Unless the sinner is willing to reform his way of living he will never know the inward experience of regeneration. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Kliping

Seks Pranikah? “No Way”!

Submitted by riel on 15/07/2004 – 10:12 AM | 3,500 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Di dalam suasana kebebasan informasi seperti yang kita alami sekarang ini,
di antara kita dapat dipastikan sudah pernah atau bahkan sering mendengar
istilah pergaulan bebas, seks bebas, seks pranikah, hamil di luar nikah, aborsi,
dan lain-lain. Informasi semacam itu, misalnya, bisa kita dapatkan di media
massa dan lainnya.

Istilah-istilah tersebut juga rasanya akrab di telinga kita karena yang demikian
tidak jarang juga terjadi di lingkungan kita. Kita yang masih remaja ini memang
menjadi perhatian banyak pihak. Tapi, jeleknya kadang kita hanya dijadikan
obyek saja. Dan kita sendiri pun kadang kurang waspada terhadap informasi
yang kita terima. Apakah itu informasi yang positif bagi kita atau justru
informasi yang bakal menjerumuskan kita. Dalam kondisi seperti itu, udah barang
tentu kita enggak bisa hanya menyalahkan lingkungan sosial kita. Yang lebih
dibutuhkan enggak lain adalah sikap waspada dari kita sendiri untuk tidak
terpengaruh dengan informasi yang negatif tersebut.

Banyak faktor

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya aktivitas seks pranikah. Ada yang
bisa kita kategorikan sebagai faktor internal, yaitu karena hal-hal yang datang
dari dalam, tetapi juga ada faktor eksternal, yaitu dari luar diri yang bersangkutan.
Faktor luar, misalnya, karena pengaruh berbagai informasi yang salah dan bahkan
dapat menyesatkan berkenaan dengan kesehatan reproduksi dan seksual. Biasanya
informasi itu diperoleh dari teman yang tidak memiliki pemahaman yang benar
tentang kesehatan reproduksi dan seksual. Juga bisa diperoleh dari berbagai
media seperti VCD ataupun buku-buku yang dikategorikan porno, termasuk berbagai
tayangan acara di TV yang semakin vulgar saja belakangan ini. Contoh lain
dari faktor luar adalah adanya kesempatan yang dapat mendorong untuk melakukan
hubungan seksual.

Faktor internal

Lalu, bagaimana dengan faktor internal? Seperti yang sering diungkapkan dalam
Curhat ini, kita sebagai remaja tuh sedang mengalami masa yang disebut dengan
"pubertas". Pada gilirannya, kita juga mengalami berbagai perubahan
secara fisik, psikologis, dan sosial. Perubahan itu terjadi karena mulai aktifnya
hormon seks dalam tubuh kita. Bagi yang cowok, hormon seksnya disebut testosteron,
diproduksi secara terus-menerus oleh testis. Sedangkan hormon seks cewek adalah
estrogen dan progesteron, diproduksi dalam ovarium secara bersiklus. Hormon
seks inilah yang menimbulkan ciri seksual sekunder dan mengakibatkan timbulnya
dorongan seksual dalam diri kita.

Hormon seks tersebut dapat sangat besar pengaruhnya dalam menimbulkan dorongan
seksual karena hormon seksual itu baru saja aktif berfungsi secara optimal.
Namun, pada sisi lain kadar hormon ini sering kali belum stabil. Karena itu,
dorongan seksual ini sebenarnya tumbuh secara alami. Dari peristiwa inilah
lalu mulai timbul perilaku seksual, yaitu tindakan atau perbuatan yang dilakukan
yang didasari dengan dorongan seksual, antara lain untuk memuaskan hasrat
seksual. Salah satu perilaku seksual tersebut yaitu berhubungan seks sebelum
menikah.

Akan tetapi, apa pun alasannya, sebisa mungkin deh kita hindari hubungan
seks sebelum menikah. Ada segambreng faktor yang menyebabkan kita tidak boleh
melakukan hubungan seks sebelum menikah. Misalnya karena alasan agama, norma,
budaya, bahkan alasan psikologis. Efek melakukan hubungan seks sebelum menikah
itu berupa tekanan maupun gangguan yang bisa tidak saja kita alami, tetapi
juga dialami oleh pasangan kita.

Akibat

Ada beberapa akibat yang bakal dirasakan bagi yang melakukan hubungan seks
sebelum menikah. Misalnya, rasa bersalah maupun takut karena mendapatkan cemooh
dari masyarakat ataupun hujatan dari keluarga, merasa melanggar norma agama,
kehilangan keperawanan (bagi cewek), sanksi hukum jika itu melibatkan orang-orang
yang di bawah umur, khawatir si cowok tidak mau menikahi atau bertanggung
jawab.

Dengan berbagai perasaan salah dan takut seperti itu, bukan enggak mungkin
nantinya bisa menjadikan diri kita tidak sehat sosial maupun psikologis. Apalagi
jika yang bersangkutan kemudian hamil sebelum menikah, terpaksa menikah, atau
malah melakukan pengguguran kandungannya. Semuanya itu tentu memiliki risiko.

Pengaruh negatif dari hubungan seks sebelum menikah itu tidak saja berhenti
sampai sebelum menikah. Ketika akhirnya menikah pun, bukan enggak mungkin
pengaruh tersebut akan terbawa-bawa. Sebut aja karena pengaruh trauma yang
dialami cewek, kepuasan dalam hubungan seksual dengan suaminya jadi berkurang.
Begitu pun dengan kemungkinan terjadinya perselingkuhan hubungan seksual di
luar nikah dan sebagainya.

