The man who has met God is not looking for something - he has found it; he is not searching for light - upon him the Light has already shined. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Kliping

Sebagian Anggota Jemaat Sekte Sudah Pulang

Submitted by riel on 12/11/2003 – 9:30 AM | 247 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Bandung, Kompas – Sekitar 50 anggota jemaat sekte Pondok Nabi
yang meyakini akan datangnya hari kiamat pada hari Senin (10/11)
lalu telah dipulangkan ke rumah masing- masing setelah dijemput pihak
keluarga yang bersangkutan. Mereka berasal dari Bandung, Cirebon, Jakarta, Bekasi, dan Depok.

Jemaat lainnya, yang berjumlah sekitar 230 orang, masih berada di tempat penampungan sementara di Gereja Bethel Tabernakel, Bandung, untuk direhabilitasi. Mereka berasal dari Kupang (126 orang), Maluku (62 orang), dan selebihnya dari Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utara.

Anggota jemaat sekte yang masih berada di tempat penampungan sementara itu saat ini masih belum jelas nasibnya dan membutuhkan tempat penampungan sekaligus rehabilitasi yang lebih layak. Sirkulasi udara di Gereja Bethel pun kurang baik. Beberapa anak balita, mulai usia lima bulan, terserang flu dan demam ringan. Hingga kemarin tidak ada tanda-tanda bahwa anggota jemaat tersebut akan bunuh diri, menyusul tidak terbuktinya pengangkatan jiwa yang mereka yakini.

“Kami sangat butuh bantuan dari pihak-pihak lain untuk menyediakan tempat penampungan lain yang lebih layak. Dengan begitu, mental mereka bisa segera direhabilitasi,” kata Ketua Tim Crisis Center Forum Komunikasi Kristen (FKK) Jawa Barat Simon Timorason.

Ditahan

Sebanyak 15 nabiya (pemimpin perempuan), Selasa dini hari, ditahan pihak Kepolisian Resor Bandung Tengah. Sebelumnya, 12 rasul (pemimpin laki-laki) juga telah ditahan polisi. Mereka dinilai mendapat ajaran menyimpang dari Mangapin Sibuea secara langsung maupun melalui buku, selebaran, dan VCD.

Sampai kemarin, Simon belum dapat memastikan akan ke mana jemaat tersebut dibawa. Salah satu alternatif adalah ke sejumlah tempat retret di kawasan Lembang, Jawa Barat. “Kami masih menunggu kepastian dari pihak pengelola tempat,” katanya.

Menurut Simon, rehabilitasi yang akan dilakukan salah satunya dengan cara memecah jemaat tersebut menjadi kelompok-kelompok kecil.

Setiap kelompok, katanya, akan diberi bimbingan dan pencerahan. Beberapa anggota jemaat yang tampaknya sudah mulai terganggu ingatannya akan mendapat konseling dari psikiater dan rohaniwan.

“Para konselor akan kami briefing dahulu, tidak boleh dengan cara menyalahkan para jemaat itu dengan berkata ajaran itu sesat,” kata Simon.

Menurut dia, dengan memecah jemaat itu dalam kelompok kecil, intervensi pembinaan akan lebih mudah. Sebab, selama mereka masih dalam kelompok besar, pengaruh-mempengaruhi antarjemaat sangat tinggi intensitasnya.

Dijemput keluarga

Kemarin, sejak pagi tampak sejumlah keluarga datang menjemput sanak saudaranya yang menjadi anggota sekte tersebut. Bahkan, sebagian anggota jemaat dijemput keluarganya Selasa dini hari. Sempat terjadi ketegangan ketika sejumlah anggota jemaat dijemput keluarganya.

“Anggota jemaat jadi rebutan antara keluarganya dan anggota jemaat yang lain. Mereka sempat saling tarik,” tutur Hendri, salah seorang pengurus FKK.

Simon menuturkan, setelah para nabiya diciduk aparat kepolisian, para anggota jemaat yang lain tampak gamang. Mereka seperti kehilangan pemimpin. Sebelumnya, Senin malam itu, para nabiya bergantian berbicara kepada jemaat untuk menguatkan keyakinan mereka.

Senin malam, ketika para pengurus FKK membagikan makanan, para nabiya sempat berujar kepada jemaat bahwa mereka harus bertobat karena telah memakan makanan tersebut. Namun, kemarin para jemaat tanpa ragu bersedia memakan nasi bungkus dan kue-kue yang dibagikan para sukarelawan FKK.

Sebelumnya, para anggota jemaat berpuasa 3-10 hari tanpa makan dan minum.

Meskipun pengangkatan tidak terjadi, para jemaat mengaku masih tetap meyakini ajaran yang mereka terima. Anton Kadmayerubun (asal Sorong, Papua) mengaku tidak menyesal dan tetap menunggu saat pengangkatan.

“Ini ujian dari Tuhan. Kami telah dimurnikan kemarin. Saya tetap mendengar suara-suara Tuhan yang menguatkan iman saya,” kata Anton. Meski demikian, Anton mengaku berniat pulang ke Sorong.

Anton adalah seorang guru manajemen bisnis dan perpajakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) I Sorong. Dia datang ke Bandung Juli 2002 bersama istri dan seorang anaknya setelah menjual harta benda dan rumahnya di Sorong.

Seorang jemaat lainnya bernama Soni Gunawan alias Elya sempat dijemput kedua orangtuanya di Bandung. Namun, setelah berdebat dengan orangtuanya, ibu Soni memutuskan lebih baik Soni direhabilitasi dahulu. “Kalau dia pulang, keluarga stres berat. Otaknya sudah tercuci sampai seperti hilang ingatan begitu. Ngeri saya,” ujar Neli, ibu Soni.

Soni adalah mahasiswa semester enam jurusan Sastra Inggris Universitas Padjadjaran, Bandung. “Sejak empat tahun ini otaknya tercuci habis di sana. Sibuea harus dihukum berat. Bagaimana jadinya bangsa ini kalau anak-anak muda seperti Soni rusak mentalnya karena ajaran sesat,” ujar Neli.

Mangapin Sibuea dan 12 orang kepercayaannya telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Mereka dituduh menodai ajaran agama sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 156.

Sibuea adalah alumnus Sekolah Alkitab Gereja Pantekosta, Pematang Siantar, Sumatera Utara (1964-1965), dan juga alumnus Sekolah Alkitab Gereja Pantekosta di Beji, Batu, Malang, Jawa Timur (1966). Ia dipecat sebagai pendeta di Gereja Pantekosta Filadelfia, Bandung, pada 9 September 1999.

Sibuea menganggap dirinya Rasul Paulus 2 yang mendapat wahyu dari Roh Kudus. Dalam bukunya yang terbit tahun 1999, Kiamat Dunia Akan Segera Terjadi, Sibuea membuat peta zaman dan memperhitungkan kiamat akan terjadi pada 10 November 2003.(zal/SF)

Sumber: Kompas, Rabu, 12 November 2003

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.