The fear that keeps us quiet when faith and love and loyalty cry out for us to speak is surely evil and must be judged as evil before the bar of eternal justice. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Faith

Menentukan Prioritas

Submitted by riel on 17/07/2003 – 12:41 AM | 268 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Gagal menentukan prioritas bisa mempengaruhi kehidupan pribadi dan orang lain di
sekitar kita. Dampaknya bisa dalam hitungan minggu, bulan, bahkan tahun. Saya pernah gagal menentukan prioritas sewaktu
kuliah dulu dan dampaknya saya rasakan selama setahun. Saya terpaksa mengulang
satu mata kuliah selama satu semester karena kegagalan saya menentukan prioritas.

Lebih sulit lagi, bila kita harus menentukan prioritas paling utama dari beberapa prioritas lain.
Saya yakin kita semua pasti pernah mengalami hal yang seperti ini. Gagal menentukan prioritas
bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti keegoisan, kemalasan, suka menunda-nunda, mengandalkan
diri sendiri, kurang pengetahuan, ketakutan, kurang iman, menyerah, dsb-nya.

Dampak dari keputusan kita dalam menentukan prioritas semakin terasa di kala usia kita
semakin bertambah. Semakin dewasa seseorang, semakin besar tanggung jawab dalam mengambil
keputusan yang benar untuk menentukan prioritas.

Tidak jarang, banyak orang Kristen gagal menentukan prioritas padahal mereka sering
ke gereja atau aktif pelayanan. Banyak orang yang suka pelayanan, tetapi gagal di sekolah.
Tidak heran bila orang lain termasuk orang tua kita menjadi bingung dan marah karena melihat
kita tidak menghasilkan buah yang baik. Aktif pelayanan, tetapi tidak hormat pada orang tua.
Jadi worship leader di gereja, tetapi pacaran kelewat batas sampai melupakan tanggung jawab sekolah.

Menjadi anak Tuhan, harus juga disertai dengan kemampuan untuk menentukan mana yang penting, kurang
penting dan tidak penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai anak sekolah/mahasiswa, prioritasnya
adalah menyelesaikan studi sampai selesai. Sebagai karyawan, prioritasnya adalah mengerjakan
tugas kantor tepat waktu dan tidak menunda-nunda pekerjaan. Dengan kata lain, jangan sampai tanggung jawab
pelayanan membuat kita lupa akan tanggung jawab dalam keluarga dan studi.

Menentukan prioritas yang benar memerlukan kerelaan hati untuk mencari Tuhan dan
kebenarannya, karena dengan cara seperti inilah kita bisa tahu mana yang benar dan berkenan kepada Allah.

Mari temukan dan tentukan prioritas apa yang harus kita ambil hari ini,
bila kita sudah yakin dan didoakan, segera kerjakan tanpa menunda-nunda lagi. Sikap hidup seperti inilah yang
akan membawa kita kepada hal-hal yang besar.

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.