Seorang ahli pernah bilang bahwa hubungan seks sebelum menikah selalu membawa
gangguan psikologis dan penyesalan yang berkepanjangan. Memang sih, rasa nyesal,
kecewa, maupun akibat psikologis lainnya yang berkenaan dengan hubungan seks
sebelum menikah ini kadang juga bisa sangat tergantung dari pandangan individu,
bahkan juga kelompok sosialnya tentang hal tersebut. Misalnya, jika perilaku
hubungan seks sebelum menikah itu mengakibatkan konflik terbuka dengan masyarakatnya,
maka pengaruhnya dapat menjadi sangat serius. Seperti akan muncul gangguan
psikologis seperti rasa malu, hina, putus asa, bahkan kadang sampai terjadi
percobaan bunuh diri.

Nah, tekanan dan gangguan seperti yang disebut-sebut diatas ujung-ujungnya
dapat menimbulkan gangguan fungsi seksual seperti impotensi, vaginismus, disparenia,
frigiditas, anorgasmus, dan ejakulasi dini, yang bisa berlanjut sampai masa
pernikahan.

Berikut beberapa gangguan seksual yang dapat dialami oleh cowok dan cewek,
seperti disebutkan di atas.

Gangguan pada Cowok:

Impotensi: Jika itu yang terjadi sebagai akibat dari faktor psikologis, maka
gangguan itu muncul misalnya karena perasaan khawatir yang berlebih-lebihan,
takut kalau ceweknya hamil, dan lain-lain.

Jika cowok mendapatkan ejakulasi sebelum terjadi atau beberapa detik setelah
penetrasi, ini misalnya dapat terjadi karena rasa cemas akibat takut dosa
atau ketahuan orang lain, dan lain-lain.

Gangguan pada Cewek:

Frigiditas: Kelainan yang mengakibatkan perempuan tidak atau kurang mempunyai
gairah seksual. Ini misalnya bisa terjadi karena hubungan psikologis seperti
cewek tidak senang dengan pasangan seksualnya, perasaan malu, takut atau perasaan
bersalah, di samping bisa juga karena faktor organik.

Anorgasmus: Tidak tercapainya orgasme/kepuasan ketika berhubungan seks ini
bisa terjadi misalnya cewek mengalami frigiditas, atau juga karena gangguan
dan tekanan psikologis akibat hubungan seks sebelum menikah.

Vaginismus: Kejang dari 1/3 bagian bawah otot vagina. Ini bisa karena cewek
memiliki pengalaman buruk pada hubungan seks sebelum nikah.

Disparenia: perasaan sakit yang timbul pada saat melakukan hubungan seksual.

YAHYA MA’SHUM & WIDYANDANA PKBI Pusat/PKBI Yogyakarta (Dari Berbagai
Sumber Bacaan)

Sumber: Kompas, Jumat, 09 Juli 2004

Popularity: 4% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

25 Comments »

  • doniye says:

    Sudah jelas dong bagi umat kristen 100 % sudah melakukan seks bebas…. !!! karena faktor penyebabya adalah :
    1. kitabnya (ijil) bukan kitab suci lagi karena tercampur tangan orang (bukan firman TUHAN yg asli) alias terkontamisasi oleh napsu2 kotor manusia. jadi didunia ini yg boleh di sebut kitab suci cuma milik orang2 islam (alqur’an).
    2. kitab suci harusnya berbicara hal2 yg suci dong bukan menceritakan hal2 porno dan pulgar seperti menceritakan hubungan insect antara nabi …. dengan kedua anaknya.. yg lebih geli lagi masa sih nabi musa berkelahi sama TUHAN dan di menangkan oleh nabi musa …hihihihii ini baru lucu…!!!
    3. orang kristen kalo pacaran dan tidur serumah orang tuanya umumnya nggak marah yg pentingkan bertanggung jawab dan nanti tuhan yesus akan menanggung dosa kedua anak manusia yg berzinah … betul nggak…???
    4. trus kalo mau sembahyang ke gereja pakaian wanitanya yg porno2 (you can see) gak masalah, karena di agama kristen nggak ada aturan tentang aurat… !!! (padahal gereja kan tempat sakral).
    5. pendeta, fastor dan suster nggak boleh kawin (calibat) padahal dia manusia biasa dan punya napsu seks terhadap lawan jenis. makanya sudah tersiar kabar bahwa fastor dan suster terlibat sex affair…. gimana umatnya dong..??? wong pemimpin agamanya aja melakukan seks bebas jadi umatnya pasti meniru.. tul gak…???

    ya cuma itu aja dulu deh.. karena itu semua pencetus seks bebas….

    padahal masih banyak lagi tapi itu sudah cukup mewakili.

  • Idih says:

    Eh Doniye ngomong2 soal Adam sama Hawa itu khan cuman dua org khan? di Al Quran juga khan? trus punya anak, trus anaknya kawin ama anak siapa dong biar ada cucunya.. trus cucunya kawin ama siapa lagi biar ada keturunannya lagi? berarti itu khan udah incest.. brarti gua loe dan semua org itu keturunan inces donk.. jelasin deh itu pake otak.. Trus Nabi loe itu Muhammad dapet Al Quran langsung dari siapa? emang yg nulis siapa? klo ga ada yg nulis kok bisa ada tuh buku, klo ada yg nulis apa gak terkontaminasi manusia juga tuh buku? trus ada saksi ga klo itu langsung dikasi dari allah kamu? klo gak ada saksi gua juga bisa nulis buku, tinggal nyontek dari Taurat ma Alkitab trus gua tambah-tambahin dikit.., trus gua bilang dapet ilham dari Tuhan.. jadi Nabi dong gua.. Klo loe cuman pake otak sampe jebol loe ngejelasin kitab suci loe juga gak bakal bisa.. males ah ngomong ma loe.

