Love is more important than correct doctrine, though there is no incompatibility between the two: love without right doctrine is sentimentality and right doctrine without love is dead. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Tulisan Jiwa

Detak Waktu

Submitted by riel on 14/04/2004 – 10:31 AM | 269 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Bulan April ini detak waktu terasa mendebarkan. Bukan hanya karena larinya yang terasa
terlalu cepat namun juga karena meningkatnya kesadaran bahwa waktu yang dimiliki semakin terbatas.

Waktu itu dimana-mana sama saja. Entah aku sedang duduk menikmati nasi goreng kambing di Brimob,
Pasar Minggu atau sedang duduk menikmati hidangan hotdog di Frankfurter Hotdog, Cilandak Town Square,
waktu selalu berkata bahwa dunia ini mempunyai keterbatasan yang mengikat. Ada masanya
menanam, ada masanya menuai, ada masanya tertawa, dan ada masanya menangis.

Meski demikian, aku bersyukur kepada Tuhan bahwa kasih setianya tidak terbatas oleh waktu dan
ruang. Kesetiaan-Nya memenuhi seluruh alam semesta, merangkul segala isinya terlebih lagi manusia ciptaan-Nya
yang untuk sementara waktu terkukung dalam kemah yang fana, dibalut daging dan darah.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena Firman-Nya terus bercahaya menerangi setiap langkahku. Aku
bersyukur kepada Tuhan karena anugerah-Nya yang mau menerimaku apa adanya, melihat jauh ke dalam,
menembus kubangan lumpur dalam hatiku menuju pusat keberadaan diriku di tengah alam semesta ini.

Aku bersyukur bahwa Kristus telah mati bagiku dan bangkit memberiku kemenangan, kemenangan
akan maut termasuk kemenangan terhadap kungkungan keterbatasan waktu. Aku bersyukur karena Dialah
Allahku, gunung batuku, tempat perlindunganku, dan sumber pertolonganku. Bersama Dia, aku takkan goyah.

Aku bersyukur karena Tuhanku selalu tahu apa yang terbaik untukku. Tiada ragu lagi, aku berkata,
“Bukan kehendakku yang jadi, tapi kehendak-Mu lah yang jadi”. Amin.

* Rangkaian Tulisan Pembuka menjelang bulan Mei 2004, sebuah awal
perjalanan…

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.