Semenjak Dhe menginjakkan kaki di Kupang, Senin, 3 Mei 2004, ada beberapa perkembangan yang dicapai. Di sana ia menginap di sebuah hotel yang sederhana dengan kamar berukuran 3×3 meter, kamar mandi dalam, satu buah meja, dan dua tempat tidur.
Hari kedua, ia lapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Propinsi Kupang menyerahkan surat tugas sekalian bertemu dengan kepala Dinkes Propinsi. Kemudian ia bertemu dengan Kepala Dinkes Kota Kupang (di bawah propinsi) untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia sudah bertemu dengan beliau pada waktu mengikuti pelayanan ke Kupang bulan November 2003 lalu. (Lihat artikel ‘Kembali dari Kupang‘ dan ‘Mules Nightmare‘).
Kepala Dinkes Kota Kupang menawarkan dia untuk menjadi dokter PTT di Sikumana, masih di daerah Kupang. Namun sayang, Dinkes Propinsi tidak mengijinkan dia di Kota Kupang. Dinkes Propinsi menugaskan dia ke ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Labuhanbajo, Pulau Flores. Di sana ia akan mendapat rumah dan mobil dinas. Menurut informasi, di sana baru ada 1 dokter, dan Dhe adalah dokter kedua.
Dengan keputusan ini, ia harus naik pesawat atau kapal feri ke Kabupaten Manggarai, Pulau Flores dari Kupang. Dalam peta terlihat Kota Kupang dan Kabupaten Manggarai berbeda pulau dan dipisahkan oleh laut.
Kemarin, Kamis, 7 Mei 2004, Dhe beserta beberapa orang temannya pergi ke Pelabuhan Bolok, mencari informasi tentang harga dan rute kapal feri. Hari ini, 8 Mei 2004, Dhe akan mendapat surat tugas dan uang trasnport dari Dinkes Propinsi untuk keberangkatan ke Kab. Manggarai Barat.
Oh ya, sedikit informasi, Kabupaten Manggarai Barat sebenarnya baru diresmikan menjadi Kabupaten pada 17 Juli 2003, hasil pemekaran Kabupaten Manggarai. Kabupaten Manggarai merupakan lumbung padi Propinsi NTT terbesar pertama diikuti Kupang di nomor kedua.
Sobat UF yang kekasih. Tolong dukung kami (Riel & Dhe) dalam doa yah agar dikuatkan Tuhan dan bersandar sepenuhnya kepada Dia…
Popularity: 2% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.