  • iblis says:

    Doniye..doniye..doniye..teruskan menghujat umat agama lain..agar agama lain menghujat umat agamamu..lalu kamu-kamu jadilah pengikutku yang setia..huahahahaha…Donneeee.. eh, Doniye..masih ada umat budha, hindu dll yang masih menyembah berhala, eh patung..dihujat dong, ntar mereka panas lalu balik menghujat kamu, lalu pengikutku semuakin buanyak….hahahaha…lalu kamu aku beri mahkota kebesaranku..mahkota bercula…hua..hua..haahahaha *iblis* call me *ye’ib*

  • doniye says:

    idih… emang kamu malu-maluin… dasar gak pakek otak….!!!!!

    Al-qur’an itu firman TUHAN dan TUHAN berjanji dia akan menjaganya lewat orang2 yg hafiz Al-qur’an (hafal diluar kepala sebanyak 30 juz) bayangin..????? apa ada manusia kristen yang hafal inzil diluar kepala seluruh isi kitabnya ??? padahal inzil berbahasa indonesia udah ada, sedankan Al’quran berbahasa arab tapi orang dari negara mana aja bisa hafal Al’quran diluar kepala dari ayat pertama sampe ayat terakhir…??? nah itulah mukjijat Al’quran bagi orang islam. Hafiz Al’quran hafal kata2 dalam Al’quran baik panjang dan pendeknya kalimat pun kalo orang yg hafiz qur’an dia tahu letak kesalahan orang yg membacanya….
    bayangkan dari segi bahasa dan sastra alqur’an di akui oleh semua ahli apabila segi hukum..??? dulu muhamad bilang bumi ini bundar… tapi abad pertengahan orang kristen ngomong bumi ini datar dan bumi adalah pusat galaksi bahkan gereja membunuh para ilmuan yg menyatakan bahwa matahari tempat edarnya bumi… (galileo galilei) al’quran dari segi ilmu dan saint boleh dibuktikan sepanjang zaman… bung idih malu-maluin lu…!!!

    Bahkan Allah menantang umat manusia disuruh besekutu jin dan manusia diseluruh bumi ini dan membuat satu saja ayat Al’quran pasti tidak ada yg bisa…!!!!!!!! tapi ternyata umat kristen para pastornya merubah inzil… hiiiiiii takut…!!!!! kok malah di bilang kitab suci..????

    bahkan nabi muhamad diakui oleh dunia dan merupakan orang nomor satu diurutan orang2 yg membuat perubahan di dunia ini… (thomas hurts)

    “Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan, tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS. Al-’Ankabuut: 49)

  • tuan yesus says:

    idih… ini ada artikel dari ahmed deedat baca ya :

    INJIL: BUNGA RAMPAI INCEST (PERZINAHAN)

    Pada umumnya pembaca akan kaget mendapatkan judul seperti itu di dalam sebuah kitab yang diatributkan kepada Tuhan. Anda harus membacanya sendiri agar dapat percaya. Pembaca dengan cepat mengacu ke halaman 13 untuk merasakan lebih dahulu bagian yang paling senonoh dari “Combat Kit”. Di awal halaman terdapat definisi dari Kamus New Collins (New Collins Dictionary).

    INCEST: “Hubungan seksual antara 2 orang yang mempunyai hubungan yang sangat dekat.” Kamus Oxford menambahkan kalimat – “Untuk menikah.”

    Pada hari Miriggu pagi, ketika sedang meneliti hal ini, saya dikunjungi oleh dua orang penginjil keliling. Mereka datang untuk memberi saya solusi dalam mengatasi masalah dunia dari Injil yang “Suci”. Saya mengalihkan pembicaraan, dan memberitahukan mereka bahwa saya hampir menyelesaikan tulisan tentang bunga rampai “Incest”. Saya bertanya, “Apakah mereka merigetahui arti kata tersebut?” Mereka mengatakan bahwa mereka mengetahui. Saya menjelaskan arti kata tersebut kepada mereka. Yaitu tentang hubungan seksual antara … Ayah dan anak perempuannya, antara anak laki-laki dan ibunya, antara ayah dan menantu perempuannya, antara kakak dan adik.

    Saya menanyakan apa yang akan mereka katakan jika setelah esai tentang masalah tersebut selesai, saya memberikannya kepada adik atau anak perempuan mereka yang masih muda untuk membacanya. Mereka berdua bereaksi dengan mengatakan akan menahan saya!

    Saya bertanya mengapa? Mereka mengatakan bahwa perbuatan saya memberikan buku yang mesum, kotor dan tidak bermoral kepada orang yang mereka cintai adalah sebuah serangan terhadap kesucian mereka. Saya mengatakan tidak akan menyalahkan mereka atas reaksi keras tersebut. Tetapi bagaimana jika ajaran mesum dan perzinahan yang tidak bermoral tersebut diambil dari yang dinamakan “Kitab Tuhan”, kitab suci Injil. “Tidak mungkin”, mereka berseru dengan marah. Injil tidak berisi pornografi seperti itu! Buktikan! Mereka meminta!”

    Saya bertanya, “Buku yang berada di tangan Anda, apakah itu Injil?” (Para penginjil selalu membawa sebuah Injil) “Ya!”jawabnya. “Bolehkah saya melihatnya?” Injil tersebut diberikan kepada saya. Saya membuka Kejadian pasal 19 dan menunjukkan ayat 30, saya meminta salah seorang dari mereka membacanya. Penginjil tersebut melihat ayat itu lalu “tersenyum menyeringai”. Dia ingin mengalihkan permasalahan. Saya bertanya, “Ada apa, apakah itu bukan Firman Tuhan?”, “Ya,” jawab mereka tanpa berfikir lagi “tetapi … tetapi … ” Namun ketika didesak, apa yang dibaca orang Kristen tersebut? Lihatlah salinan aktual dari kitab suci tersebut pada bagian bawah bab ini.

