Kita semua pasti mengenal apa itu pengalaman buruk. Pengalaman ketika mimpi-mimpi kita
kandas di tengah jalan, pengalaman ketika kita tidak memiliki apa-apa lagi, bahkan
pengalaman ketika orang-orang yang sangat kita cintai, membelakangi dan meninggalkan
kita.
Entah apa yang akan terjadi seandainya pengalaman buruk itu tidak pernah terjadi dalam
kehidupan kita. Justru ketika kehilangan segala sesuatu kita memperoleh Segala Sesuatu.
Justru karena pengalaman buruklah kita menjadi sangat membutuhkan Tuhan dan menghargai hidup.
Kesendirian membuat kita belajar mencari seseorang untuk dicintai. Kemiskinan telah
mengubahkan cara pandang kita tentang apa itu kekayaan sejati. Air mata dukacita
membuat mata kita terbuka tentang apa itu sukacita sejati. Kepahitan dan kekecewaan
menjadi katalis sebuah hati yang berbahagia.
Apa artinya kita memiliki segala sesuatu tetapi kita tidak memiliki satu-satunya hal yang
kita perlukan? Apa artinya hidup ini bila kita hidup hanya untuk diri sendiri? Berbahagialah
mereka yang telah menerima kasih karunia Allah, dikuduskan dan dilayakkan oleh-Nya. Dia yang
adalah sumber segala sesuatu, memberikan kita tujuan dan harapan bahwa hidup ini adalah
hidup yang layak untuk dijalani. Memiliki Kristus dalam hidup ini sama dengan memiliki
segala sesuatu dalam hidup ini. Dialah satu-satunya yang kita perlukan dalam hidup ini.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.