The will of God is that sin should be removed, not merely refined. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Tips & Thoughts

Cinta yang Mendewasakan

Submitted by riel on 04/09/2003 – 11:34 PM | 236 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Mikrolet M-16 jurusan Kp. Melayu – Ps. Minggu yang aku tumpangi masih kosong. Seorang gadis muda yang manis dan seorang pemuda bergegas naik. Sepertinya mereka bersahabat. “Aku agak gak enak sama si A. Aku takut kalau abis makan siang tadi, dia jadi berharap sama aku,” kata gadis itu kepada pemuda itu. “Ah, makan siang doang mah biasa. Nggak usah takut lah,” jawab pemuda itu tanpa memalingkan mukanya sedikitpun ke arah gadis itu.

Pemuda itu lalu membuka resleting tasnya, merogoh-rogoh sesuatu. Rupanya ia mencari uang receh yang ternyata tidak ada dalam tasnya. “Sini, aku aja yang bayar,” kata gadis muda itu sembari merogoh kantong tasnya dan memberikan sekeping uang lima ratus rupiah kepada pemuda itu. Rupanya pemuda itu turun duluan di pertigaan Kalibata.

Aku tersenyum melihat gelagat mereka berdua. Karena aku duduk dekat dengan pintu, aku berpura-pura melihat keluar sembari mencuri-curi pandang mengamati gadis itu. Wajahnya terlihat gelisah tidak lama setelah pemuda itu turun. Wajahnya yang putih manis dengan bibir yang menawan melihat jauh ke belakang seakan berpikir apa gerangan yang sedang dilakukan pemuda temannya itu. Cinta rupanya masih malu-malu dan enggan bangun dari tidurnya karena mereka hanya sebatas teman.

Tidak lama kemudian gadis itu pun turun tidak jauh dari Stasiun Kalibata.
Dia segera duduk menyamping di atas jok kursi sepeda motor tukang ojek yang dipilihnya. Aku amati dia dari jauh hingga mikrolet yang aku tumpangi bergerak menjauh dan diapun menjauh. Pikiranku melayang sambil mengepak-ngepakkan sayap cinta yang baru belajar terbang. Aku merasa canggung karena sepi tidak lagi bersamaku. Untuk sementara waktu, aku bersahabat dengan penghuni baru yang menempati kamar sepi yang telah pergi.

Kisah cinta bisa memakai berbagai rupa cerita. Ia datang tiba-tiba tanpa sedikitpun memberi peringatan. Cinta yang indah datang ketika kita siap. Siap menerima ujian ketahanan sebuah cinta sejati.

Cinta yang murni tidak memanfaatkan. Ia menghargai dan menghormati pribadi yang dicintai. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan menjaga agar keduanya tetap setia menjaga harga diri. Cinta itu bukanlah hawa nafsu. Cinta adalah kemampuan dua anak manusia melihat masa depan dengan harapan hidup yang lebih baik. Cinta melampaui hal-hal yang lahiriah. Cinta sanggup menembus tembok-tembok keangkuhan dan membuat mereka yang hidup di dalamnya bertekuk lutut dalam kesadaran untuk berubah. Berubah menjadi manusia yang semakin dewasa.

Mencintai dan dicintai memang indah. Sebab cinta tanpa keindahan bukanlah cinta yang sesungguhnya. Cinta tanpa keindahan sama seperti bunga tanpa aroma semerbak. Itulah mengapa ketika manusia menemukan cinta, ia layak mensyukurinya. Bersyukur dalam penghargaan yang tertinggi akan harga diri sebuah cinta.

Jalan masih panjang. Perubahan diri harus menjadi garda terdepan. Cinta harus dilandasi oleh kasih Allah, mengutamakan kekudusan, dan menyembah sujud di hadapan Cinta yang Sejati. Dari Dialah aku mengenal cinta. Cinta yang mengobati luka-luka, membebaskan jiwa yang terpenjara dan membuat semuanya menjadi baru. Karena Dialah aku bisa mencintai. Oleh Dialah aku bisa menghargai. Bagi Dialah aku menyerahkan semua cinta yang datang untuk dimurnikan hingga seturut kehendak-Nya.

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

6 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.