    Kedua salinan tersebut berasal dari Versi King James (KJV). Anda akan melihat adanya sedikit variasi antara kedua salinan tersebut. Pada ayat 32 versi pertama dibicarakan anak-anak perempuan Lot (Nabi Luth) yang ingin “mempertahankan benih ayah kita,” sementara pada versi kedua ditulis dengan “mempertahankan keturunan ayah kita,” tetapi terjemahan Injil yang lebih modern berbicara terus terang. Mereka berbicara secara jujur dan terus terang:

    “Pada malam itu mereka (kedua anak perempuan Lot) memberi ayah mereka (Lot) minum anggur, lalu anak perempuan yang lebih tua berhubungan seksual dengannya …”

    Keesokan harinya berkatalah sang kakak kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; Sebaiknya malam ini kita beri dia minum anggur lagi; masuk1ah engkau untuk tidur dengan dia, sehingga masing-masing kita akan mempunyai anak dari ayah kita. Demikianlah pada malam itu juga mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu anak perempuan yang lebih muda berhubungan seksual juga dengan ayahnya; …

    Dengan cara ini mengandung kedua anak Lot itu dari ayah mereka. ”

    (Injil – Kejadian 19: 33-36) (Dari Good News Bible in Today’s English)

    Sebagai hasil dari hubungan haram dan perzinahan ini, kedua anak Lot masing-masing mendapatkan seorang anak yang terkenal dalam Injil sebagai nenek moyang Amon dan Moab, komunitas yang dijaga dan dilindungi secara khusus dalam “Kitab Tuhan”. Bangsa Yahudi harus memusnahkan orang-orang Palestina tanpa kecuali, tetapi bagi keturunan Lot dari hasil perbuatan zinah, Tuhan mempunyai perlakuan khusus yang lunak:

    “Tuhan berkata kepadaku (Musa). Pada hari ini engkau (bangsa Israel) akan berjalan melintasi perbatasan Moab, yakni Ar, maka engkau sampai ke dekat bani Amon. Janganlah melawan mereka dan janganlah menyerang mereka, sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu apa pun dari negeri Bani Amon itu menjadi milikmu, karena Aku telah memberikannya kepada Bani Lot menjadi miliknya.” (Injil – Ulangan 2: 18-19).

    Bangsa Amon dan Moab tidaklah lebih baik dari sepupu Palestina mereka. Dalam pandangan Injil mereka hanyalah benih dari Lot, seorang keturunan zinah! Tanyakan kepada para penginjil, “Apa kandungan moral, pelajaran yang bisa dipelajari dari cerita mesum yang vulgar ini?” Jika tidak ada kandungan moral –dan memang tidak ada– lalu mengapa Tuhan tidak mencela Lot atau mendatangkan syphillis, gonorrhoe atau AIDS kepadanya? Bahkan sebaliknya, keturunannya adalah bangsa yang diberkahi dalam pandangan Tuhan. Nilai moral bagaimana yang bisa Anda dapatkan?

    Penegasan Seorang Psikolog
    Dr. Vernon Jones, seorang psikolog Amerika yang ternama, melakukan eksperimen pada sekelompok anak sekolah yang usia dan status pendidikannya sama. Cerita tertentu dengan bias khusus diceritakan ke anak-anak tersebut. Kesimpulannya adalah, cerita-cerita ini membuat “perubahan kecil tetapi permanen pada karakter anak-anak ini, meski di dalam situasi kelas yang terbatas.” Yang agak mengherankan, seorang penginjil Evangelist yang berpengaruh, Jimmy Swaggart, dalam bukunya tentang “Incest” (perzinahan) meratapi adanya perzinahan antara para ayah dan anak perempuannya yang telah mencapai proporsi yang endemik di USA. Ada sebuah hukum yang berlaku: secara fisik Anda adalah apa yang Anda makan dan secara moral dan mental Anda adalah apa yang Anda baca!

    Sebelum melangkah lebih lanjut, bukalah Injil Anda pada Kejadian bab 19 ayat 30-36, dan beri bingkai ayat-ayat ini seperti Anda lihat pada bagian bawah bab ini, dan tulis pada bagian atas halaman tersebut dengan tulisan yang besar, dicetak tebal dan diberi garis bawah: “Perzinahan antara ayah dan anak perempuannya”. Di bagian bawah halaman tersebut terdapat referensi berikutnya dalam topik: “Perzinahan antara ibu dan anak laki-lakinya Hal. …?” dengan tipe ketebalan huruf yang sama.

    Dapatkan referensi berikutnya dalam Injil Anda – Kejadian 35: 32, dan isikan dalam nomor halaman (seperti yang Anda lihat telah dilakukan) pada bagian bawah bab ini. Perhatikanlah nomor halaman yang berbeda-beda dalam Injil yang berbeda. Jadi yakinkan nomor halaman tersebut sebelum memberi nomor dalam Injil Anda.

    Dengan Kejadian 35 dalam keadaan terbuka, beri bingkai ayat 22 seperti terlihat pada halaman 264 dan 265, dan tulis judul dalam huruf tebal: “Perzinahan antara anak laki-laki dan ibunya, ” dan garis bawahi. Pada bagian bawah halaman tersebut, tulis: “Perzinahan antara mertua dan menantu perempuannya Hal. …?” Lihat Kejadian 38 ayat 15-18 dan ulangi latihan memberikan nomor halaman dan membingkai ayat tersebut seperti yang telah Anda lakukan dalam 2 contoh sebelumnya. Kemudian kembali ke “Combat Kit” halaman 13 dan 14, dan selesaikan latihan menandai Injil Anda untuk menghadapi setiap “penginjil Kristen” yang mengetuk pintu Anda. Semakin baik persiapan Anda, maka penginjil tersebut akan menjadikan layang-layang sebagai pesawatnya.

