Seorang skeptis adalah orang yang, bila melihat tulisan tangan di dinding, menyatakan bahwa itu adalah pemalsuan.
Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah.” Mazmur 14:1
Gordon Liddy, seorang ajudan Gedung Putih pada masa jabatan Nixon, adalah murid dari filsuf Jerman, Nietzche. Nietzche mengajarkan bahwa kehendak manusialah yang paling penting, bukan kehendak Tuhan. Sebagai seorang manusia dengan kemauan baja, Liddy merasa tidak membutuhkan Tuhan.
Setelah menjalani hukuman penjara empat tahun karena peran sertanya dalam skandal Watergate, Liddy memperbaharui persahabatannya dengan beberapa mantan kolega FBI, yang memintanya untuk bergabung dalam studi Alkitab mereka.
la bersedia, dengan satu syarat: "Tolong jangan berusaha membuatku menjadi Kristen." Tentu saja, hal-hal tidak berjalan seperti yang diharapkan Liddy. la bersedia membaca Alkitab sebagai sebuah dokumen sejarah, namun sikap sahabat-sahabatnya terhadap Alkitab membuatnya mencermati Alkitab lebih jauh.
la mulai berpikir tentang Tuhan. Jika Tuhan tak terbatas dan kita terbatas, pikirnya, bagaimana kita dapat memahami Dia? Liddy berpikir, Tuhan harus berkomunikasi denganku. Lalu ia menyadari, Alkitab adalah komunikasi Tuhan.
Masih saja, ia membantah, kita tak akan pernah dapat layak di hadapan Tuhan. Dan sekali lagi, ia disambar petir: Tuhan mengirimkan Putra-Nya untuk membuat kita layak (oleh penyaliban dan kebangkitan-Nya), dan agar berlangsung dialog terus-menerus antara Tuhan dan manusia. Liddy tiba-tiba merasakan kebutuhan akan Tuhan dan ia menerima Kristus.
Tuhan jelas hidup. Pertanyaannya adalah: Apakah Tuhan hidup dalam Anda hari ini?
Sumber: Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Semua Orang.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.