Home » Tulisan Jiwa Selamat Tinggal
Submitted by riel on 06/05/2003 2:31 PM | 198 views 
Loading ...
Sulit untuk mengatakan Selamat Tinggal. Melangkah pergi meninggalkan
kenangan yang telah terukir di hati. Kepergianmu meluaskan ruang hampa hatiku.
Kasih sayangmu membasahi kedua mataku. Kepedulianmu membunuh ego dan sombongku. Kau angkat rasa maluku.
Suaraku menggema menggetarkan sukma. Langit berubah menjadi darah meratapi
kepergianmu. Baru kemarin aku melihat embun pagi senyumanmu. Tapi sekarang,
kau diam membisu. Pucat dalam kotak kayu hitam.
Deru ombak suara burung camar menyanyikan himne kehidupan. Semua orang akan
mati. Meninggalkan memori yang tercipta. Tidak ada yang abadi. Cintamu dan
cintaku mengusik keabadian. Tak akan pernah mati. Sampai kapanpun dirimu kan
melukai hidupku. Walau cinta semakin hambar, aku tahu aku telah menemukan
cinta yang kucari. Dalam dirimu yang bercahaya. Riel, 6 Mei 2003.
Seringkali kita mengabaikan orang-orang yang mengasihi dan menyayangi kita.
Namun, ketika mereka pergi, mati, tewas, wafat, meninggal, kita hanya bisa
meratap, berharap waktu bisa kembali. Lihat ke sekelilingmu, sayangi orang
tua dan saudaramu, hargai sahabatmu, pedulilah pada sesamamu.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.