    Secara sekilas lihat kembali 2 halaman dibelakang (264 dan 265), dan judulnya: “Perzinahan antara Anak Laki-laki dan Ibunya.”

    Baca ayat 22 di sana. Kedua salinan tersebut berasal dari versi King James (KJV yang paling terkenal. Tipe yang lebih besar berasal dari KJV dalam “Revisi Utama Kelima”nya. Sesudah merevisi kitab tersebut lima kali, orang-orang Kristen masih menyebutnya versi King James (!). Bandingkan kedua salinan tersebut. Mereka mulai -”Dan terjadilah,” dan “Dan maka terjadilah.” Umat Kristen belum membebaskan diri mereka dari sindrom “Pada mulanya”. Lihat The Choice jilid I, tentang penyakit abadi ini.

    Terjemahan Modern Lebih Eksplisit
    Kedua kutipan tersebut membicarakan- “Ruben pergi dan berbaring dengan Bilhah.” Injil Katholik Roma versi Douay menggunakan pilihan kata yang berbeda, yaitu “Ruben pergi dan tidur dengan Bala,” (maksudnya Bilhah). Tulisan yang berlainan ini tidak mengatakan kepada kita berapa usia Ruben. Tidak ada seorang pun yang heran mendengar seorang anak berusia 5 atau 10 tahun tidur dengan ibunya atau ibu tiririya, untuk menghangatkan diri. Versi “The New Century” dalam Injil Anak-anak Internasional (diterbitkan oleh “Word Bibles” Word (ITK) Ltd, Milton Keynes, Inggris) tidak menghendaki anak-anak Kristen menerka-nerka arti kata “berbaring” atau “tidur”. Mereka bahkan mengeluarkan para penginjil dari kesulitan menerangkan kata-kata sederhana yang mereka sendiri ragu atas interpretasinya. Terjemahannya adalah -”Ruben melakukan hubungan seksual dengan seorang budak wanita Israel yang bernama Bilhah.”

    Dapatkah mereka menyatakannya dalam bentuk yang lebih sederhana bagi “para penganut kelahiran kembali” yang tidak pernah menjadi dewasa?

    Dari 12 anak Yakob, Ruben adalah “anak pertama”, putra tertua, yang dalam usianya yang sebaik-baiknya, memperkosa ibunya! Meski disebut “budak wanita” atau “gundik”, dia adalah istri ayahnya, (dan istri ayah Anda adalah seorang ibu dalam definisi apa pun).

    “Istri” dan “gundik” adalah istilah yang sinonim dalam Injil. Periksa dalam Injil Anda di rumah:

    (a) Ibrahim mengambil pula seorang istri, namanya Ketura. (Injil – Kejadian 25: 1)

    Kitab Kejadian dikenal sebagai kitab pertama Musa Alaihis salam. Tuhan Yang Maha Kuasalah yang dianggap telah mendiktekan kelima kitab Taurat Yahudi yang sekarang diterima oleh semua umat Kristen sebagai Firman Tuhan. Pada kitab pertama dari lima kitab ini, Tuhan Yang Maha Kuasa mengatakan kepada Musa Alaihis-salam bahwa “istri” ketiga dari temannya, Ibrahim Alaihis-salam adalah Keturah, dua yang sebelumnya adalah Sarah dan Hajar. Jika Tuhan Musa Alaihis salam sendiri mengetahui bahwa Keturah sebagai “istri” Ibrahim, lalu siapa yang mempunyai keberanian menentang-Nya dan mencemarkan nama Keturah? Tetapi “beberapa penulis yang “tidak diketahui” dari kitab 1 Tawarikh, bab satu, ayat 32, berani mengubah kata-kata yang didiktekan Tuhan kepada Musa Alalhis-salam dari “Istri” menjadi “Gundik”, kecuali jika yang dimaksud sama. Sebaliknya, penginjil seharusnya mengetahui bahwa masih terdapat kontradiksi yang lain di dalam Injil. Lihat pada indeks “Combat Kit” dalam kontradiksi dalam injil dan tambahkan point ini dalam daftar Anda.

    ——————————————————————————–
    Perzinahan antara Ayah dengan Anak Perempuannya
    [30] Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya. [31] Kata kakak-nya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. [32] Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita. [33] Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. [34] Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.” [35] Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur; lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. [36] Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.

    Perzinahan Antara Anak Laki-laki dengan Ibunya
    [22.a] Ketika Israel diam di negeri ini, terjadilah bahwa Ruben sampai tidur dengan Bilha, gundik ayahnya, dan kedengaranlah hal ini kepada Israel.

    [1 Tawarikh 1:32] Keturunan Ketura, gundik Abraham: perempuan itu melahirkan Zimran, Yokasan, Medan, Midian, Isybak dan Suah. Anak-anak Yoksan ialah Syeba dan Dedan.

    [Kejadian 25:1] Abraham mengambil pula seorang istri, namanya Ketura.

    Gundik: Lihat, istri dan gundik adalah istilah yang sinonim dalam Injil. Jika tidak, itu sebuah kontradiksi.

