Home » Kliping Tragedi-tragedi Sekte Kiamat
Submitted by riel on 11/11/2003 7:23 PM | 959 views 
Loading ...
Kalau polisi cemas akan ada bunuh diri masal saat menindak sekte
penanti kiamat di Bandung, itu ada benarnya. Sebab, ada contoh penganut sekte kiamat
ini yang memilih jalan bunuh diri bersama untuk menciptakan “kiamat”. Berikut contohnya:
- 18 November 1978: Pendeta Jim Jones, pemimpin sekte
Kuil Rakyat, bunuh diri dengan racun bersama 914 pengikutnya di Jonestown,
Guyana, Amerika Latin. Mereka takut kiamat karena perang nuklir dan merajalelanya
komunisme Uni Soviet saat perang dingin. - 28 Oktober 1988: Polisi menggerebek gereja Dami Missionary
di Seoul, tempat lebih dari 150 jemaat sedang menanti kiamat yang diyakini
akan datang tengah malam. Dengan berpakaian putih mereka mengajak serta
anggota keluarganya. - 1989: Jeffrey Lundgren menyempal dari kelompok Kristen.
Dia memimpin sekitar dua lusin anggota. Mereka berlatih paramiliter untuk
menyerang gereja. Ketika ada anggotanya yang membantah, si pembantah dieksekusi.
Lundgren kemudian divonis mati, sedangkan istri dan anaknya dipenjara
dalam waktu lama. - 28 Februari 1993: Vernon Howell alias David Koresh,
pemimpin sekte Ranting Daud, tewas bersama 75 anggotanya di Waco, Texas,
ketika pasukan federal AS menyerbu gedung tempat Koresh “menyandera” anggotanya.
Ini mengakhiri pengepungan 51 hari. - 1984-1995: Luc Jouret dari Prancis menggerakkan sekte
sempalan Kristen, Kuil Matahari. Dia mempengaruhi para pengikutnya bahwa
setelah mati mereka akan berkumpul di dekat bintang Sirius. Sepanjang
sepak terjangnya, tercatat 74 nyawa anggotanya melayang akibat bunuh diri
dan dibunuh. - 20 Maret 1995: Para pengikut sekte Aum Shinrikyo,
di bawah pimpinan Shoko Asahara yang buta, menyebarkan gas maut di lima
kereta di Tokyo. Sebanyak 12 orang tewas, 5.500 lainnya luka-luka. Asahara
mendoktrinkan segera datangnya Armageddon (kiamat) dan menyiapkan bunker
antiperang nuklir. - 23 Maret 1997: Sebanyak 21 lelaki dan 18 perempuan
anggota sekte Gerbang Surga bunuh diri. Marshall Herff Applewhite dan
Bonnie “77′ Lu Trusdale Nettles, alias The Two menggerakkan sekte ini
dari California, AS, dengan tujuan menanti datangnya makhluk angkasa luar
yang dianggap mahkluk dari surga. - 17 Maret 2000: Kelompok Gerakan Pembaruan Sepuluh
Perintah Tuhan yang dipimpin Joseph Kibweeteere membakar diri di gereja
di Kanungu, Uganda. Di antara 530 pengikut yang membakar diri, ditemukan
tengkoraknya sekitar 330. Dengan kejadian lain, diperkirakan total kematian
itu mencapai lebih dari 1.000 orang. - 11 Juli 2000: Mo Haeng Ryong, 66, pendiri sekte Chunjonhoe
atau Heaven’s Gathering atau Perkumpulan Surga, bersama istrinya, Park
Kui Dal, 52, divonis penjara di Seoul, Korsel, karena menipu anggotanya.
Mo menganjurkan para anggotanya mengumpulkan uang untuk mengungsi dari
kiamat yang akan tiba. Total penipuan itu sekitar USD 35 juta (sekitar
Rp 300 miliar).
Sumber: Indo.pos, 11 Nov 2003
Popularity: 2% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.