Orang yang lemah percaya pada nasih baik, orang yang kuat percaya pada sebab dan akibat.
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Galatia 6:7
Alkisah ada seorang petani yang memberi tahu temannya bahwa ia memutuskan tidak
perlu bekerja lagi. "Tuhan akan melakukannya untukku," kata orang
itu.
"Oh, benarkah?" kata temannya. "Apa yang membuatmu berpikir
begitu?"
"Yah," kata si petani, "Apa kamu ingat gudang tua yang dulu
kumiliki? Aku bermaksud merubuhkannya sejak bertahun-tahun yang lalu tapi
petir menyambarnya bulan kemarin dan membakarnya habis dan angin datang dan
meniup semua abunya."
"Dan berdasarkan itu, kamu akan membiarkan Tuhan melakukan semua pekerjaanmu?"
tanya temannya.
"Oh, tidak," lanjut si petani. "Minggu lalu istriku memintaku
mencuci mobil kami, tetapi hujan badai yang deras turun sebelum aku sempat
melakukannya dan hujan mencuci bersih mobil itu."
Temannya menggeleng-gelengkan kepala tak percaya dan sebelum ia sempat mengucapkan
apa-apa lagi, si petani bertanya, "Kamu tahu tidak apa yang kulakukan
di sini di serambi rumahku sekarang ini?"
Temannya berkata, "Tidak, apa?"
Si petani menjawab, " Aku menunggu gempa bumi mengguncangkan tanaman
kentangku keluar dari dari tanah!"
Jangan mengharapkan Tuhan melakukan apa yang telah la kuatkan dan mampukan
untuk Anda lakukan.
Sumber: Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Pemimpin.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.