  • wahai umatku yang bodoh , hendaknya kamu memang masuk neraka semua agar surga hanya dimiliki oleh mereka yang mengikuti ajaran Kristus yaitu cinta kasih dan selalu sabar

  • ari says:

    Bukankah ajaran Kristen mengatakan bahwa kasih itu tidak sombong dan memegahkan diri? Sepertinya ajarannya baik, tetapi beberapa umatNya saja yang tidak menjalankan dengan baik. Bukan hak kita untuk menghakimi orang lain dan mengatakan orang lain bodoh dan masuk neraka, karena itu adalah haknya Tuhan sendiri.

  • lady says:

    Sutralah ngga semua orang dapat menerima kebenaran dengan mudah, yang penting kita tetap menabur dengan penuh kasih dan pengendalian diri. Toh pada saatnya semua lutut kan bertelut dan semua lidah kan mengaku bahwa YESUS adalah TUHAN. AMIN… Bless the name of Jesus!!

  • tuan yesus says:

    tolong dibaca pesan ku di bawah ini wahai umat ku :

    بسم الله الرحمن الرحيم
    قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
    [112:1] Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
    اللَّهُ الصَّمَدُ
    [112:2] Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
    لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
    [112:3] Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
    وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ
    [112:4] dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

  • $hiro says:

    Semua Perbedaan didunia Ini menggambarkan Bahwa Kita Harus Selalu saling menghormati.Jalani Sesuai Dengan Ajaran nya Masing2.Jangan Saling menghujat,Karena Kita Tidak Tahu siapa yang Paling Benar Diantara Kita Semua.”UNTUKMU AGAMAMU DAN UNTUKKU AGAMAKU.

  • riel says:

    Perhaps you should know that our concern (UF) is not to explain but to proclaim. Thanks.

  • hanya ada yang otentik di dunia ini yaitu Injil yang ditulis oleh murid Yesus, bahkan al qur’an pun bukanlah kitab yang otentik meski katanya diturunkan oleh tuhan. Konyol deh Doniye mengatakan tuhan menurunkan tulisannya, emangnya tuhan itu penulis. Trus al quran pertama ada dimana? Ngapain tuhan capek-capek menulis al quran, trus kerjaannya nabimu apaan. Mendingan langsung turun ke bumi dan memberi pencerahan bagi umatnya. Payah lu doniye, makanya kalo beriman gak usah pake akal dan logika dong, karena kita ini tidak ada apa-apanya dibanding segala ciptaan tuhan yang lain. hanya debulah kita di alas kaki tuhan.

  • Allah tidak menyukai orang yang mencari dan memperhatikan kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia. Sebaliknya Allah sangat mencintai orang-orang yang menganggap orang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri dan mau memperhatikan kepentingan orang lain juga.

    Yesus Kristus pun turun ke bumi sebagai seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Dalam keadaan sebagai manusia, Dia selalu merendahkan diri-Nya dan tetap setia sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Dia rela mengosongkan diri-Nya (Kalo kata orang gerakan mahasiswa “nol kan”). Sedangkan Yesus Tuhan yang kita sembah mau untuk me-nol-kan diri-Nya demi orang lain. “Bagaimana dengan kita…???”. Yang sering kita dengar malah kebalikannya. Secara kita sadari maupun tidak, kita selalu berusaha meninggikan diri kita dan dengan sengaja berusaha untuk me-nol-kan orang lain.

    Biarkan si doniye berkomentar seperti itu. Kita jangan membenci dia, apalagi membenci ajaran agamanya. Kasihanilah dia dan berdoa untuknya, karena “doniye tidak tahu apa yang dia perbuat”.

    Doniye mungkin orang yang cerdas dan mampu menganalisis kekurangan ajaran kristen menurut versinya sendiri. Namun percayalah bahwa masih banyak teman2 kita yang muslim, yang lebih cerdas dari doniye yang mampu menganalisis banyak kelebihan ajaran kristen, sehingga dia memahami bahwa semua ajaran agama itu berpusat pada satu Tuhan Allah. Kiranya doniye dipertemukan dengan teman2 muslim tersebut.

    Aku sendiri sebagai seorang penganut ajaran Kristus merasa bahwa semua ajaran agama itu benar jika dijalankan oleh orang yang benar.

    Ajaran Islam itu benar jika yang menjalankan adalah orang yang benar…!!!
    Ajaran Kristen itu benar jika dijalankan oleh orang yang benar…!!!
    Ajaran Yahudi itu benar jika dijalankan oleh orang yang benar…!!!
    Ajaran Katolik itu benar jika yang menjalankan adalah orang yang benar…!!!
    Ajaran Budha, Konghucu dan Hindu sekalipun, akan benar jika dijalankan oleh orang yang benar…!!!

    Sekarang bagaimana kita menjadi orang yang benar??? tanyakan pada hati nurani kita yang paling dalam, karena kebenaran yang hakiki adanya disana. Tuhan itu pasti ada didalam hati setiap umatNya dan Dia akan menunjukkan keberanan itu kepada umatNya yang benar.

    Menurut aku pribadi, kebenaran itu adalah “kasih”. Jika kita sudah mampu mengasihi sesama kita, apapun latar belakangnya, bagaimanapun kondisinya, maka kita sudah benar.

    Doniye yang aku kasihi, percayalah bahwa Tuhan Allah itu bukan hanya milikmu. Dia juga milik semua mahluk hidup, apa dan bagaimana pun mahluk hidup itu. Agama itu hanya merupakan ajaran. Bagaimana hubungan pribadi kita dengan Tuhan Allah, itulah yang utama. Surga disediakan untuk orang2 benar dan neraka disediakan bagi orang-orang yang membenci sesamanya.

    Aku yakin doniye tidak membenci Tuhan Yesus. Karena jika doniye membenci Tuhan Yesus, maka doniye juga membenci Allah. Aku juga yakin bahwa doniye tidak membenci Injil dan ajaran Kristen. Karena jika doniye membenci hal ini, maka doniye membenci Al’quran dan ajaran Islam itu sendiri (Aku yakin doniye paham).

