Home » Tips & Thoughts Kaitan antara Membaca dengan Menulis
Submitted by riel on 29/04/2005 8:35 AM | 362 views 
Loading ...
Hingga saat ini, saya termasuk orang yang tetap yakin bahwa semua orang bisa menulis. Tapi mengapa banyak yang merasa tidak bisa
dan malas menulis?
Katanya sih, bisa disebabkan oleh lingkungan tempat ia dibesarkan/bergaul. Lingkungannya memang tidak biasa dalam budaya membaca dan menulis.
Hari ini, saya dapat sedikit pemahaman mengapa orang malas menulis. Menurut seorang peneliti bernama Stephen D. Krashen -
dalam bukunya yang didasarkan oleh sebuah penelitian berjudul The Power of Reading: Insights from the Research (1993) – kaitan menulis dengan membaca itu sangatlah erat.
Meningkatkan kualitas menulis tidak cukup hanya dengan berlatih menulis. Kualitas sebuah tulisan akan meningkat pesat apabila, selain berlatih menulis, si penulis itu juga banyak membaca beragam buku. Gaya tulis dan gaya ungkap berbahasa tulis akan menjadi sangat kaya, mengalir, dan tidak kaku apabila si penulis banyak memasukkan idiom, istilah, frasa, atau apa pun yang berkaitan dengan bahasa, dengan menempuh jalan membaca.
Kalau boleh saya simpulkan, relasi antara membaca dan menulis menjadi seperti ini, "Lebih sulit mengajak orang yang malas membaca untuk menulis dibandingkan orang yang suka membaca. Orang yang suka membaca pasti suka/ingin menulis. Orang yang malas membaca pasti susah (bukannya tidak bisa) untuk menulis. Kalau ingin menulis dengan baik, banyaklah membaca. " Gimana, ada yang setuju dan tidak setuju dengan premis ini?
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.