Faith will justify the sinner, but it will never justify the sinner and his sin. - A.W.Tozer
Bible Study

Kumpulan Bahan Belajar Alkitab dalam format file pdf.

Computer & Internet

Semua tips komputer dan internet yang wajib untuk diketahui

Download

Wallpaper, Clipart, semua yang gratis ada di sini.

Jokes

Tempat melepas penat dengan tertawa.

Renungan

Tempat merenungkan kebaikan dan kasih setia Tuhan.

Home » Tulisan Jiwa

Hati

Submitted by riel on 29/04/2003 – 10:17 PM | 692 views
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

indahnya cinta termakan waktu
terpenjara dalam rasa terlarang
tak kuasa menahan
belenggu yang begitu nikmat


pikiran melayang
terbius aroma asing
seakan hidup kembali
setelah mati sekian lama

rasa curiga bangkit
mengikis hati yang merana
menjadi tak percaya
inikah cinta

setengah hati berkata ya
setengah hati berkata tidak
yang satu tumbuh
yang lain membusuk

karat mulai tersembul
menggerogoti hati yang mengkilap
tidak pernah dirawat
sengaja dibiarkan rusak

pedih di hati
meninggalkan jejak berdarah
tak bisa disangkal lagi
semuanya sudah terjadi

Puisi ini kutulis bulan Juni tahun 2002 yang lalu.
Riel

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Tulisan Terkait

7 Comments »

  • Raka S. Kurnia says:

    puisi yang sederhana namun bagus. benar-benar menunjukkan hati manusia pada umumnya. dari segi estetika, khususnya kajian stilistika, penulis puisi “Hati” ini benar-benar memanfaatkan lisensi puitik (walaupun lisensi stiliknya tidak digunakan). siapakah Anda yang menuliskan puisi ini? kontak ke kita donk….

  • riel says:

    Apa sih artinya stilistika?

  • Raka S. Kurnia says:

    Stilistika itu ialah sebuah ilmu yang berada di tengah-tengah ilmu sastra dan lingusitik (bahasa).
    Menurut seorang ahli, HB. Jassin, Stilistika merupakan ilmu yang mengkaji gaya bahasa dalam suatu karya sastra. Ahli lain semisal Umar Junus berpendapat bahwa Stilistika itu mengkaji bahasa dan gaya bahasa yang terdapat di dalam sebuah karya sastra.

  • sabang says:

    puisinya biasa..bahkan, dapat dikatakan percuma karena bahasa adalah hal yang sia-sia..apalagi puisi..itu semua cuma suatu kebohongan yang bodoh..ditinjau dari segi apapun, baik teori-teori mutakhir filsafat, sama saja..tidak ada manfaatnya-berikut teori-teorinya..

    sabang,
    orang yang tidak percaya bahasa

  • yamin says:

    menurut saya puisi karya riel sudah cukup bagus. Namun riel kurang bereksperimen dalam permainan katanya. Diksi yang digunakan oleh riel tergolong biasa… Dan puisi tersebut tidak dapat menggambarkan dan menjelaskan maksud dari pengarangnya…

  • ian says:

    puisisnya bagus, dengn mengngkat tema kasih tak sampai sepertinya. penggunaan gaya bahasanya juga sederhana. namun ada yang kurang yaitu amanat yang ingin disampaikan tidak mengajarkan apapun.

  • utchanovsky says:

    Puisi apapun pasti bagus, di situ ada kreatifitas dari pengarang.

    tapi untuk zaman carut marut seperti sekarang, yg paling bagus ya model2 pramoedya ananta toer dengan realisme sosialisnya

    kalo tema2 gini agak2 usang, dan basi

    (efek rumah kaca – lagu cinta melulu)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.