    Menurut aku, doniye ikut nimbrung dan melakukan ini karena dia masih mencari kebenaran. Doniye masih mencari jatidirinya dihadapan Tuhan. Donie masih bertanya-tanya kepada Tuhan, apakah yang harus dia lakukan sebagai umatNya? Jika doniye sudah menemukan jatidirinya, dia pasti tahu apa yang harus dia lakukan untuk mengisi waktu hidup yang singkat di bumi ini. Jika doniye sudah tahu apa yang harus dilakukan sebagai seorang umatNya, doniye tidak akan sempat berpikir sedetikpun untuk mencari-cari kekurangan agama lain, namun sepanjang sisa hidupnya, doniye pasti akan mencoba melakukan kebenaran-kebenaran dan doniye akan menunjukkan “kasih” kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun doniye ada.

    Semoga hubungan pribadi doniye dengan Tuhan Allah semakin intim dan akrab, sehingga doniye memahami bahwa semua umat manusia diciptakan oleh satu Tuhan Allah, dan semua umat manusia tersebut pasti juga akan menyembah Tuhan Allah yang satu itu, supaya umat manusia tersebut bisa kembali kepada Tuhan Allah yang satu tadi.

    Semoga akhirnya doniye dan orang-orang benar lainnya dipersilahkan Tuhan Allah untuk menempati satu tempat VVIP di Surga “Taman Firdaus”.

    Akhir kata, Tinggilah iman kita, tinggilah ilmu kita dan tinggilah pengabdian kita, UT OMNES UNUM SINT, Syaloom.

  • Sepetik lagu Dewa :

    “Jika Surga dan Neraka, tak pernah ada”
    “Masih kah kau sujud kepadaNya???”

  • esti says:

    Saudaraku Moslem,
    please jangan menghujat penganut agama lain..
    Doniye please … pertebal iman kita aja ..
    tolong pake nama 2 yang bagus .. jangan pake samaran yg menyakitkan ..

    demikian juga sama sahabat nasrani … please jangan sebut Nabi ku , dengan nama yg menyakitkan …

    perpegang aja pada kepercayaan masing2 …

    bless u all … & peace !

  • setiahati says:

    Yesus tuh manusia, dan tetep akan jadi manusia sampai kapan pun, meskipun dulu udah ‘diresmikan sebagai tuhan’ di acara apaan tuh, coba deh baca buku Irene Handono yg ngejawab bantahan ngawur oleh penulis barat tuh

  • Theresia says:

    Di http://www.terangdunia.com ada kesaksian (saya punya print kesaksian tsb) seorang wanita keturunan Nabi Muhammad yang lumpuh & dipingit dikamarnya. Pada saat jam untuk sembayang & membaca Alqur’an, ia membaca sura Maryam yang ditulis bahwa NABI ISA lah nabi yang menyembuhkan orang2 yang buta, lumpuh, kusta & penyakit2 lainnya. Lalu dengan histeris wanita itu berteriak keras-keras (karena tertekan sebagai wanita yang di islam tidak sama derajatnya dengan pria apalagi ia cacat/lumpuh). Tuhan Yesus datang padanya (dikamar tidurnya) & menyembuhkannya. Dan dikesaksian wanita itu jelas menyebutkan bahwa Yesus berkata TETAPLAH PADA AGAMAMU. Nah, Tuhan Yesus itu adalah KASIH mencintai semua orang didunia ini bukan karena agamanya, lebih pada iman kepada-NYA. Walaupun wanita tsb akhirnya menjadi Kristen karena keinginannya mengenal Yesus lebih dalam hanya ia dapat lewat alkitab. Jangan lupa hidupnya setelah menjadi kristen beraaaaaaaaaaaaat sekali apalagi menjadi kristen dilingkungan keluarganya yang adalah keluarga keturunan Nabi Muhammad & dinegara islam Pakistan. Tapi mujizat terjadi dijalan hidupnya yang berat itu karena Yesus Maha Kuasa, Maha Besar! AMIN

  • puput says:

    Alooo, tuk semuanya deh, dahlah itu semua perbedaan jangan jadi persoalan, gak mau kan kalo nanti ada bom lagi atau perang saudara kayak d Ambon. Duduk bareng dan dak usah ungkit perbedaan. Bayangkan dunia tanpa perbedaan? SEPI dan MONOTOn. Apapun agama kita percayalah dan yakini tu benar. Karena tidak semua orang itu sama. Tuhan (dr agama manapun)pun tau mau kalo umatnya saling menjelek -jelekkan. Bikin Indonesia damai.

    KArena kalo terus saja agama d perdebatkan gak akan selesai.
    Moga temen2 tahu.

  • Joshua says:

    Btw guys…gw cuma mo kasih tau kalo agama dan kepercayaan itu bukan utk dicari tau benar atw salah tp gw cuma bilang sudah kah kita benar2 menjalankan perintah2Nya…?Biarlah Tuhan sendiri yang menunjukkan kebenaranNya…lakukan tugas kita masing2 menurut kepercayaan yang kita percayai.Jadilah dewasa didalam kebenaran dan pengenalan akan Tuhan.Buat yang beragama Muslim,jangan marah2 lagi ya…dan buat teman2ku yang kristen…tolong baca Galatia 5:22-26, dan lakukanlah sebagi bukti kalo kita pengikut Kristus.God bless you all guys…bye2…

