cinta-kasih murni terhadap sesama. Kebangkitan ditulis oleh Tolstoy selama sepuluh tahun, dua kali lebih lama daripada ketika ia menulis Anna Karenina.
Bagi penggemar karya-karya Leo Tolstoy, ini kabar gembira buat kita. Buku setebal 566 halaman ini dijual seharga Rp 65.000. Buku berkualitas dengan harga yang reasonable. Sobat UF jangan lupa membeli buku ini untuk mengisi waktu di hari Libur Natal dan Tahun Baru nanti. Selamat membaca dan terinspirasi.
Jika Anda menyukai artikel ini, silakan beri komentar atau berlangganan rss-feed untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru UF di aplikasi feed reader Anda.
Comments
Saya mau nanya neeh?
Anna Karenina & War and Peace udaha ada yang berbahasa indonesia belum,
kalau udah ada diterbitkan penerbit apa?
trus belinya dimana?
Thanks
kayanya blm ada.. aku pernah lihat di TB Gramed, masih pake bhs Inggris aja yg kuno gt.. aku beli sih (soale murah) tp sampe sekarang blm pernah aku buka hehehe…





must have nih kayanya Riel.. thxx infonya..