The way to deeper knowledge of God is through the lonely valleys of soul poverty and abnegation of all things. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Daily Life

Biaya Telepon

Submitted by riel on 20/05/2004 – 11:11 AM | 397 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Dua minggu terakhir ini, aku semakin menyadari kalau biaya telepon memang
sangat mahal. Misalnya, aku mengkalkulasi biaya telepon interlokal, Jakarta-NTT.
Biaya interlokal selama kurang lebih 4 menit antar telepon selular berkisar
sebesar Rp. 14.000,- (peak hour). Biaya interlokal selama kurang lebih 4 menit
antar telepon rumah berkisar sebesar Rp.5.000,- (peak hour). Tapi ini sekedar
kalkulasi saja. Buat orang yang tercinta, apalah artinya uang sebesar itu.
Cie…

Rupanya, dari informasi yang aku baca (Kompas, 18/05/2004), biaya percakapan
telepon di Indonesia dalam setiap tiga menit mencapai 2,5 dollar AS. Jumlah
itu tergolong yang terbesar di Asia dan kedua termahal di dunia setelah Cile
yang tarifnya sekitar 3 dollar AS. Bahkan, tarif telepon di Indonesia bakal
terus meningkat.

Padahal, di sebagian besar negara, biaya percakapan cenderung diturunkan mendekati nol persen. Keuntungan operator diperoleh dari penggunaan jasa turunan telepon dan bukan berjualan pulsa seperti di Indonesia. Saat ini, di Singapura tak sampai 1 dollar AS untuk percakapan selama 3 menit. Malaysia pun hampir sama, sedangkan di Korea Selatan hanya sekitar 2 dollar.

Kenaikan tarif telepon selama ini adalah meningkatkan alokasi dana untuk pembangunan
sambungan telepon tetap (fixed line). Namun, fakta di lapangan menunjukkan
tak ada pembangunan fixed line. Sebaliknya, dana yang diperoleh dari kenaikan
tarif telepon itu hanya digunakan untuk pembangunan telepon flexi.

Terlepas dari apa alasan dan kenyataan yang sebenarnya terjadi di lapangan, biaya telepon di Indonesia memang bikin konsumen getar-getir. Sebentar-sebentar naik, sementara korupsi jalan terus, akibatnya rakyat juga yang sengsara. Nggak heran memang, kalau teknologi informasi yang menyokong sumber daya manusia di Indonesia sulit berkembang. Selain infrastrukturnya yang berantakan, tarif telepon (komunikasi) juga naik terus.

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

One Comment »

  • William says:

    Hi, g just accidentally read ur website here when doin random browsing.
    Mungkin lo bisa coba beli IDD card ?
    salah satu contohnya hallophone.
    for example, it will only cost u 10 dollars (sekitar
    50.000 rupiah) buat telepon Jakarta-Singapore.

    May God bless you always,

    William

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.