« « Internal Bukan Eksternal       |       Misteri Seseorang » »

Tuhan di Depan

Tindakan iman terbesar adalah bila manusia memutuskan bahwa ia bukanlah Tuhan.
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Mazmur 100:3

James Hewett menulis, saat saya mengenali Kuasa yang Lebih Tinggi ini, kehidupan rasanya seakan-akan menaiki sepeda, bukan sepeda biasa, melainkan sepeda tandem.

Tuhan ada di belakang membantu saya mengayuh. Saya tidak tahu kapan tepatnya la menyarankan agar kami bertukar tempat, namun kehidupan tidak sama lagi sejak itu. Saat la mengambil alih pimpinan, saya hanya perlu berpegangan! la tahu jalan-jalan yang enak, mendaki gunung dan melewati tempat-tempat berbatu - dengan kecepatan yang sangat berbahaya.

"Saya cemas dan gelisah dan bertanya, ‘Ke mana Engkau hendak membawaku?’ la tertawa dan tidak menjawab, dan saya mulai belajar percaya. Saya melupakan kehidupan saya yang membosankan dan masuk dalam petualangan.

Saat saya berkata, ‘Aku takut,’ la mendoyongkan tubuhnya ke belakang dan menyentuh tangan saya. la membawa saya kepada orang-orang yang diberi-Nya hadiah… penyembuhan, penerimaan, dan sukacita.

Mereka memberi saya hadiah untuk dibawa dalam perjalanan saya, perjalanan kami, perjalanan Tuhan dan saya. Dan kami melaju lagi. la berkata, ‘Berikan hadiah-hadiah itu kepada orang lain; itu bagasi ekstra, terlalu berat.’ Jadi saya melakukannya, kepada orang-orang yang kami jumpai, dan saya mendapati bahwa dalam memberi saya menerima.

Mulanya saya tldak percaya kepada-Nya untuk mengendalikan kehidupan saya. Saya pikir la akan menghancurkannya, tetapi la mengetahui rahasia-rahasia bersepeda - tahu bagaimana membuatnya miring untuk melewati tikungan tajam, menghindari batu-batu besar, dan melaju dengan kecepatan tinggi melewati jalan-jalan menakutkan.

Saya mulai menikmati pemandangan dan angin sepoi-sepoi sejuk di wajah saya bersama Sahabat setia saya yang menyenangkan.” Hari ini, biarlah Tuhan yang duduk di depan. Nikmati saja perjalanan Anda!

Sumber: Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Semua Orang.


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Print Artikel Ini Print Artikel Ini

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan beri komentar atau berlangganan rss-feed untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru UF di aplikasi feed reader Anda.

Comments

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.