Home » Karakter Beri Pujian dan Dukungan
Submitted by riel on 02/11/2004 10:21 AM | 168 views 
Loading ...
Anda tidak memimpin dengan memukuli kepala orang-orang – itu penyerangan, bukan kepemimpinan.
Sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar. 2 Timotius 2:24
Ada sebuah fabel yang mengisahkan tentang percekcokan antara Angin Utara dengan
Matahari tentang siapa yang lebih kuat. Akhirnya mereka setuju untuk menyelesaikan
argumen mereka dengan pertaruhan ini: yang pertama menyebabkan seorang musafir
melepaskan pakaiannya dialah yang menang.
Angin Utara mendengus dan menghembus dan meniup dengan sekuat tenaga, namun
semakin ia meniup, semakin rapat si musafir membungkus tubuhnya dengan jubahnya.
Akhirnya Angin Utara menyerah dan Matahari masuk untuk mengambil giliran.
Dengan gembira Matahari bersinar dengan segenap kehangatannya. Saat pancaran
cahayanya menghangatkan si musafir, ia menanggalkan bajunya mula-mula satu
dan kemudian berikutnya. Akhirnya, hampir tak tahan merasakan panas yang menyengat,
ia sepenuhnya telanjang dan menceburkan diri ke dalam sebuah sungai untuk
menyejukkan dan mendinginkan tubuh dengan berenang.
Matahari berpaling kepada Angin Utara dan berkata, "Bujukan lebih baik
daripada paksaan." Kritik dan ucapan-ucapan kasar dapat mengubah hati
yang hangat menjadi dingin. Pemberontakan lebih mungkin merupakan akibat daripada
perbuatan yang meningkat. Kontras dengan itu, pujian dan dorongan menghangatkan
hati. Orang yang merasa dihargai tidak saja mengikuti si pemimpin yang memberikan
pujian, namun juga membuahkan hasil yang lebih baik.
Sumber: Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Pemimpin.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.