  • teta says:

    setiap agama mengatakan agamanya baik, dan itulah kenyataannya. TIDAK ADA SATU AGAMAPUN YANG BURUK. TUHAN HANYA SATU TAPI ORANG – ORANG BIJAKSANALAH YANG MENYEBUTNYA DENGAN BANYAK NAMA.maka kawanku hormatilah pemeluk agama lain jangan saling MENGHUJAT agama saya yang baik ,agamamu yang buruk. Ketahuilah apa yang membuat baik dan buruk pandangan orang tentang agama hanya dari INDIVIDUNYA atau penganutnya. Kalau penganutnya hanya bisa MENGHUJAT agama lain, bukan berarti agamanya buruk tapi merekalah orang-orang PECUNDANG yang hanya bisa mengatakan ini – itu baik tapi tidak pernah melihat apakah dirinya MUNAFIK atau TIDAK. HANYA MENGGUNAKAN AGAMA SEBAGAI KEDOK DARI KEMUNAFIKAN MEREKA.
    Tidak ada agama yang mayoritas & minoritas kita semua sama tercipta karena kasih sayang TUHAN. AGAMAMU ADALAH KEYAKINANMU,AGAMAKU ADALAH KEYAKINANKU. Untuk apa berbicara AGAMA kalau individunya berbuat tidak sesuai agama. saling menghujat, saling menghina. kalau kamu ingin agamamu dihargai.HARGAI AGAMA LAIN. JANGAN PERNAH BERBICARA AGAMA APALAGI MEMBANDINGKAN AGAMA SATU DGN YANG LAIN KALAU PEMAHAMANMU TENTANG AGAMA MASIH DANGKAL……..ORANG SEPERTI ITU ADALAH PECUNDANG

  • insan says:

    Mohon maaf sebelumnya…
    menurut saya sih, sah-sah aja kalo kita mengeluarkan semua pendapat kita (selama tidak terbawa emosi) yang sebenarnya bisa kita jadikan bahan masukan dan “perbandingan” (bukan perdebatan bahkan permusuhan). Karena kita diberi Tuhan akal dan fikiran… Yang pasti semua kejadian di alam semesta ini adalah kehendakNya, yg tidak lain adalah agar manusia befikir… Walaupun pada dasarnya masing2 agama bertjuan “mulia”…

  • rosidi says:

    astagfirulloh….
    ada dengan kalian semua ini… Indonesia ini terdiri dari banyak suku, agama, etnis, kepercayaan, budaya, dll..

    tapi apa terjadi disini.. saling hujat, saling cela dan saling hina…
    saya pribadi pun yakin apa yang kalian tulis disini merupakan suatu emosional saja, tidak dipikirkan dan direnungkan.
    kalian tidak sadari, berapa lama bangsa kita ini dijajah, ditindas, dianiaya oleh bangsa lain.. kalian tidak menyadari berapa juta bangsa indonesia tewas didalam peperangan demi memperoleh suatu kemerdekaan yang mereka damba-dambakan..
    kemana rasa NASIONALISME kalian. saya yakin bahwa leluhur2 kita menangis di alamnya…bahkan Soekarnopun yang telah mati-matian memperjuangkan bangsa Indonesia inipun ikut menangis……
    tidaklah guna saling menghujat, mencaci, mencela dan sebagainya.
    cobalah kita cermati lagi kata KERUKUNAN.. betapa indahnya hidup rukun, baik dalam beragama maupun yang lain..
    terima kasih

  • elly says:

    LAKUKAN YANG BAIK DAN BENAR SESUAI DENGAN KEYAKINAN KITA MASING2,BERHENTILAH MELIHAT KEBURUKAN AGAMA LAIN…HANYA TUHAN YANG TAU MANA YANG BAIK DAN BENAR..KITA HANYA LAH MANUSIA.TUHAN MEMBERKATI……

  • Mr.Nunusaku says:

    Disini saya dapat menilai bahwa anda buta dan memang tidak mengerti tentang firman Tuhan yang ada tertulis tentang peristiwa tersebut. Itu menandakan firman Tuhan menceritakan
    tentang keburukan manusia disaat itu, untuk kita menilai dan merenungkan apakah perbuatan baik atau tidak kita harus berpikir maknah dari firman itu, mengapa hal tersebut tertulis dalam alkitab…? Kalau pikiran anda kotor makah timbul perasangkah buruk untuk dapat melakukannya, tetapi kalau anda bukan tepy semacam itu, berarti jalan kebenaran melalui firman itu membuat anda dapat mengerti “antara bai dan jahat”nah anda dijalan mana…?

    Belajar pung untuk menilai kebenaran firman itu, seperti setiap hari anda melihat liputan6 com kriminal ibu kota JaKARTA…MENGAPA ITU DIPERLIHAT DI TV…? agar kita dapat menilai karekter dari manusia Indonesia…? apakah anda anda mau jadi sama dengan mereka..?
    tentu tidak bukan…? nah ini perlu pengatahuan yang jernih.

  • ita says:

    Halo….. Sadar ga sih kalo kita ribut kayak gini siapa yang seneng? Tuhan? ato setan? Jangan mau dikomporin lah… Ayo fokus lagi gimana caranya memerangi seks pra nikah. Aku sih pengen tau gimana kalo ada teman yang terlanjur melakukan. Apa yang bisa dilakukan untuk menolong dia?

    Sebenarnya ini artikel yang bagus. Tapi jujur aku shock liat coment2 yang penuh kebencian kayak gini. Buat temen2 aku saranin hati-hati saja kalau bicara. Semua perkataan kita dicatat lo.

    Kalo masih ada kebencian jangan berbicara. Perkataan yang keluar dari kebencian hanya akan menimbulkan kerusuhan. Kebencian yang satu akan memicu kebencian yang lain. Lama-lama jadi bola salju yang besar. Yuk diputus dengan mengampuni.

    Be wise…

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.