« « Tuhan di Depan       |       Syukuri Pemberian Tuhan » »

Misteri Seseorang

Keberhasilan tidaklah diukur dari posisi yang telah dicapai seseorang dalam kehidupan melainkan dari rintangan-rintangan yang diatasinya saat berusaha untuk berhasil.
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Yakobus 1:12

Dalam sebuah perjalanan di Israel, seorang turis takjub saat mendengar seorang pemuda Yahudi menyebutkan silsilah keluarganya selama empat belas generasi.

la berpikir tentang garis keturunan keluarganya sendiri, dan menyadari bahwa ia hanya dapat menelusuri silsilahnya sampai lima generasi sebelumnya. la menyimpulkan, "Tuhan adalah satu-satunya yang mengetahui awal dari akhirku."

Itu berlaku pada semua orang. Tak seorangpun mengetahui sepenuhnya apa yang dialami orang lain dalam awal kehidupannya, atau pengaruh-pengaruh genetik apa yang terdapat dalam kehidupan seseorang karena perilaku orangtuanya dan leluhur lainnya. Sebagian dari setiap orang akan selalu tetap merupakan misteri, hanya diketahui oleh Tuhan.

Jangan mencari kesalahan orang yang timpang
Atau tersandung-sandung di sepanjang jalan kehidupan,
Kecuali engkau sudah mengenakan sepatu yang dipakainya,
Atau menanggung beban yang dipikulnya.
Mungkin ada paku dalam sepatunya yang melukai kakinya,
Meski tersembunyi dari pandanganmu,
Beban yang ditanggungnya, bila kaupikul di punggungmu
Mungkin ‘ kan membuatmu tersandung pula.
Jangan terlalu keras pada orang yang melakukan kesalahan,
Atau melempari dia dengan kayu atau batu,
Kecuali engkau yakinya, sangat yakin,
Bahwa kau sendiri tak punya kesalahan.

Sumber: Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Semua Orang.


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Print Artikel Ini Print Artikel Ini

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan beri komentar atau berlangganan rss-feed untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru UF di aplikasi feed reader Anda.

Comments

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.