Home » Tips & Thoughts Mengapa Aku Begini?
Submitted by chara on 09/11/2003 11:39 PM | 210 views 
Loading ...

Priska sering merasa jengkel dengan diri sendiri. Dia kurang pandai bicara dan sering ceroboh. Dia sering merasa bersalah saat dia lupa membawa buku temannya yang seharusnya dia kembalikan hari itu, ataupun pulang dari berbelanja dan ternyata ada yg terlewatkan dan belum dia beli. Dia kadang merasa kesal saat dia bersama dengan temannya yang sedang sedih, tapi dia tak mampu menghiburnya karena tak pandai bicara. Walaupun Priska selalu tampak tenang dan tersenyum, di dalam hatinya sebenarnya dia merasa susah untuk menerima kelemahan dia ini. Dia berusaha untuk merubahnya tapi sering kali gagal.
Banyak diantara kita yang merasa seperti Priska. Dibalik tawa dan canda kita sebenarnya kita sering merasa jengkel dengan kelemahan-kelemahan kita. Sedih dan merasa tidak pantas disaat kita berusaha tapi gagal. Apapun kelemahan kita dan kegagalan kita, intinya kita susah menerimanya.
Pernahkah kalian berpikir apakah kelemahan kelemahanku itu ada gunanya?
Kita percaya kalau Tuhan itu sempurna, kitapun percaya kalau kita diciptakan serupa dengan gambarNya. Lalu mengapa kita punya banyak kelemahan? Mengapa tidak ada seorangpun yang tidak mempunyai kelemahan? Apakah ada kesalahan yang terjadi saat Tuhan menciptakan kita? Tentu jawabnya adalah TIDAK.
Tuhan menciptakan kita sempurna adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan kita. Sempurna karena kekurangan/kelemahan kita itu ada gunanya, begitu pula kelebihan kita. Sempurna menurut cara pandang Tuhan dan bukan cara pandang manusia. Tuhan mencintai dan menerima kita apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihan kita. Walaupun saat kita jatuh atau gagal, Tuhan tetap sayang kita. Dia mengerti kita karena Dia yang menciptakan kita
Kelebihan/talenta-talenta kita buat kita bagikan untuk memberkati yang lain. Terus kelemahan kita buat apa? Kalau kita gak punya kelemahan, kita pasti gampang lupa sama Tuhan dan gampang menjadi sombong. Kelemahan kita sebenarnya adalah kekuatan kita supaya kita selalu ingat Tuhan dan bersandar pada Tuhan. Kekurangan/kelemahan kita juga sering dipakai Tuhan buat mendidik saudara saudara seiman kita supaya mereka juga naik level (menjadi lebih sabar, tidak gampang menghakimi, mengasihi tanpa syarat, dsb)
Serahkan kekurangan/kelemahan kita pada Tuhan biar Tuhan pakai kekurangan kita untuk memberkati yang lain juga. Ingat, mukjizat justru terjadi pada kekurangan/kelemahan kita. Disaat kita gak mampu, kita melihat Tuhan bekerja. Orang-orang di sekitar kitapun bisa melihat dengan jelas kalau itu hasil karya Tuhan (karena hasil terwujud bukan karena itu kelebihan kita).
Belajarlah memandang diri sendiri dari sudut pandang Tuhan. Kalau kita tidak bisa menerima dan mencintai diri sendiri bagaimana kita mencintai orang lain? Terlalu sibuk dengan kekesalan atau kesedihan karena kelemahan atau kegagalan kita, akan menghambat kemajuan kita dan kitapun jadi tidak bisa melihat berkat-berkat yang sebenarnya sudah tersedia didepan kita.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.