Dua hari belakangan ini, saya kembali pake buku renungan karangan Phillip
Yancey yang judulnya Discovering God untuk renungan harian. ![]()
src="http://www.unitedfool.com/images/smileys/orangeshy.gif" width="15" height="15"/>
Cara dia menulis membuat saya bisa mengerti bahwa Alkitab bukanlah hanya sekumpulan
sejarah, referensi pengalaman orang-orang yang berhasil atau gagal, atau potret
kasih setia Tuhan atas umat-Nya.
Alkitab adalah sumber otoritas final orang percaya dalam menjalani hidup ini.
Artinya, apapun pertanyaan atau pergumulan kita dalam hidup ini, tetap aja
kita harus merujuk solusinya ke dalam Alkitab. Tapi sayangnya, sering kali
kita berpikir, Alkitab sudah tidak lagi mampu untuk menjawab kompleksitas
hidup ini. Bahkan mungkin ada beberapa di antara kita yang berpikir bahwa
Alkitab hanya cocok untuk orang-orang yang masih berpikiran kolot, punya idealisme
tinggi, atau “Loe belum tahu sih soal pahitnya hidup!”
Banyak orang (terkadang saya sendiri) mencoba memasukkan isu-isu hidup ini ke dalam
Alkitab. Akibatnya, yah itu tadi, Alkitab terkesan nggak bisa mengadopsi problema
kehidupan ini. Nggak heran kalo orang mulai mempertanyakan Alkitab dan sampai sejauh mana
standar moralitas seorang Kristen. Yang seharusnya kita lakukan adalah memasukkan pesan
Alkitab ke dalam isu-isu kehidupan ini bukan memasukkan isu-isu kehidupan ini ke
dalam Alkitab.
Misalkan tentang boleh atau tidak merokok dan aborsi. Bila kita mencoba merujuk kedua hal
ini ke dalam Alkitab, pasti nggak ketemu. Namun, bila kita merujuk Alkitab ke dalam dua hal
ini pasti ketemu. Bisa dimengerti nggak maksud saya ini? Alkitab mengatakan, bahwa tubuh
kita adalah bait Allah. Alkitab juga mengatakan bahwa Tuhan merajut manusia semenjak di
dalam kandungan. Secara sederhana artinya adalah, merokok dan aborsi adalah sesuatu yang
berdosa di hadapan Tuhan. (Terlepas dari debat antara agama dan medis)
Ada seorang teman yang berkata, “Ngedugem boleh nggak sih?” Bila kita mencoba
merujuk hal ini ke dalam Alkitab, pasti nggak ketemu kata ngedugem di sana.
Namun bila kita merujuk Alkitab ke dalam hal ini, pasti ada jawabannya. Mau
tahu jawabannya? Saya rasa sudah pada tahu semua yaa. ![]()
src="http://www.unitedfool.com/images/smileys/orangesmile.gif" width="15" height="15"/>
Intinya adalah, tidak ada satupun masalah dalam hidup ini yang tidak bisa
diselesaikan. Walaupun harus kita akui juga, ada beberapa misteri dimana hanya
Tuhan sendiri yang tahu jawabannya. Namun, terlepas dari itu, Alkitab sudah
memberikan solusi terbaik untuk kehidupan setiap orang percaya. Tergantung
bagaimana cara kita mengaplikasikannya dalam kehidupan kita.
Popularity: 1% [?]
Tulisan Terkait
- Tidak ada tulisan terkait.