Salah satu pengarang Kristen yang sangat saya kagumi adalah Philip Yancey. Perkenalan saya dengan bukunya dimulai pada 30 Oktober 2000. Saat itu, saya adalah seorang muda diliputi oleh pertanyaan-pertanyaan tentang hidup dan bergumul tentang iman percaya saya. Mengapa saya menjadi seorang Kristen, Mengapa Tuhan mengijinkan penderitaan terjadi di dunia ini, Mengapa saya selalu gagal menjalani kehidupan Kristen saya, Benarkah Tuhan masih berbicara di jaman ini, dan masih banyak lagi.
Puncak pergumulan saya adalah pada saat saya menghadapi pertentangan akan apa yang gereja katakan dan apa yang gereja lakukan. Boleh dikatakan saya kecewa terhadap gereja yang bersembunyi di balik tembok bangunan, organisasi, dan kerap kali mengatasnamakan Tuhan untuk setiap tindakannya sekalipun itu bertentangan dengan Alkitab.
Selama 3 tahun saya aktif melayani di sebuah gereja dan menemukan kekecewaan demi kekecewaan selama melayani di sana. Tahun 2000 adalah tahun gersang iman bagi saya. Setelah saya mulai menarik diri dan jarang melayani, selama berbulan-bulan saya tidak pergi gereja. Saya marah dan kecewa dan menganggap semua gereja sudah terkontaminasi oleh ‘hal-hal lain’ yang berasal dari dunia. Itu semua diperparah oleh kegagalan saya sendiri dalam menghidupi iman Kristen saya dalam kehidupan sehari-hari.
UnitedFool.com lahir saat saya masih dalam pergumulan menuju pemulihan dan pemahaman yang benar tentang gereja. Perlahan-lahan saya mulai mengerti tentang eksistensi saya di dunia dan bagaimana Tuhan memandang pribadi saya. Buku Philip Yancey yang pertama kali saya beli adalah Keajaiban Kasih Karunia (What’s So Amazing About Grace?).
Buku ini merupakan satu-satunya buku, hingga sekarang, yang mencelikkan mata rohani dan pikiran saya tentang betapa besarnya Kasih Tuhan kepada saya. Tidak jarang saya menangis ketika membaca buku itu saat menyadari bahwa harga yang Tuhan bayar bagi saya untuk menebus dosa-dosa saya tidak bisa dinilai dengan apapun di dunia ini. Dialah Allah pencipta saya dan hanya bagi Dialah saya hidup. Allah memilih orang-orang yang bodoh bagi dunia ini untuk memalukan orang-orang yang menganggap dirinya kuat dan berhikmat oleh dunia ini.
Semenjak perkenalan tak terduga dengan buku Philip Yancey, saya mulai ‘tergila-tergila’ dengan semua buku-bukunya. Gaya penulisannya yang teliti, padat wawasan dan pengalaman serta menjawab rasa haus dan lapar akal budi saya, saya mulai mengoleksi buku-bukunya. Beruntung sekali, berbagai penerbit Kristen rupanya jeli melihat pasar sehingga menerjemahkan banyak buku Philip Yancey. Beruntungnya lagi, kualitas terjemahan dari buku-buku itu sangat baik dan mudah dimengerti. Saya berterima kasih kepada para penerjemah buku-buku Philip Yancey, terutama kepada Ester S. Mandjani (Alih bahasa) dan Dr. Lyndon Saputra (editor). Kedua orang ini sering muncul dalam buku-buku Philip Yancey yang diterjemahkan.
Saya tergerak untuk menulis tentang siapa Philip Yancey di UnitedFool.com saat saya secara tidak sengaja melihat buku terbarunya di Toko Buku Kalam Hidup, hari Jumat, 9 Juli 2004 yang lalu. Tanpa pikir panjang, buku ‘Soul Survivor: Bagaimana Memulihkan Hati yang Telah Dikecewakan oleh Gereja? (How My Faith Survived the Church)‘ langsung saya beli untuk menambah koleksi buku Philip Yancey di rumah.
Saya sangat menganjurkan Sobat UF untuk membaca buku-buku Philip Yancey. Terutama bagi Anda yang telah merasa dikecewakan oleh gereja, bagi Anda yang ingin mengenal lebih intim tentang siapa Allah melalui Yesus Kristus, dan menemukan jawaban-jawaban penting tentang iman Kristen dalam hidup ini seperti mengapa Tuhan mengijinkan penderitaan dalam kehidupan Anda, mengapa Tuhan seakan-akan membisu dalam kehidupan Anda, semua hal tentang Kekristenan yang membuat Anda bingung, kesal dan kecewa.
Untuk informasi lebih lengkap, saya sertakan Biografi Philip Yancey yang sudah saya terjemahkan dan Koleksi Buku Philip Yancey yang sejauh ini sudah saya lihat dan kumpulkan. Selamat membaca dan semoga Anda diberkati pula oleh tulisan-tulisan Philip Yancey.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait