The Word of God well understood and religiously obeyed is the shortest route to spiritual perfection. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Tulisan Jiwa

Menangislah

Submitted by riel on 27/09/2003 – 6:51 AM | 240 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Kau bertanya apa arti hidupmu. Mereka bertanya dimanakah Tuhan berada. Seseorang berkata kalau
Tuhan sudah mati. Ia membisu dan tidak peduli.

Kau baca berbagai cerita kehidupan, mengais-ngais sampah hikmat dunia dan penyesatannya.
Kau teguk jutaan kebebasan yang harus kau panggul di atas pundakmu, kebebasan yang menjadi beban.
Setiap hari adalah masa lalu. Kau katakan pada dirimu kau tidak akan pernah mengampuni, orang tuamu,
pamanmu, orang-orang yang sudah menyakitimu.

Lubang besar hitam penuh luka semakin menganga dalam hatimu. Kau berontak, berteriak, dan
selalu berniat meninggalkan dunia ini dengan tali atau pisau. Untuk apa aku hidup?

Menangislah sebisamu karena air mata adalah surga kelegaan. Berteriaklah sekuatmu karena
teriakanmu memekakkan telinga surga. Berlututlah hingga lututmu berdarah dan biarkan kesunyian
menghancurkan kesombonganmu. Lalu dengarlah, dengarlah baik-baik…
sebuah suara berwibawa mulai berbisik…

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

One Comment »

  • donyk says:

    Aku sudah menangis dan berteriak hingga surgapun ikut menangis, hari itu, Yesus benar – benar datang dan menghiburku, kau memang benar Riel, Tuhan itu tak pernah mengingkari janji, tapi hari ini aku lebih lemah dari kemarin, ada banyak perang dalam diriku, dan aku tak tahu siapa yang akan tampil hidup – hidup untuk esok hari … bolehkah aku, Riel, menginginkan seseorang dengan berharap bahwa ia menjadi milikku sepenuhnya, semuanya, dan masa lalunya ?
    Aku adalah orang yang mudah tebakar, mudah cemburu, sangat mudah … tapi aku masih memiliki keyakinan bahwa jiwaku akan tetap menjadi dirinya sendiri. Tapi bagaimana aku harus menghadapi seseorang yang masa lalunya tak ingin kumiliki, bagaimana rasa cintanya bisa kuterima bila ia tak ingin memberikan semuanya … dan bagaimana aku sanggup menerima hatinya jika ia terus menyimpannya untuk dirinya sendiri dan untuk rasa takutnya padaku … aku hanya inginkan keterbukaan, Riel, keterbukaan yang mencapai pengertian, dan saling meninggikan … nasihati aku, Riel, jadilah kau seperti kakakku.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.