Home » Tulisan Jiwa Semua Orang Munafik!
Submitted by riel on 20/10/2003 9:24 PM | 441 views 
Loading ...
Sudah lebih dari lima tahun aku menjual hati nuraniku. Aku jual tubuhku dan kehormatanku demi setitik penerimaan dan penghargaan. Aku mempunyai banyak kenalan tetapi tidak ada satupun yang betul-betul menjadi sahabatku. Aku sudah tidak ingat lagi sudah berapa kali aku jatuh ke pelukan laki-laki yang memanfaatkanku. Aku hanya tahu hidup ini penuh dengan kepalsuan dan sandiwara.
Aku mempunyai beberapa kenalan. Mereka mengaku orang-orang Kristen dan memang menerimaku apa adanya. Justru dari teman-teman gerejaku itulah aku mengenal dunia malam. Mereka mengajakku dan semenjak itu aku menjadi manusia malam.
Aku berpikir semua orang sama saja. Entah Kristen atau bukan, tidak ada yang hidup benar di jaman ini. Sampai suatu ketika aku bertemu dengan orang-orang Kristen lainnya. Kelihatannya mereka anak baik-baik yang berusaha menjauhkan diri dari pengaruh kehidupan malam. Mereka tidak neko-neko dan jauh dari masalah.
Mulutnya manis dengan ayat-ayat Alkitab dan mereka menyebutnya kebenaran.
Ah… tadinya aku pikir mereka berbeda. Tapi aku harus kecewa lagi. Mulutnya
manis tapi hatinya bengis. Penampilannya sopan tapi jiwanya busuk, berlabur
putih di dalam tetapi busuk di luar. Mereka diperhamba oleh tradisi agamawi
yang dengan angkuhnya merajam semua pendosa dan orang benar.
Aku injakkan kaki di gereja tapi jiwaku tersiksa. Mata mereka menghakimi dan menelanjangi dosa-dosaku. Aku duduk di tengah jemaat tapi hatiku berontak. Mulut mereka tajam dan menusuk kesadaranku hingga aku sempoyongan dan jatuh lemas.
Aku jatuh karena kemunafikan, aku dihakimi oleh kemunafikan sementara aku sendiri hidup dalam kemunafikan. Lebih baik aku melacurkan diri berkubang dalam dosa daripada tinggal bersama orang-orang munafik yang sering ke gereja itu. Mereka tidak pernah benar-benar menerimaku.
Aku lelah hari ini. Sudah ratusan pil ekstasi aku telan karena aku bermimpi
ada ketulusan dalam ilusi obat jahanam itu. Beberapa kali aku coba bunuh diri
tetapi aku masih menikmati kemunafikanku. Ha..ha..ha.. Masa bodoh dengan orang-orang
Kristen itu yang selalu mengatakan mengasihi. Mana buktinya? Mereka hanya
tahu menghakimi dan tidak pernah bisa mengerti.
Aku benci hidup ini. Aku benci kemunafikanku. Aku benci semua orang. Aku benci diriku karena aku lebih suka melacurkan diri dan menjual hati nuraniku, berlabur putih di luar tetapi busuk di dalam. Jangan salah, karena aku juga rajin ke gereja, pasang tampang manis, dan juga aktif melayani. Akulah kemunafikan itu yang sekarang hidup di tengah-tengah kelompok yang mengaku diri mereka Kristen. Semua orang munafik!
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.